Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 26/08/2022, 23:36 WIB

 

BAUBAU, KOMPAS.com – Dua orang narapidana penghuni Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II A Baubau inisial FR dan AR diamankan tim gabungan Polres Baubau dan anggota Lapas Baubau.

Keduanya kedapatan menyimpan dan mengedarkan narkoba jenis sabu didalam Lapas Kelas IIA Baubau. 

Baca juga: Mantan Anggota Satpol PP Kota Malang Ditangkap Polisi Terkait Narkoba

Pengungkapan pengedar narkoba ini terjadi setelah polisi melakukan pengembangan terhadap tertangkapnya kurir narkoba inisial LF (20) di pelabuhan Murhum, belum lama ini. 

“Ini hasil pengembangan dari kurir narkoba yang kami tangkap minggu lalu, kita sinergitas dan koordinasi dengan kalapas sehingga Alhamdulillah ditangkap dan diamankan FR dan AR,” kata Kapolres Baubau, AKBP Erwin Pratomo, di kantornya, Jumat (26/8/2022). 

Pelaku FR merupakan seorang narapidana kasus pencabulan sedangkan pelaku AR merupakan seorang narapidana kasus AR kasus narkoba. 

Keduanya kedapatan menyimpan 5,26 gram nakorba jenis sabu yang dipisah menjadi 8 paket kecil di dalam kamar pelaku di Lapas Baubau.  

“Mereka ini (FR dan AR) adalah pengguna dan juga pengedar (narkoba),” ujar Erwin. 

Baca juga: Pengedar Narkoba di Bangkalan Kaget, Bangun Tidur Sudah Dikepung Polisi, Simpan 12 Paket Sabu

Sementara itu, Kepala Lapas Kelas IIA Baubau, Herman Mulawarman, mengatakan, pengungkapan kasus narkoba ini setelah pihaknya mendapat informasi adanya narkoba dalam kamar warga binaan. 

“Kami langsung tindak lanjuti, jam 10 kami bergerak hasilnya sesuai yang ada Barang bukti ini ditemukan didalam kamar yang bersangkutan, kemudian kami menyampaikan langsung ke pihak polres terkait hasil razia tersebut,” ucap Herman. 

Menurut Herman, masuknya narkoba dalam Lapas bisa terjadi berbagai kemungkinan seperti orang luar melempar narkoba yang dibungkus dalam plastik ke dalam lapas

“Lapas kita temboknya hanya 3 meter gampang sekali untuk melakukan pelemparan, dan tidak menutup kemungkinan sabu tersebut diseludupkan oleh keluarga atau pengunjung yang masuk,” katanya. 

Polisi menyita sejumlah barang bukti seperti 8 paket sabu, alat penghisap,  telepon genggam, satu batang pirex kaca.

Saat ini kedua pelaku masih berstatus narapidana dan tetap akan dikenakan sanksi pasal 114 ayat 2 tentang nakrotika dengan ancaman hukuman 20 tahun penjara. 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Anggota TNI yang Hanyut di Sungai Digul Ditemukan, 3 Polisi Masih Hilang

Anggota TNI yang Hanyut di Sungai Digul Ditemukan, 3 Polisi Masih Hilang

Regional
Warga Bukittinggi Heboh, Seorang Kakek Ditemukan Tewas di Depan Toko Terminal Aur Kuning

Warga Bukittinggi Heboh, Seorang Kakek Ditemukan Tewas di Depan Toko Terminal Aur Kuning

Regional
[POPULER NUSANTARA] Sopir Audi A6 Ditetapkan Tersangka Kasus Tabrak Lari Cianjur | Pemicu Retaknya Hubungan Samanhudi dan Santoso

[POPULER NUSANTARA] Sopir Audi A6 Ditetapkan Tersangka Kasus Tabrak Lari Cianjur | Pemicu Retaknya Hubungan Samanhudi dan Santoso

Regional
Prakiraan Cuaca di Surabaya Hari Ini 30 Januari 2022 : Pagi Cerah, Malam Hujan Ringan

Prakiraan Cuaca di Surabaya Hari Ini 30 Januari 2022 : Pagi Cerah, Malam Hujan Ringan

Regional
Terseret Arus Sungai Saat Mandi, Bocah 8 Tahun di Lubuklinggau Tewas

Terseret Arus Sungai Saat Mandi, Bocah 8 Tahun di Lubuklinggau Tewas

Regional
BERITA FOTO: Toko Merchandise Arema FC Dirusak Massa

BERITA FOTO: Toko Merchandise Arema FC Dirusak Massa

Regional
Tangis Haru Bocah Bawa Ayah Berobat Pakai Becak, Rahmad: Apa Pun Akan Saya Lakukan Demi Ayah Sembuh

Tangis Haru Bocah Bawa Ayah Berobat Pakai Becak, Rahmad: Apa Pun Akan Saya Lakukan Demi Ayah Sembuh

Regional
Daftar Taman Nasional di Jawa, dari Ujung Kulon hingga Alas Purwo

Daftar Taman Nasional di Jawa, dari Ujung Kulon hingga Alas Purwo

Regional
Parkir Liar Saat 'Sunmori' di Kuningan, 15 Sepeda Motor Bodong Diamankan Polisi

Parkir Liar Saat "Sunmori" di Kuningan, 15 Sepeda Motor Bodong Diamankan Polisi

Regional
Kurir Paket di Banyuasin Ditusuk Konsumen COD yang Tolak Membayar

Kurir Paket di Banyuasin Ditusuk Konsumen COD yang Tolak Membayar

Regional
Terlalu Posesif dan Cemburu, Suami di Lampung Kurung Istri dan 4 Anaknya di Kamar Kontrakan

Terlalu Posesif dan Cemburu, Suami di Lampung Kurung Istri dan 4 Anaknya di Kamar Kontrakan

Regional
Dugaan Penyiksaan Manusia Silver di Lampung, Ketua DPRD: Tak Berperikemanusiaan

Dugaan Penyiksaan Manusia Silver di Lampung, Ketua DPRD: Tak Berperikemanusiaan

Regional
Seorang Wanita Melahirkan di Pos 3 Pendakian Gunung Slamet, Regu Penolong Diterjunkan

Seorang Wanita Melahirkan di Pos 3 Pendakian Gunung Slamet, Regu Penolong Diterjunkan

Regional
Kemensos Pastikan 6 Korban Kekerasan Seksual di Ponpes Kubu Raya Bisa Lanjutkan Pendidikan

Kemensos Pastikan 6 Korban Kekerasan Seksual di Ponpes Kubu Raya Bisa Lanjutkan Pendidikan

Regional
Gelombang Tinggi Capai 4 Meter, Kapal Ferry Rute Pulau Batam-Tanjungpinang Putar Balik

Gelombang Tinggi Capai 4 Meter, Kapal Ferry Rute Pulau Batam-Tanjungpinang Putar Balik

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.