Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

7 Contoh Lagu Daerah dari Maluku, Beserta Lirik Lagu dan Makna

Kompas.com - 31/08/2022, 19:58 WIB
Dini Daniswari

Editor

KOMPAS.com - Maluku memiliki sejumlah lagu daerah. Maluku merupakan provinsi yang meliputi bagian selatan Kepulauan Maluku.

Sejumlah lagu daerah dari Maluku telah dikenal masyarakat Indonesia sejak kanak-kanak, contohnya Burung Kakak Tua.

Lagu daerah dari Maluku banyak memiliki nuansa kegembiraan

Lagu daerah merupakan identitas atau ciri khas daerah tertentu. Melalui lagu daerah, masyarakat juga dapat mempelajari budaya daerah.

Berikut ini 10 lagu daerah dari Maluku beserta lirik lagu dan maknanya.

Baca juga: 5 Lagu Daerah Jawa Barat, Lirik dan Maknanya

Lagu Daerah dari Maluku

1. Lagu Burung Kakak Tua

Lagu Burung Kakak Tua merupakan lagu yang diciptakan Anneke Gronloh sekitar tahun 1960-an.

Lagu Burung Kakak Tua bertemakan binatang berupa burung kakak tua yang dipelihara oleh nenek yang sudah tua.

Lirik lagu Burung Kakak Tua, yaitu:

Burung kakak tua
Hinggap di jendela
Nenek sudah tua
Giginya tinggal dua
Trek dung trek dung, trek dung la la la
Trek dung trek dung, trek dung la la la
Trek dung trek dung, trek dung la la la
Burung kakak tua

2. Lagu Rasa Sayange

Lagu Rasa Sayange merupakan lagu yang diciptakan oleh Paulus Pea.

Lagu tersebut menceritakan tentang rasa sayang masyarakat Maluku terhadap lingkungan dan sosial antara penduduk.

Baca juga: Lagu Daerah dari Papua dan Liriknya

Lirik lagu Rasa Sayange, yaitu:

Rasa sayange rasa sayang sayange
Eeee liat dari jauh rasa sayang sayange

Rasa sayange rasa sayang sayange
Eeee lihat dari jauh rasa sayang sayange

Kalau ada sumur di ladang, boleh kita menumpang mandi
Kalau ada umurku panjang, boleh kita berjumpa lagi

Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

KPU Jateng Buka Pendaftaran PPK Pilkada 2024, Honor hingga Rp 2,5 Juta

KPU Jateng Buka Pendaftaran PPK Pilkada 2024, Honor hingga Rp 2,5 Juta

Regional
Pengiriman Ilegal Puluhan Kura-kura Ambon Digagalkan di Bakauheni

Pengiriman Ilegal Puluhan Kura-kura Ambon Digagalkan di Bakauheni

Regional
Kurasi IKN, Ridwan Kamil Jadi Penyambung Rasa Jokowi

Kurasi IKN, Ridwan Kamil Jadi Penyambung Rasa Jokowi

Regional
Minta Jaminan Tidak Dihukum, Seorang Warga di Nunukan Serahkan Sepucuk Senjata Api Rakitan

Minta Jaminan Tidak Dihukum, Seorang Warga di Nunukan Serahkan Sepucuk Senjata Api Rakitan

Regional
Prakiraan Cuaca Semarang Hari Ini Selasa 23 April 2024, dan Besok : Berawan Sepanjang Hari

Prakiraan Cuaca Semarang Hari Ini Selasa 23 April 2024, dan Besok : Berawan Sepanjang Hari

Regional
Pilkada Pangkalpinang Jalur Perseorangan Butuh 16.142 Dukungan, Awas KTP Dicatut

Pilkada Pangkalpinang Jalur Perseorangan Butuh 16.142 Dukungan, Awas KTP Dicatut

Regional
Gunung Ile Lewotolok Kembali Meletus Disertai Lontaran Lava Pijar

Gunung Ile Lewotolok Kembali Meletus Disertai Lontaran Lava Pijar

Regional
Manisnya Cuan dari Melon Golden di Sawah Tadah Hujan Aceh...

Manisnya Cuan dari Melon Golden di Sawah Tadah Hujan Aceh...

Regional
Kronologi Wanita di Semarang Ditusuk Mantan Suami di Depan Rumah Bos

Kronologi Wanita di Semarang Ditusuk Mantan Suami di Depan Rumah Bos

Regional
Pelaku Dugaan Kasus Pencabulan 5 Anak di Kebumen Diamankan Polisi

Pelaku Dugaan Kasus Pencabulan 5 Anak di Kebumen Diamankan Polisi

Regional
Ridwan Kamil Pastikan Upacara Peringatan Kemerdekaan 2024 Sudah Bisa Digelar di IKN

Ridwan Kamil Pastikan Upacara Peringatan Kemerdekaan 2024 Sudah Bisa Digelar di IKN

Regional
Kronologi Perempuan di Palembang Jadi Tersangka Usai Dilecehkan, Korban Disiram Air Keras

Kronologi Perempuan di Palembang Jadi Tersangka Usai Dilecehkan, Korban Disiram Air Keras

Regional
5 Caleg PDI-P Wonogiri Mengundurkan Diri meski Dapat Suara Tinggi

5 Caleg PDI-P Wonogiri Mengundurkan Diri meski Dapat Suara Tinggi

Regional
Pilkada untuk Warga Jateng di Luar Daerah, KPU: Satu-satunya Jalan Hanya Pulang

Pilkada untuk Warga Jateng di Luar Daerah, KPU: Satu-satunya Jalan Hanya Pulang

Regional
Seorang Ibu di Bangka Belitung Tempuh 60 Kilometer demi Tolak Tambang Timah Laut

Seorang Ibu di Bangka Belitung Tempuh 60 Kilometer demi Tolak Tambang Timah Laut

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com