Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Polisi Parepare Amankan 3,3 Ton Solar Subsidi

Kompas.com - 27/08/2022, 12:09 WIB
Suddin Syamsuddin,
Reni Susanti

Tim Redaksi

PAREPARE, KOMPAS.com - Personel Polsek Soreang, Porles Parepare, Sulawesi Selatan, mengamakan AW dan IL warga Luwu Timur, Sulawesi Selatan. Keduanya diduga sebagai penimbun BBM jenis solar bersubsidi.

"Dua pelaku itu diduga menyalahgunakan BBM jenis solar subsidi. Keduanya ditangkap di Jalan Ahmad Yani Km 5 Kelurahan Bukit Harapan, Kecamatan Soreang, Kota Parepare," ungkap Kasat Reskrim Polres Parepare, Sulawesi Selatan, AKP Deki Marizaldi, Sabtu (27/8/2022).

Menurut Deki, keduanya beraksi dengan menjelajahi SPBU dari Makassar hingga ke Luwu Timur.

Baca juga: Kabar Solar Langka di Sulsel hingga Antrean Bus dan Truk di SPBU di Makassar, Ini Tanggapan Pertamina

 

Keduanya membeli BBM jenis solar di SPBU, kemudian minyak dalam tangki mobil truk yang dipakainya menyedot BBM dan dipindahkan ke jerigen yang sudah disiapkan di atas bak truk miliknya.

"Keduanya menjelajah SPBU di Sulawesi Selatan, membeli dengan normal kemudian disedot masuk dalam puluhan jerigen yang sudah di atas truk," beber Deki.

Polisi menyita barang bukti penyalahgunaan BBM jenis solar, 111 jerigen ukuran 30 liter atau lebih dari 3,3 ton.

Baca juga: Solar Langka, Sopir di Makassar Antre di SPBU sejak Subuh

 

Kedua pelaku dijerat pasal 55 UU Nomor 22 Tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi sebagaimana telah diubah dengan pasal 40 angka 9 UU Nomor 11 tahun 2020 tentang Cipta Kerja.

"Keduanya dijerat hukuman 6 tahun dan denda paling tinggi Rp 60 miliar," ucap Deki Marizaldi.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Pasca Kejadian Bentrok di Sorong, TNI AL dan Brimob Berakhir Damai

Pasca Kejadian Bentrok di Sorong, TNI AL dan Brimob Berakhir Damai

Regional
Tradisi Lebaran Ketupat: Sejarah, Filosofi, dan Perbedaan dengan Hari Raya Idul Fitri

Tradisi Lebaran Ketupat: Sejarah, Filosofi, dan Perbedaan dengan Hari Raya Idul Fitri

Regional
Pemudik Pejalan Kaki Kelelahan Berjalan 3 Km di 'Gangway' Pelabuhan Merak

Pemudik Pejalan Kaki Kelelahan Berjalan 3 Km di "Gangway" Pelabuhan Merak

Regional
Baru 27 Persen Pemudik Balik ke Pulau Jawa dari Sumatera melalui Pelabuhan Merak

Baru 27 Persen Pemudik Balik ke Pulau Jawa dari Sumatera melalui Pelabuhan Merak

Regional
Arus Balik, Daop 5 Purwokerto Tambah 1.390 Tempat Duduk

Arus Balik, Daop 5 Purwokerto Tambah 1.390 Tempat Duduk

Regional
Terjadi Kepadatan, 'One Way' Diberlakukan di Kota Semarang-GT Kalikangkung

Terjadi Kepadatan, "One Way" Diberlakukan di Kota Semarang-GT Kalikangkung

Regional
Polisi Amankan Pria Pukul Perempuan Pengendara Motor dengan Gitar di Malang

Polisi Amankan Pria Pukul Perempuan Pengendara Motor dengan Gitar di Malang

Regional
Gunung Lewotobi Meletus Malam Ini, Tinggi Kolom Abu 300 Meter

Gunung Lewotobi Meletus Malam Ini, Tinggi Kolom Abu 300 Meter

Regional
Balik Rantau Naik Motor, Anak Pemudik Hampir Pingsan di Pelabuhan Bakauheni

Balik Rantau Naik Motor, Anak Pemudik Hampir Pingsan di Pelabuhan Bakauheni

Regional
Brimob dan TNI AL Terlibat Perkelahian di Sorong, Dipicu Salah Paham

Brimob dan TNI AL Terlibat Perkelahian di Sorong, Dipicu Salah Paham

Regional
Imbas Kasus Korupsi di Babel, Harga Timah Dunia Meroket

Imbas Kasus Korupsi di Babel, Harga Timah Dunia Meroket

Regional
Polisi Temukan Uang Rp 100 Juta Milik Pemudik Tertinggal di Rest Area Tol Lampung

Polisi Temukan Uang Rp 100 Juta Milik Pemudik Tertinggal di Rest Area Tol Lampung

Regional
Kakorlantas: Sumsel-Merak Lancar, Turun dari Kapal Jangan Ngebut

Kakorlantas: Sumsel-Merak Lancar, Turun dari Kapal Jangan Ngebut

Regional
Temuan Kerangka Manusia dan Seragam Pramuka di Sultra, Diduga Siswi SMK Hilang 3 Bulan Lalu

Temuan Kerangka Manusia dan Seragam Pramuka di Sultra, Diduga Siswi SMK Hilang 3 Bulan Lalu

Regional
Dilaporkan Hipotermia, Pendaki Wanita Dievakuasi SAR di Pos 2 Gunung Slamet

Dilaporkan Hipotermia, Pendaki Wanita Dievakuasi SAR di Pos 2 Gunung Slamet

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com