Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Pria di Alor NTT yang Dibacok Menantu Akhirnya Meninggal Dunia

Kompas.com - 18/08/2022, 14:39 WIB
Sigiranus Marutho Bere,
Andi Hartik

Tim Redaksi

KUPANG, KOMPAS.com - Omri Lalang (53), warga RT 09 RW 04, Kelurahan Pura, Kecamatan Pulau Pura, Kabupaten Alor, Nusa Tenggara Timur (NTT), yang menjadi korban pembacokan menantunya akhirnya meninggal dunia.

"Korban meninggal tadi malam sekitar pukul 23.00 Wita," ujar Kepala Satuan Reserse dan Kriminal Kepolisian Resor (Polres) Alor, Iptu Yames Jems Mbau, kepada sejumlah wartawan, Kamis (18/8/2022).

Baca juga: Kabur Usai Bacok Mertua hingga Sekarat, Pria di Alor Ditangkap

Omri meninggal setelah menjalani perawatan medis secara intensif di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kalabahi, Kabupaten Alor. Ia dibacok menantunya, Tominu Demangkai (31), menggunakan sebilah parang.

"Korban ditebas pelaku menggunakan parang lebih dari satu kali," kata Jems.

Baca juga: Dibacok Menantu yang Diduga Mabuk, Pria di Alor Dilarikan ke Rumah Sakit

Akibat pembacokan itu, korban mengalami luka menganga di bagian kepala dan lengan.

Korban pun sempat kritis dan dibawa ke RSUD Kalabahi, Kabupaten Alor, untuk penanganan medis. Namun, karena mengalami luka parah dan banyaknya darah yang keluar, nyawa korban tidak tertolong.

Tindak pidana penganiayaan berat ini terjadi di wilayah Solangbali, Kelurahan Pura, Kecamatan Pulau Pura, Kabupaten Alor, NTT. Selama ini, pelaku numpang di rumah korban.

Pelaku juga tidak memiliki pekerjaan tetap dan hampir setiap hari hanya mabuk dengan teman-temannya dan ribut di rumah dengan sang istri.

Belum diketahui secara pasti motif pelaku menganiaya ayah mertuanya. Diduga, saat itu pelaku dalam keadaan mabuk miras.

"Motifnya masih didalami penyidik," kata Jems.

Pihaknya baru meminta keterangan dari Yohana Wetangki (48), istri korban yang juga ibu mertua pelaku.

Sementara itu, pelaku yang sempat melarikan diri usai membacok korban sudah ditangkap.

"Saat ini pelaku telah kita tahan untuk proses hukum lebih lanjut," kata dia.

Sebelumnya diberitakan, Omri Lalang (53), warga RT 09 RW 04, Kelurahan Pura, Kecamatan Pulau Pura, Kabupaten Alor, harus menjalani perawatan medis di rumah sakit setempat karena menderita luka parah usai dibacok oleh menantunya, Tominu Demangkai (31).

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Terkini Lainnya

Ketua PPS di Manggarai Timur, NTT Meninggal Diduga Kelelahan

Ketua PPS di Manggarai Timur, NTT Meninggal Diduga Kelelahan

Regional
Dua Bocah di Grobogan Ditemukan Tewas di Embung

Dua Bocah di Grobogan Ditemukan Tewas di Embung

Regional
Polda Sumbar Selidiki Dugaan TPPO dari Anak Asal Padang yang Telantar di Jakarta

Polda Sumbar Selidiki Dugaan TPPO dari Anak Asal Padang yang Telantar di Jakarta

Regional
Gelar Pemungutan Suara Ulang, TPS di Baubau Dijaga Ketat TNI-Polri

Gelar Pemungutan Suara Ulang, TPS di Baubau Dijaga Ketat TNI-Polri

Regional
Sempat Terendam Banjir 3 Meter, Begini Kondisi Desa Karanganyar Demak

Sempat Terendam Banjir 3 Meter, Begini Kondisi Desa Karanganyar Demak

Regional
Pertandingan PSIS Semarang vs Dewa United di Stadion Moch Soebroto Magelang Dibatasi 5.000 Penonton

Pertandingan PSIS Semarang vs Dewa United di Stadion Moch Soebroto Magelang Dibatasi 5.000 Penonton

Regional
Korban Kekerasan Seksual Dikeluarkan dari Sekolah, Pj Nana Janjikan Jaminan Perlindungan

Korban Kekerasan Seksual Dikeluarkan dari Sekolah, Pj Nana Janjikan Jaminan Perlindungan

Regional
3 Warga Sumbawa Mencoblos di Bima Tanpa Surat, TPS Ini Pungut Suara Ulang

3 Warga Sumbawa Mencoblos di Bima Tanpa Surat, TPS Ini Pungut Suara Ulang

Regional
Pemungutan Suara Ulang TPS 23 Kumpulrejo di Salatiga Dijaga Ketat

Pemungutan Suara Ulang TPS 23 Kumpulrejo di Salatiga Dijaga Ketat

Regional
Harga Bapok Naik, Mbak Ita Minta Masyarakat Semarang Tidak “Panic Buying”

Harga Bapok Naik, Mbak Ita Minta Masyarakat Semarang Tidak “Panic Buying”

Regional
Harimau Terkam Petani di Lampung, Warga Diminta Tak Berkebun untuk Sementara

Harimau Terkam Petani di Lampung, Warga Diminta Tak Berkebun untuk Sementara

Regional
Senior Setrika Dada Santri di Malang Punya Dendam Pribadi, Ditetapkan Tersangka Tapi Tidak Ditahan

Senior Setrika Dada Santri di Malang Punya Dendam Pribadi, Ditetapkan Tersangka Tapi Tidak Ditahan

Regional
6 Tradisi Menyambut Ramadan di Jawa Tengah, Ada Dugderan

6 Tradisi Menyambut Ramadan di Jawa Tengah, Ada Dugderan

Regional
Kandang Jebak Harimau Dipasang di Lampung Setelah 2 Petani Diterkam

Kandang Jebak Harimau Dipasang di Lampung Setelah 2 Petani Diterkam

Regional
Video 'Cinderella OD' di Lampung Beredar, Polisi Selidiki Identitas Korban

Video "Cinderella OD" di Lampung Beredar, Polisi Selidiki Identitas Korban

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com