Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 11/09/2022, 11:46 WIB

KOMPAS.com - Gempa 6,1 magnitudo mengguncang Pulau Siberut, Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat, secara berurutan, pada Minggu (11/9/2022).

Tak berselang lama, gempa susulan terjadi dengan kekuatan 5,3 magnitudo.

"Hingga pukul 07.10 WIB, hasil monitoring BMKG menunjukkan adanya satu aktivitas gempabumi susulan (aftershock) dengan magnitudo M5,3," ujar Pelaksana tugas Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG, Daryono dalam keterangan tertulis diterima di Jakarta, Minggu, dilansir dari Antara.

Baca juga: Gempa M 7,5 Guncang Papua Nugini Terasa hingga Jayapura, BMKG Ingatkan Potensi Gempa Susulan

Daryono menjelaskan episenter gempa terletak pada koordinat 1,18° LS ; 98,53° BT, atau tepatnya berlokasi di darat wilayah Siberut Barat, Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat pada kedalaman 27 km.

Baca juga: Guncangan Gempa M 6,2 di Kepulauan Mentawai Terasa Kuat di Siberut Utara

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) sebut gempa tersebut tidak berpotensi tsunami.

"Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa yang terjadi merupakan jenis gempa dangkal akibat adanya aktivitas subduksi lempeng di zona Megathrust Mentawai - Siberut. Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempabumi memiliki mekanisme pergerakan naik ( thrust fault)," kata Daryono.

Mengungsi ke tempat tinggi

Dilansir dari Kompas.id, dua warga dikabarkan alami luka-luka saat terjadi gempa.

Selain itu, menurut Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kepulauan Mentawai Novriadi, getaran gempa dirasakan kuat di Kecamatan Siberut Barat dan Siberut Utara.

Sejumlah warga di Desa Simalegi dan Simatalu di Siberut Barat dan serta Desa Sikabaluan di Siberut Utara, terpaksa mengungsi ke tempat tinggi.

”Kondisi saat ini masyarakat masih di tempat evakuasi. Info kami dapat ada dua orang luka-luka di Dusun Betaet, Desa Simalegi. Salah satunya tertimpa kayu di rumahnya, ada beberapa jahitan di bagian kepala,” kata Novriadi.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Halaman:
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jajan Permen Dilarutkan Air Kemasan di Depan Sekolah, 8 Siswa SD Pariaman Dilarikan ke RS

Jajan Permen Dilarutkan Air Kemasan di Depan Sekolah, 8 Siswa SD Pariaman Dilarikan ke RS

Regional
Rusun Disiapkan untuk Warga Dinar Indah yang Langganan Banjir, Wali Kota Semarang: Agar Hidup Tenang

Rusun Disiapkan untuk Warga Dinar Indah yang Langganan Banjir, Wali Kota Semarang: Agar Hidup Tenang

Regional
Ketua PKK Kendal Chacha Frederica Sebut Masih Ada Uang Bantuan Stunting Dibelikan Pampers

Ketua PKK Kendal Chacha Frederica Sebut Masih Ada Uang Bantuan Stunting Dibelikan Pampers

Regional
Saat Gibran Ganti Profil Twitter Pakai Foto Adik tapi Bukan Kaesang

Saat Gibran Ganti Profil Twitter Pakai Foto Adik tapi Bukan Kaesang

Regional
Pemkot Semarang Keluarkan Edaran Waspada Penculikan Anak, Orangtua Diimbau Antar Jemput ke Sekolah

Pemkot Semarang Keluarkan Edaran Waspada Penculikan Anak, Orangtua Diimbau Antar Jemput ke Sekolah

Regional
Bentrok Warga di Tual kembali Pecah, Korban Luka Bertambah Jadi 33 Orang

Bentrok Warga di Tual kembali Pecah, Korban Luka Bertambah Jadi 33 Orang

Regional
42 Kilogram Sabu Asal Malaysia Ditemukan di Pinggir Pantai Aceh, Pemiliknya Kabur

42 Kilogram Sabu Asal Malaysia Ditemukan di Pinggir Pantai Aceh, Pemiliknya Kabur

Regional
12 Meninggal akibat DBD, Pemkab Bima Bahas Penetapan Status KLB

12 Meninggal akibat DBD, Pemkab Bima Bahas Penetapan Status KLB

Regional
Karang Cerita Penculikan Anak di Balikpapan, Bocah 12 Tahun Mengaku Diperlakukan Buruk oleh Teman-temannya

Karang Cerita Penculikan Anak di Balikpapan, Bocah 12 Tahun Mengaku Diperlakukan Buruk oleh Teman-temannya

Regional
Pikap di Lumajang Terjun ke Sungai Usai Pecah Ban, 1 Penumpang Hilang

Pikap di Lumajang Terjun ke Sungai Usai Pecah Ban, 1 Penumpang Hilang

Regional
Dalam 2 Hari, Tiga Kecelakaan Terjadi di Jembatan Beringin Semarang

Dalam 2 Hari, Tiga Kecelakaan Terjadi di Jembatan Beringin Semarang

Regional
Tak Terima Dekan FKOR UNS Solo Disomasi MWA, Mahasiswa, Dosen, dan Alumni Gelar Aksi Solidaritas Moral

Tak Terima Dekan FKOR UNS Solo Disomasi MWA, Mahasiswa, Dosen, dan Alumni Gelar Aksi Solidaritas Moral

Regional
Aspal Buton Punya Kualitas Wahid, Gubernur Sultra Ali Mazi Optimalkan Potensinya

Aspal Buton Punya Kualitas Wahid, Gubernur Sultra Ali Mazi Optimalkan Potensinya

Regional
Siswi SMP di Kota Serang Digilir 3 Remaja yang Baru Dikenalnya di Lapangan Sepak Bola

Siswi SMP di Kota Serang Digilir 3 Remaja yang Baru Dikenalnya di Lapangan Sepak Bola

Regional
Tinjau Lokasi KTT ASEAN di Tanah Mori, Gubernur NTT: Tidak Boleh Ada Sampah Lagi di Kawasan Ini

Tinjau Lokasi KTT ASEAN di Tanah Mori, Gubernur NTT: Tidak Boleh Ada Sampah Lagi di Kawasan Ini

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.