Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 06/09/2022, 10:18 WIB

NUNUKAN, KOMPAS.com – Petugas Imigrasi Nunukan, Kalimantan Utara, mengamankan 7 Warga Negara Malaysia di perairan Sebatik saat tengah memancing ikan.

Mereka adalah, SJ (44), MY (44), AR (46), AS (44), IH (42), ES (45), dan AN (38).

Baca juga: Setelah Jadi Warga Malaysia, Gadis Keturunan Indonesia Rohana Diberi Beasiswa Kuliah Gratis

Humas Kantor Imigrasi Nunukan, Lucky Reza, mengatakan, para WNA yang diamankan, berada dalam satu perahu/speed boat.

Penangkapan dilakukan Minggu (4/9/2022), setelah petugas Imigrasi mendapat laporan dari Tim Polairud Polda Kaltara yang melakukan patroli perairan di perbatasan Indonesia–Malaysia.

"Hasil pemeriksaan tidak ditemukan dokumen keimigrasian pada 7 WN Malaysia yang memancing di perairan Indonesia," ujarnya, Selasa (9/6/2022).

Ketujuh warga Malaysia dimaksud kemudian dibawa ke Kantor Imigrasi untuk mendalami adanya unsur kesengajaan, dan pemeriksaan lebih lanjut.

Bersama 7 WNA tersebut, imigrasi juga mengamankan sejumlah barang bukti, masing-masing, 1 unit speedboat warna putih 1 unit mesin merk Honda 250 pk, Joran pancing 7 buah, 3 buah Kad Pengenalan Malaysia (Identity Card), 3 buah lesen memandu Malaysia, dan 1 keping KTP.

"Untuk kepemilikan KTP, Imigrasi sedang melakukan konfirmasi ke Konsulat. Karena ini kepemilikan identitas ganda," lanjutnya.

Para WN Malaysia tersebut, dikenakan Pasal 75 Ayat (1) Undang-undang Nomor 6 Tahun 2011 Tentang Keimigrasian.

"Pejabat Imigrasi berwenang melakukan Tindakan Administratif Keimigrasian terhadap Orang Asing yang berada di Wilayah Indonesia yang melakukan kegiatan berbahaya dan patut diduga membahayakan keamanan dan ketertiban umum atau tidak menghormati atau tidak menaati peraturan perundang-undangan," ujarnya lagi.

Baca juga: 2 Tersangka Pengeroyokan WN Malaysia di Sampang Jadi Buron

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Cerita Apip Tuai Teror dan Ancaman Usai Kritik Masa Jabatan Kades 9 Tahun

Cerita Apip Tuai Teror dan Ancaman Usai Kritik Masa Jabatan Kades 9 Tahun

Regional
Seorang Pemuda Gagalkan Upaya Bunuh Diri IRT yang Terjun dari Jembatan Sungai Logawa Banyumas

Seorang Pemuda Gagalkan Upaya Bunuh Diri IRT yang Terjun dari Jembatan Sungai Logawa Banyumas

Regional
2 Petani di Aceh Selatan Diterkam Harimau, Korban Terluka Serius di Kepala

2 Petani di Aceh Selatan Diterkam Harimau, Korban Terluka Serius di Kepala

Regional
Cuaca Ekstrem, Purbalingga Dikepung Banjir, Longsor dan Angin Kencang

Cuaca Ekstrem, Purbalingga Dikepung Banjir, Longsor dan Angin Kencang

Regional
KA Baturraden Ekspres Purwokerto-Bandung PP Kini Beroperasi Tiap Hari

KA Baturraden Ekspres Purwokerto-Bandung PP Kini Beroperasi Tiap Hari

Regional
Kabur Selama Sebulan Usai Dilaporkan Hamili Anak Tiri, Pria di NTT Ditangkap

Kabur Selama Sebulan Usai Dilaporkan Hamili Anak Tiri, Pria di NTT Ditangkap

Regional
Mayat Pria Tanpa Identitas Ditemukan Mengapung di Sungai Bondoyudo Lumajang

Mayat Pria Tanpa Identitas Ditemukan Mengapung di Sungai Bondoyudo Lumajang

Regional
Festival Tambora Dicoret dari Kharisma Event Nusantara Kemenparekraf

Festival Tambora Dicoret dari Kharisma Event Nusantara Kemenparekraf

Regional
Dituduh Cium Staf Honorer, Kepala Puskesmas di Bengkulu Dilaporkan ke Polisi

Dituduh Cium Staf Honorer, Kepala Puskesmas di Bengkulu Dilaporkan ke Polisi

Regional
Ada Grup Facebook TKW Anggota Investasi Wowon dkk, Beranggotakan 9 Orang 2 di Antaranya Tewas

Ada Grup Facebook TKW Anggota Investasi Wowon dkk, Beranggotakan 9 Orang 2 di Antaranya Tewas

Regional
Polisi Buru Penjual Miras Oplosan Cap Tikus yang Sebabkan 2 Warga Serang Tewas

Polisi Buru Penjual Miras Oplosan Cap Tikus yang Sebabkan 2 Warga Serang Tewas

Regional
Bripda Risman, Polisi Korban Jembatan Putus di Sungai Digul, Ditemukan Meninggal

Bripda Risman, Polisi Korban Jembatan Putus di Sungai Digul, Ditemukan Meninggal

Regional
Kendarai Sepeda Motor Tanpa Lampu, Pria di NTT Tabrak Lansia hingga Tewas

Kendarai Sepeda Motor Tanpa Lampu, Pria di NTT Tabrak Lansia hingga Tewas

Regional
Kisah SM, Banting Setir Bikin Keset Hidupi 3 Anak hingga Sempat Diminta Cerai Mertua Setelah Suami Terjerat Terorisme

Kisah SM, Banting Setir Bikin Keset Hidupi 3 Anak hingga Sempat Diminta Cerai Mertua Setelah Suami Terjerat Terorisme

Regional
Ketua DPW PSI Bengkulu Dipecat, 98 Kader Mundur hingga Bakar KTA

Ketua DPW PSI Bengkulu Dipecat, 98 Kader Mundur hingga Bakar KTA

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.