Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Jalani Wajib Lapor di Polresta Serang Kota, Ini 2 Konten Nikita Mirzani yang Dilaporkan Dito

Kompas.com - 15/08/2022, 15:37 WIB
Rasyid Ridho,
Gloria Setyvani Putri

Tim Redaksi

SERANG, KOMPAS.com - Artis Nikita Mirzani (NM) mendatangi Mapolresta Serang Kota untuk menjalani wajib lapor untuk keempat kalinya.

Wajib lapor dilakukan Nikita Mirzani setelah penyidik Satuan Reserse Kriminal Polresta Serang Kota menetapkan sebagai tersangka dan putuskan tidak ditahan dalam perkara kasus dugaan pencemaran nama baik dan UU ITE.

Tak hanya sendiri, Nikita datang ditemani pengacaranya Fahmi Bachmid, sehabatnya Fitri Salhuteru, dan manajernya Dhea.

Baca juga: Nikita Mirzani Kembali Datangi Polresta Serang Kota

"Hari ini biasa wajib lapor, udah sebagai kewajiban. Sama nagnterin ka Fitri jadi saksi sama Dhea juga jadi saksi meringankan," kata Nikita kepada wartawan di Mapolresta Serang Kota. Senin (15/8/2022).

Nikita mengatakan, ada dua konten yang dilaporkan oleh Dito Mahendra ke penyidik Polresta Serang Kota.

Konten pertama di akun instagram pribadinya yakni terkait kabar adanya peristiwa pemukulan kepada seorang sekuriti atau petugas keamanan di daerah Kemang, Jakarta Selatan.

"Itupun juga sehari setelah media online naikin duluan, dan itu ada LP (laporan) nya juga di Mampang," ujar Nikita.

Kemudian untuk konten kedua, Nikita mengunggah foto Dito Mahendra tanpa memperlihatkan wajahnya. Namun, Nikita melingkari wajahnya dan diberi caption atau keterangan foto sebagai pelaku dugaan pemukulan sekuriti di Kemang.

"Di bawahnya memang ada caption yang saya buat. Tapi saya tidak tertuju ke dia (Dito). Saya bilang, imbauan kepada bapak-bapak propam jangan sampai PHP," kata Nikita.

Fitri Salhuteru mengatakan, dia menjalani pemeriksaan untuk memberikan keterangan terkait konten yang diunggah oleh Nikita.

"Penjelasannya yang saya tahu saja, bahwa apapun yang Niki unggah itu di dunia maya dan mengenai imbaun Niki itu bukan ditunjukan ke Dito. Jadi jangan baper. Masalahnya bukan Baca juga: Usai Berobat dari Thailand, Nikita Mirzani Datangi Polresta Serang Kota

Pengacara Nikita Mirzani, Fahmi Bachmid menambahkan, kliennya patuh dengan kewajibannya untuk laporan dan datang jika ada panggilan dari penyidik.

"Kalau wajib lapor hanya sifatnya kan datang bahwa Niki tidak kemana. Ada saat diperlukan. Tadi, Niki datang ngobrol terus balik. Karena nemenin kak Fitri dimintai keterangan yah selesai," kata Fahmi.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Baca tentang
Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

10 Wisata Kalimantan Selatan, Salah Satunya  Amanah Borneo Park

10 Wisata Kalimantan Selatan, Salah Satunya Amanah Borneo Park

Regional
Seminggu Ditempati, Apartemen Diubah Jadi Pabrik Sabu Rumahan

Seminggu Ditempati, Apartemen Diubah Jadi Pabrik Sabu Rumahan

Regional
Korupsi Retribusi Lelang Ikan, Eks Pejabat Dinas Kelautan dan Perikanan Lebak Dituntut 1 Tahun Penjara

Korupsi Retribusi Lelang Ikan, Eks Pejabat Dinas Kelautan dan Perikanan Lebak Dituntut 1 Tahun Penjara

Regional
Bos Bus 'Bejeu' Ambil Formulir Pendaftaran Bupati Jepara di PDI-P, Janji Kembalikan Kejayaan Jepara Kota Ukir

Bos Bus "Bejeu" Ambil Formulir Pendaftaran Bupati Jepara di PDI-P, Janji Kembalikan Kejayaan Jepara Kota Ukir

Regional
Santriwati di Riau Babak Belur Dianiaya Pengemudi Kapal karena Menolak Turun

Santriwati di Riau Babak Belur Dianiaya Pengemudi Kapal karena Menolak Turun

Regional
Banyuwangi Jadi Kabupaten dengan SPBE Terbaik, Bupati Ipuk: Presiden Jokowi Minta Semua Daerah Perbaiki Kinerja

Banyuwangi Jadi Kabupaten dengan SPBE Terbaik, Bupati Ipuk: Presiden Jokowi Minta Semua Daerah Perbaiki Kinerja

Regional
PPP Tugaskan Mantan Kabid Humas Polda Maluku Maju di Pilkada Kota Tual

PPP Tugaskan Mantan Kabid Humas Polda Maluku Maju di Pilkada Kota Tual

Regional
Kasus Korupsi Tambang Timah, Mantan Gubernur Babel dan 3 Direktur Diperiksa

Kasus Korupsi Tambang Timah, Mantan Gubernur Babel dan 3 Direktur Diperiksa

Regional
Grebek Pabrik Sabu di Apartemen Mewah, 3 Orang Diamankan

Grebek Pabrik Sabu di Apartemen Mewah, 3 Orang Diamankan

Regional
Nadiem Umumkan UKT Batal Naik, BEM UNS Akan Kawal Realisasi Pembatalan

Nadiem Umumkan UKT Batal Naik, BEM UNS Akan Kawal Realisasi Pembatalan

Regional
Nadiem Batalkan Kenaikan UKT, BEM Unsoed: Bagaimana dengan IPI?

Nadiem Batalkan Kenaikan UKT, BEM Unsoed: Bagaimana dengan IPI?

Regional
Cerita Bocah TK Muntah-muntah Usai Dicekoki Miras oleh 7 Remaja di Tulungagung

Cerita Bocah TK Muntah-muntah Usai Dicekoki Miras oleh 7 Remaja di Tulungagung

Regional
Raih Digital Government Award dari Presiden Jokowi, Pemprov Jateng dapat Predikat Provinsi dengan Indeks SPBE Tertinggi

Raih Digital Government Award dari Presiden Jokowi, Pemprov Jateng dapat Predikat Provinsi dengan Indeks SPBE Tertinggi

Regional
Update, Sudah 13 Nama Ikuti Penjaringan Pilkada Brebes di Partai Gerindra

Update, Sudah 13 Nama Ikuti Penjaringan Pilkada Brebes di Partai Gerindra

Regional
Pilkada Demak 2024, 8 Orang Ikuti Penjaringan di Partai Demokrat

Pilkada Demak 2024, 8 Orang Ikuti Penjaringan di Partai Demokrat

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com