Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 06/09/2022, 15:10 WIB

SOLO, KOMPAS.com - Sejumlah Nomor Induk Kependudukan (NIK) warga Kota Solo, Jawa Tengah, dicatut sebagai anggota Partai politik (Parpol).

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Solo, Nurul Sutarti menjelaskan pencatutan NIK ini tercacat dalam Sistem Informasi Partai Politik (Sipol) dan telah dilaporkan.

"Yang melakukan tanggapan masyarakat sampai saat ini, melalui datang KPU atau maupun tanggapan situs ada 8 orang," kata Nurul Sutarti, saat di Kantor KPU Solo, Selasa (6/9/2022).

Baca juga: Puluhan Nama Kades dan Aparatur Desa Ditemukan Masuk Struktur Kepengurusan Parpol

Dari delapan orang yang tercatut, Nurul menjelaskan ada tiga parpol yang kedapatan mengunakan NIK terlapor. Namun dia tidak merinci partai mana saja yang melakukan 

Jumlah laporan ini kemungkinan akan bertambah menyusul belum selesainya proses verifikasi administrasi. 

"Data personal terkait berasal dari tiga parpol. Kami akan mengundang untuk klarifikasi ini. Saat ini belum karena kan masih untuk tahap pertama verminnya (verifikasi administrasi) pertama maksimal 14 September 2022," ungkapnya. 

Nantinya, klarifikasi akan dikirimkan ke KPU Provinsi untuk direkap KPU RI melalui Sipol. Selanjutnya KPU RI akan menyampaikan kepada masing-masing DPP Parpol.

"DPP istilahnya mengeluarkan atau mencoret NIK itu, dari keanggotaan partai politik yang melakukan tanggapan masyarakat. Parpol harus mendelete NIK tersebut," jelasnya.

Masyarkat bisa mengecek untuk memastikan NIKnya dicatut sebagai anggota parpol atau tidak. Carnya dengan mengakses tautan Info Pemilu. Kemudian pilih menu Cek Anggota Parpol. Lalu akan muncul menu untuk memasukkan NIK.

KPU Kota Solo juga menyediakan layanan help desk bagi parpol yang ingin berkonsultasi pendaftaran, verifikasi, hingga penetapan peserta Pemilu.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kronologi Penjual Ayam di Wonogiri Kemalingan Emas 181 Gram, tapi Sehari Kemudian Barang yang Dicuri Dikembalikan Pelaku

Kronologi Penjual Ayam di Wonogiri Kemalingan Emas 181 Gram, tapi Sehari Kemudian Barang yang Dicuri Dikembalikan Pelaku

Regional
2 Kasus Perselingkuhan Abdi Negara yang Terungkap setelah Ada Kematian

2 Kasus Perselingkuhan Abdi Negara yang Terungkap setelah Ada Kematian

Regional
Banyak Barang Masuk ke IKN, Komplotan Curanmor Naik Kasta Jadi Pencuri Panel Alat Berat di IKN

Banyak Barang Masuk ke IKN, Komplotan Curanmor Naik Kasta Jadi Pencuri Panel Alat Berat di IKN

Regional
Beredar Isu Penculikan Anak di Banjarbaru dan Banjar, Polisi: Hoaks

Beredar Isu Penculikan Anak di Banjarbaru dan Banjar, Polisi: Hoaks

Regional
Tarif Pass Penumpang Internasional di Pelabuhan Batam Naik Menjadi Rp 100.000

Tarif Pass Penumpang Internasional di Pelabuhan Batam Naik Menjadi Rp 100.000

Regional
Polisi Pastikan Isu Pembakaran Rumah Ibadah Saat Bentrokan di Tual Hoaks

Polisi Pastikan Isu Pembakaran Rumah Ibadah Saat Bentrokan di Tual Hoaks

Regional
Ledakan Pipa Sumur Minyak Tewaskan Pekerja di Riau, Dewan Panggil Pihak Perusahaan

Ledakan Pipa Sumur Minyak Tewaskan Pekerja di Riau, Dewan Panggil Pihak Perusahaan

Regional
Kapal Tenggelam di Mamberamo Raya Papua, 8 Orang Hilang

Kapal Tenggelam di Mamberamo Raya Papua, 8 Orang Hilang

Regional
2 Warga di Jember Hanyut di Sungai Tanggul, Diduga Mabuk dan Berkelahi lalu Tercebur

2 Warga di Jember Hanyut di Sungai Tanggul, Diduga Mabuk dan Berkelahi lalu Tercebur

Regional
Nekat Terobos Palang Pintu, Pengendara Motor di Kebumen Terserempat Kereta Api Sawunggalih

Nekat Terobos Palang Pintu, Pengendara Motor di Kebumen Terserempat Kereta Api Sawunggalih

Regional
Bripda Steven, Korban Jembatan Putus di Sungai Digul Ditemukan Meninggal, 1 Polisi Masih Hilang

Bripda Steven, Korban Jembatan Putus di Sungai Digul Ditemukan Meninggal, 1 Polisi Masih Hilang

Regional
Polisi Imbau Warga NTB Tak Mudah Percaya Hoaks Penculikan Anak

Polisi Imbau Warga NTB Tak Mudah Percaya Hoaks Penculikan Anak

Regional
Gempa Magnitudo 5 Guncang Morotai Maluku Utara

Gempa Magnitudo 5 Guncang Morotai Maluku Utara

Regional
Kisah Advokat Muda di Bengkulu Ajarkan Warga Olah Sampah, Kini Tak Perlu Lagi Tukang Sampah

Kisah Advokat Muda di Bengkulu Ajarkan Warga Olah Sampah, Kini Tak Perlu Lagi Tukang Sampah

Regional
Momen Jokowi Belanja Sepatu Kets Tenun Bali di Sentra Tenun Jembrana

Momen Jokowi Belanja Sepatu Kets Tenun Bali di Sentra Tenun Jembrana

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.