Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Banjir Bengkulu Meluas ke 6 Kabupaten dan 5.078 KK Terdampak

Kompas.com - 01/09/2022, 10:51 WIB
Firmansyah,
Gloria Setyvani Putri

Tim Redaksi

BENGKULU, KOMPAS.com - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Bengkulu mencatat, ada enam kabupaten yang terdampak banjir dan logsor dan 5.078 Kepala Keluarga (KK) terdampak.

Data BPBD juga menyebutkan, terdapat 5.078 Kepala Keluarga (KK) yang rumahnya terendam banjir adalah:

  • Di Kota Bengkulu, 1.956 KK
  • Kabupaten Seluma, 795 KK
  • Mukomuko, 262 KK
  • Bengkulu Utara, 1.492 KK
  • Kabupaten Bengkulu Tengah, 573 KK

Sekretaris BPBD Provinsi Bengkulu Khristian Hermansyah menambahkan, dampak bencana banjir dan longsor ini mengakibatkan lima bangunan sekolah, empat unit bangunan masjid, lima kantor, dan area persawahan seluar 50 hektare di Kota Bengkulu terendam banjir.

Jumlah korban terdampak ini lebih besar dari pada hari sebelumnya. Pada Rabu (31/8/2022), BPBD mencatat korban banjir dan longsor di Bengkulu ada 1.688 KK yang tinggal di lima kabupaten.

Baca juga: Banjir Bengkulu, 5 Kabupaten Terendam dan 1.668 KK Terdampak

"Dua unit jembatan di Kabupaten Seluma, mengalami rusak berat dan rusak ringan, dan jalan peninggalan Inggris di Desa Pasar Seluma, Kecamatan Seluma Selatan, Kabupaten Seluma, putus," sebut Khristian.

Banjir di enam daerah di Provinsi Bengkulu, tersebar di 29 kecamatan yang ada di lima kabupaten/kota. Sementara tanah longsor tersebar di 12 kecamatan yang tersebar di tiga kabupaten.

Di Kota Bengkulu, banjir merendam tiga kecamatan, yakni Sungai Serut, Muara Bangkahulu, dan Ratu Agung.

Banjir di Kabupaten Seluma tersebar di enam kecamatan, seperti di Sukaraja, Seluma, Ilir Talo, Seluma Selatan, Seluma Barat, dan Semidang Alas Maras.

Banjir di Kabupaten Mukomuko, tersebar di 9 desa yang ada di tiga kecamatan, yakni Pondok Kopi, Kecamatan Teras Terunjam, Desa Pulau Makmur, Semundam, Air Buluh, Pulau Baru, dan Pasar Ipuh Kecamatan Ipuh, dan Desa Dusun Pulau, Talang Rio, dan Desa Air Rami, Kecamatan Air Rami.

Kemudian, banjir di Kabupaten Bengkulu Utara terdapat di 10 kecamatan, Air Besi 407 KK, Kota Argamakmur 26 KK, Pinang Raya 277 KK, Batik Nau 590 KK, Lais 47 KK, Air Padang 19 KK, Ketahun 99 KK, Tanjung Agung Palik 2 KK, Ulok Kupai 3 KK, dan Kecamatan Air Napal 22 KK.

Selanjutnya, banjir di Kabupaten Bengkulu Tengah, tersebar di 6 kecamatan, Talang Empat, Pondok Kubang, Karang Tinggi, Pondok Kelapa, Taba Penanjung, dan Kecamatan Pagar Jati.

"Warga terdampak banjir sebanyak 5.078 Kepala Keluarga, tersebar di enam kabupaten/kota, terdapat di 29 kecamatan. Dua jembatan rusak, pohon tumbang dan tanah longsor terjadi di tiga kabupaten," kata Khristian, Kamis (1/9/2022).

Untuk bencana tanah longsor, kata Khristian, tersebar di 12 Kecamatan terdapat di tiga kabupaten. Di Kabupaten Kaur, terjadi di dua kecamatan..

Di Kabupaten Bengkulu Utara, terjadi di enam kecamatan, Giri Mulya, Padang Jaya, Kota Argamakmur, Arma Jaya, Lais dan Kecamatan Kerkap.

Lalu, di Kabupaten Bengkulu Tengah, terdapat di Kecamatan Pagar Jati, Taba Penanjung, Bang Haji, dan Kecamatan Pematang Tiga.

Halaman:


Terkini Lainnya

Pelaku Pembunuhan Mantan Istri di Kubu Raya Menyerahkan Diri

Pelaku Pembunuhan Mantan Istri di Kubu Raya Menyerahkan Diri

Regional
Kronologi Hilangnya Gadis Asal Karanganyar di Malam Takbiran hingga Ditemukan Tewas Tertutup Plastik

Kronologi Hilangnya Gadis Asal Karanganyar di Malam Takbiran hingga Ditemukan Tewas Tertutup Plastik

Regional
Ketua DPD Golkar Kalbar Dipastikan Tak Maju Jadi Calon Gubernur

Ketua DPD Golkar Kalbar Dipastikan Tak Maju Jadi Calon Gubernur

Regional
Pria di Kubu Raya Diduga Bunuh Mantan Istri, Pelaku Belum Tertangkap

Pria di Kubu Raya Diduga Bunuh Mantan Istri, Pelaku Belum Tertangkap

Regional
Bumi Perkemahan Sukamantri di Bogor: Daya Tarik, Fasilitas, dan Rute

Bumi Perkemahan Sukamantri di Bogor: Daya Tarik, Fasilitas, dan Rute

Regional
Aduan Tarif Parkir 'Ngepruk' di Solo Selama Lebaran Minim, Dishub: Tim Saber Pungli Kita Turunkan Semua

Aduan Tarif Parkir "Ngepruk" di Solo Selama Lebaran Minim, Dishub: Tim Saber Pungli Kita Turunkan Semua

Regional
Detik-detik Kecelakaan ALS, Bus Melambat, Oleng, Lalu Terbalik

Detik-detik Kecelakaan ALS, Bus Melambat, Oleng, Lalu Terbalik

Regional
Pemkot Ambon Tak Berlakukan WFH bagi ASN Usai Libur Lebaran

Pemkot Ambon Tak Berlakukan WFH bagi ASN Usai Libur Lebaran

Regional
5 Unit Rumah Semipermanen di Ende Ludes Terbakar, Kerugian Capai Ratusan Juta Rupiah

5 Unit Rumah Semipermanen di Ende Ludes Terbakar, Kerugian Capai Ratusan Juta Rupiah

Regional
Sungai Meluap, 4 Desa di Sikka Terdampak Banjir

Sungai Meluap, 4 Desa di Sikka Terdampak Banjir

Regional
Daftar 20 Korban Tewas Tragedi Bencana Longsor di Tana Toraja

Daftar 20 Korban Tewas Tragedi Bencana Longsor di Tana Toraja

Regional
Toko Emas di Blora Dirampok, Pelaku Sempat Todongkan Senjata Api saat Beraksi

Toko Emas di Blora Dirampok, Pelaku Sempat Todongkan Senjata Api saat Beraksi

Regional
Pendangkalan Muara Pelabuhan Nelayan di Bangka, Pemprov Gandeng Swasta

Pendangkalan Muara Pelabuhan Nelayan di Bangka, Pemprov Gandeng Swasta

Regional
2 Perahu Tabrakan di Perairan Nunukan, Dishub: Tak Ada Sanksi untuk Agen Pelayaran

2 Perahu Tabrakan di Perairan Nunukan, Dishub: Tak Ada Sanksi untuk Agen Pelayaran

Regional
Jadi Saksi Kunci, Bocah 7 Tahun di Palembang Lihat Pelaku yang Bunuh Ibu dan Kakak Perempuannya

Jadi Saksi Kunci, Bocah 7 Tahun di Palembang Lihat Pelaku yang Bunuh Ibu dan Kakak Perempuannya

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com