2 Anggota Tim Pelestarian Harimau Sumatera Meninggal Saat Patroli Rimba di Bengkulu

Kompas.com - 18/08/2022, 10:29 WIB

BENGKULU, KOMPAS.com - Dua pahlawan penyelamat harimau sumatera (panthera tigris sumatrae), Gunawan Saefullah (52) dan Sudirman (55) gugur dalam tugas patroli harimau sumatera akibat tertimpa pohon tumbang, Rabu (17/8/2022) pukul 07.00 WIB. 

Keduanya tergabung dalam Tim Pelestarian Harimau Sumatera (Tim PHS). Mereka biasa bertugas melakukan patroli, pemantauan pembalakan liar, membersihkan jerat serta memerangi perburuan dan penjualan harimau sumatera.

Tim PHS kerap melakukan patroli di kawasan hutan Taman Nasional Kerinci Sebelat (TNKS).

Baca juga: Harimau Sumatera Citra Kartini Mati, Terjadi Pendarahan di Organ Dalam

Kepala BKSDA (Balai Konservasi Sumber Daya Alam) Bengkulu-Lampung, Donald Hutasoit membenarkan keduanya gugur saat bertugas menjalankan patroli rutin harimau sumatera. 

Tepatnya di kawasan TNKS wilayah Bukit Punjung (Resor Bengkulu Utara-Mukomuko, SPTN Wilayah VI Argamakmur.

"Hari ini keduanya dimakamkan lalu pemberian penghargaan dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK). Pemakaman dihadiri Sekjen dan beberapa direktur di lingkungan KLHK," ujar Donal Hutasoit saat dihubungi via telepon, Kamis (18/8/2022).

Dikatakan Donal, Gunawan Saefullah merupakan polisi kehutanan sedangkan Sudirman masyarakat yang dilibatkan dalam patroli rimba secara rutin.

Tim PHS beranggotakan unsur petugas TNKS dan keterlibatan masyarakat.

Baca juga: Fuso Masuk Jurang Sedalam 20 Meter, Tim SAR Tak Temukan Sopir dan Kernetnya

Kepala Humas SAR Bengkulu, Mega Maysila dalam rilisnya menyebutkan, kedua korban meninggal akibat pohon tumbang.

Senin, 15 Agustus 2022, tim PHS yang diketuai Gunawan Saepulah (Polisi Kehutanan) membawa serta tiga anggotanya berangkat dari Mess TNKS Resor Bengkulu Utara-Mukomuko menuju kawasan TNKS wilayah kecamatan Pondok Suguh, Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu. 

Patroli rimba rencananya dilakukan 7 hari.

"Tim SAR mendapat laporan petugas patroli tertimpa pohon pada Rabu 17 Agustus 2022. Korban dievakuasi tim gabungan dan masyarakat lalu jasad korban dibawa ke Puskesmas Pondok Suguh," tutupnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

7 Pakaian Adat Jawa Tengah, Mulai dari Jawi Jangkep hingga Batik

7 Pakaian Adat Jawa Tengah, Mulai dari Jawi Jangkep hingga Batik

Regional
[POPULER NUSANTARA] Riwayat Gempa Garut | Gunung Semeru Erupsi

[POPULER NUSANTARA] Riwayat Gempa Garut | Gunung Semeru Erupsi

Regional
Khawatir Erupsi Lagi, Warga Lereng Semeru Jaga Malam dan Pilih Tidak Tidur

Khawatir Erupsi Lagi, Warga Lereng Semeru Jaga Malam dan Pilih Tidak Tidur

Regional
Prakiraan Cuaca di Malang Hari Ini, 05 Desember 2022: Pagi Berawan dan Sore Hujan Ringan

Prakiraan Cuaca di Malang Hari Ini, 05 Desember 2022: Pagi Berawan dan Sore Hujan Ringan

Regional
Gunung Semeru Erupsi, Jalur Lumajang-Malang Putus Total

Gunung Semeru Erupsi, Jalur Lumajang-Malang Putus Total

Regional
Dusun Kajar Kuning di Lumajang Tertimbun Material Abu Vulkanik Erupsi Semeru

Dusun Kajar Kuning di Lumajang Tertimbun Material Abu Vulkanik Erupsi Semeru

Regional
AHY Dijadwalkan Kunjungi Kupang, Bertemu Kader Demokrat dan Sampaikan Kuliah Umum

AHY Dijadwalkan Kunjungi Kupang, Bertemu Kader Demokrat dan Sampaikan Kuliah Umum

Regional
Remaja di Lombok Barat Hilang Terseret Arus Saat Mandi di Sungai

Remaja di Lombok Barat Hilang Terseret Arus Saat Mandi di Sungai

Regional
Pernikahan Nurdin dan Nida di Antara Puing Reruntuhan Gempa Cianjur...

Pernikahan Nurdin dan Nida di Antara Puing Reruntuhan Gempa Cianjur...

Regional
Peneliti ITS Jelaskan Mengapa Jepang Waspada Tsunami Pasca Erupsi Gunung Semeru

Peneliti ITS Jelaskan Mengapa Jepang Waspada Tsunami Pasca Erupsi Gunung Semeru

Regional
Milad GAM di Lapangan Blang Padang Banda Aceh, Pangdam dan Kapolda Turut Hadir

Milad GAM di Lapangan Blang Padang Banda Aceh, Pangdam dan Kapolda Turut Hadir

Regional
Bus Terjun ke Jurang di Magetan, Ini 22 Nama Korban Selamat yang Dirawat di Puskesmas Plaosan

Bus Terjun ke Jurang di Magetan, Ini 22 Nama Korban Selamat yang Dirawat di Puskesmas Plaosan

Regional
UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 4 Desember 2022

UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 4 Desember 2022

Regional
Erupsi Gunung Semeru, Bupati Lumajang Tetapkan Status Tanggap Darurat Bencana 14 Hari

Erupsi Gunung Semeru, Bupati Lumajang Tetapkan Status Tanggap Darurat Bencana 14 Hari

Regional
Tragedi Bus Wisata Terjun ke Jurang di Magetan, Warga Manyaran Semarang Pasang Tenda Duka

Tragedi Bus Wisata Terjun ke Jurang di Magetan, Warga Manyaran Semarang Pasang Tenda Duka

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.