Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
KILAS DAERAH

200 UMKM Ramaikan Makassar F8, Wali Kota Danny Pomanto: Makassar F8 Adalah Muara Ekonomi

Kompas.com - 31/08/2022, 23:58 WIB

KOMPAS.com – Wali Kota Makassar Mohammad Ramdhan Pomanto memastikan Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar menyiapkan ruang bagi usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) di lokasi pelaksanaan Makassar International Eight Festival and Forum atau populer disebut Makassar F8.

Menurut wali kota yang biasa disapa Danny Pomanto, penyiapan ruang UMKM itu dilakukan seperti penyelenggaran Makassar F8 tahun-tahun sebelumnya. Tujuannya agar mampu memberi dampak positif bagi pelaku UMKM.

"Makassar F8 itu adalah muara ekonomi, muara industri kreatif, termasuk para UMKM kita. Tidak lengkap event internasional tanpa kebermanfaatan bagi UMKM kita, makanya setiap tahun kita beri ruang termasuk tahun ini," ungkap Danny dalam keterangan tertulisnya, Rabu (31/8/2022).

Hal tersebut dikatakan Danny Pomanto saat meninjau persiapan Makassar F8 di Anjungan Pantai Losari, Makassar, Rabu.

Sebagai informasi, akan ada 200 tenant UMKM produk dan kuliner yang hadir di Makassar F8.

Baca juga: Wali Kota Danny Pomanto: Tak Ada Cacar Monyet di Makassar

Wakil Wali Kota Makassar Fatmawati Rusdi meminta agar Lorong Wisata (Longwis) juga dipersiapkan untuk menerima tamu dan partisipan event yang digelar pada 7 -11 September 2022 .

"Makassar F8 ini momen bagus bagi UMKM kita di lorong. Longwis kita mungkin bisa dipersiapkan untuk menjamu tamu nanti," ungkap Fatmawati Rusdi yang juga ikut bersama Danny Pomanto meninjau persiapan Makassar F8.

Bercermin dari perhelatan Makassar F8 sebelumnya, UMKM berkontribusi dalam besaran transaksi selama pelaksanaan acara yang masuk dalam Top 10 Kalender Event Nasional Wonderful Indonesia ini.

"Jadi kuliner khas andalan tiap-tiap Longwis dan kriya atau cenderamata khas Kota Makassar bisa lebih dimaksimalkan penjualannya," ujarnya.

Selain Danny Pomanto dan Fatmawati Rusdi, nampak hadir dalam peninjauan tersebut adalah Ketua Tim Penggerak (TP) Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga Kelurahan (PKK) Kota Makassar Indira Yusuf Ismail, beberapa kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) dan Camat lingkup Pemkot Makassar.

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca tentang
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bandara Loleo di Maluku Utara Segera Dibangun, Butuh Biaya Rp 7 Triliun

Bandara Loleo di Maluku Utara Segera Dibangun, Butuh Biaya Rp 7 Triliun

Regional
2 Spekulasi soal Megawati Hadir Langsung di Pelantikan Wali Kota Semarang

2 Spekulasi soal Megawati Hadir Langsung di Pelantikan Wali Kota Semarang

Regional
Bangun Masjid Agung Rp 118 Miliar di Magelang, Ganjar: Jangan Dikorupsi, Ini Rumah Ibadah

Bangun Masjid Agung Rp 118 Miliar di Magelang, Ganjar: Jangan Dikorupsi, Ini Rumah Ibadah

Regional
Polisi Pastikan Tak Ada Penculikan Anak di Kabupaten Bandung, Warga Diminta Waspadai Hoaks

Polisi Pastikan Tak Ada Penculikan Anak di Kabupaten Bandung, Warga Diminta Waspadai Hoaks

Regional
Tertangkap Mengonsumsi Narkoba, Oknum Perwira Polda Gorontalo Dipecat

Tertangkap Mengonsumsi Narkoba, Oknum Perwira Polda Gorontalo Dipecat

Regional
Apip, Pengkritik Masa Jabatan Kades 9 Tahun, Akhirnya Minta Maaf Usai Dibentak dan Diteror

Apip, Pengkritik Masa Jabatan Kades 9 Tahun, Akhirnya Minta Maaf Usai Dibentak dan Diteror

Regional
13 Pelajar di Lhokseumawe Ditangkap karena Tawuran, Psikolog Sebut Salah Satu Pemicunya Gim

13 Pelajar di Lhokseumawe Ditangkap karena Tawuran, Psikolog Sebut Salah Satu Pemicunya Gim

Regional
Apip, Warga Asal Bengkulu, Dipaksa Minta Maaf karena Kritik Masa Jabatan Kades 9 Tahun, Diancam Dipolisikan

Apip, Warga Asal Bengkulu, Dipaksa Minta Maaf karena Kritik Masa Jabatan Kades 9 Tahun, Diancam Dipolisikan

Regional
Akses 2 Kecamatan di Perbatasan Indonesia-Malaysia Rusak Parah, Ada Sopir yang Tidur di Jalan 4 Malam

Akses 2 Kecamatan di Perbatasan Indonesia-Malaysia Rusak Parah, Ada Sopir yang Tidur di Jalan 4 Malam

Regional
Buntut Napi Kendalikan Peredaran Narkoba, Kemenkumham Riau Geledah Sel Lapas Pekanbaru

Buntut Napi Kendalikan Peredaran Narkoba, Kemenkumham Riau Geledah Sel Lapas Pekanbaru

Regional
Mengenal 5 Desa Wisata di Semarang, Ada Desa Wisata Lerep

Mengenal 5 Desa Wisata di Semarang, Ada Desa Wisata Lerep

Regional
Eksekusi Lahan di Ambon Picu Kemacetan Parah, Polisi Tutup Jalan Jenderal Sudirman

Eksekusi Lahan di Ambon Picu Kemacetan Parah, Polisi Tutup Jalan Jenderal Sudirman

Regional
Balita Tergeletak di Lantai dengan Kaki Tangan Terikat di NTT, Polisi Tangkap Tante Korban

Balita Tergeletak di Lantai dengan Kaki Tangan Terikat di NTT, Polisi Tangkap Tante Korban

Regional
Polresta Serang Kota Periksa Dito Mahendra karena Mangkir di Sidang Nikita Mirzani

Polresta Serang Kota Periksa Dito Mahendra karena Mangkir di Sidang Nikita Mirzani

Regional
Ganjar Mengaku Banyak Laporan Penculikan Anak Masuk ke WhatsApp Miliknya

Ganjar Mengaku Banyak Laporan Penculikan Anak Masuk ke WhatsApp Miliknya

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.