Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Miliki Senjata Rakitan untuk Curi Hewan Ternak, 2 Warga di Bima Ditangkap

Kompas.com - 16/08/2022, 09:29 WIB
Junaidin,
Priska Sari Pratiwi

Tim Redaksi


BIMA, KOMPAS.com - Tim Puma Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Kepolisian Resor (Polres) Bima Kota, NTB menangkap dua warga pemilik senjata api rakitan di Desa Mangge, Kecamatan Lambu, Kabupaten Bima, pada Senin (15/8/2022) sekitar pukul 21.30 wita.

Kedua pelaku merupakan warga setempat, yakni Hm (25) dan MD (25).

Selain mengamankan satu pucuk senjata api rakitan laras panjang, polisi juga menyita 14 butir peluru aktif AK Kaliber 5.56 dan dua bilah parang.

"Dua pelaku diamankan karena memiliki dan menguasai senjata rakita jenis laras panjang," kata Kepala Seksi Humas Polres Bima Kota, Iptu Jufrin saat dikonfirmasi, Selasa (16/8/2022).

Baca juga: 3 Pelaku Pemanahan Anggota Polri di Bima Ditangkap, Busur dan Anak Panah Turut Disita

Senjata tersebut diduga dimanfaatkan para pelaku untuk mencuri hewan ternak yang dilepas liar warga di sekitar kawasan hutan Desa Mangge, Kecamatan Lambu.

Jufrin mengatakan, terungkapnya kepemilikan senjata api rakitan ini bermula dari kegiatan khusus yang digelar Tim Puma Satreskrim Polres Bima Kota, di Kecamatan Lambu.

Saat kegiatan berlangsung, tim mendapat informasi dari warga terkait maraknya aksi pencurian ternak dengan cara diracun.

Para pelaku bahkan tidak segan menembak hewan ternak yang berkeliaran dengan senjata api rakitan.

"Atas informasi itu tim melakukan penyelidikan untuk memastikan kebenarannya," ujar Jufrin.

Baca juga: Miliki Senjata Api Rakitan Laras Panjang, Ayah dan Anak di Bima Ditangkap

Sewaktu patroli berlangsung di sekitar lokasi, tim mendapati dua warga dengan gerak gerik mencurigakan.

Setelah digeledah, lanjut Jufrin, tim mendapati dua bilah parang dan 14 butir peluru aktif serta perlengkapan senjata rakitan.

Terhadap pemuda berinisial Hm dan MD itu, polisi kemudian menginterogasi hingga diperoleh pengakuan.

Tak hanya itu, mereka juga membeberkan kepemilikan senjata rakitan yang disembunyikan di rumahnya.

"Sampai di rumah pelaku, tim langsung menggeledah di setiap sudut rumah dan menemukan satu pucuk senjata rakitan jenis laras panjang. Senjata itu dibungkus tas senapan angin yang disembunyikan di belakang lemari," jelasnya.

Baca juga: Penyelundupan 2.250 Liter Minyak Tanah Subsidi dari Maumere Digagalkan di Bima

Berbekal temuan tersebut, Hm dan MD beserta barang bukti langsung digiring ke Mapolres Bima Kota, untuk proses hukum lebih lanjut.

"Terduga pelaku beserta BB kini diamankan di Mako Satreskrim Polres Bima Kota untuk peroses lebih lanjut," kata Jufrin.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Sumur Minyak ilegal di Aceh Timur Meledak

Sumur Minyak ilegal di Aceh Timur Meledak

Regional
Suami Bunuh Istri dengan Sikat Gigi, Terancam Hukuman Mati

Suami Bunuh Istri dengan Sikat Gigi, Terancam Hukuman Mati

Regional
Residivis di Sukabumi Mencuri Motor, Cuma Butuh 2-3 Menit

Residivis di Sukabumi Mencuri Motor, Cuma Butuh 2-3 Menit

Regional
Alasan Wabup Wonogiri Daftar Penjaringan Cabup Pilkada 2024 di PDI-P

Alasan Wabup Wonogiri Daftar Penjaringan Cabup Pilkada 2024 di PDI-P

Regional
Soal Dugaan Pungli Rekrutmen Karyawan Satpol PP, Bupati Kebumen: Ditaksir Mencapai Rp 70 Juta

Soal Dugaan Pungli Rekrutmen Karyawan Satpol PP, Bupati Kebumen: Ditaksir Mencapai Rp 70 Juta

Regional
Menko Polhukam Pastikan Upaya Pembebasan Pilot Susi Air Terus Berlanjut

Menko Polhukam Pastikan Upaya Pembebasan Pilot Susi Air Terus Berlanjut

Regional
Yance Rumbino, Pencipta Lagu “Tanah Papua” Tutup Usia

Yance Rumbino, Pencipta Lagu “Tanah Papua” Tutup Usia

Regional
Kisah Pilu Santriwati di Inhil Dianiaya Pengemudi Kapal karena Tolak Diajak Berhubungan Badan

Kisah Pilu Santriwati di Inhil Dianiaya Pengemudi Kapal karena Tolak Diajak Berhubungan Badan

Regional
Iriana Beli Anting dan Bros Usai Panen Mutiara di Lombok

Iriana Beli Anting dan Bros Usai Panen Mutiara di Lombok

Regional
Mahasiswanya Diduga Plagiat Skripsi, UM Palembang Bentuk Tim Investigasi

Mahasiswanya Diduga Plagiat Skripsi, UM Palembang Bentuk Tim Investigasi

Regional
Sisa Anggaran Pilkada Bangka Belitung Bakal Dibangun Rumah Warga Miskin

Sisa Anggaran Pilkada Bangka Belitung Bakal Dibangun Rumah Warga Miskin

Regional
Iriana Jokowi Lepas 300 Ekor Tukik di Pantai Elak-elak Lombok

Iriana Jokowi Lepas 300 Ekor Tukik di Pantai Elak-elak Lombok

Regional
Tolak RUU Penyiaran, Jurnalis di Semarang Ramai-ramai 'Gembok' Kantor DPRD Jawa Tengah dan Taburkan Mawar

Tolak RUU Penyiaran, Jurnalis di Semarang Ramai-ramai 'Gembok' Kantor DPRD Jawa Tengah dan Taburkan Mawar

Regional
Gunung Lewotobi Laki-laki Meletus Lagi Malam Ini, Status Waspada

Gunung Lewotobi Laki-laki Meletus Lagi Malam Ini, Status Waspada

Regional
Semua Rencana Telah Dijalankan, Pemkab Blora Optimistis Prevalensi Stunting Jadi 14 Persen pada 2024

Semua Rencana Telah Dijalankan, Pemkab Blora Optimistis Prevalensi Stunting Jadi 14 Persen pada 2024

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com