9 Bocah Diduga Dicabuli Kakek Penjual Mainan di Penajam Paser Utara, Polisi Ungkap Modus Pelaku

Kompas.com - 15/08/2022, 13:55 WIB

KOMPAS.com - Sebanyak sembilan bocah diduga dicabuli seorang kakek penjual mainan di Penajam Paser Utara (PPU), Kalimantan Timur.

Menurut polisi, tersangka berinisial MS (71), biasanya berjualan di depan sekolah.

“Jadi pelaku ini sehari-harinya berjualan mainan keliling, saat korban ingin membeli mainan, di situlah pelaku memegang payudara dan kemaluan korban. Pelaku mengaku kalau dia melakukan itu karena gemes,” kata Kasat Reskrim Polres PPU, Iptu Dian Kusnawan.

Baca juga: MSA, Terdakwa Kasus Pencabulan Hadir Pertama Kali Dalam Sidang di PN Surabaya

Atas perbuatannya itu, MS saat ini ditahan dan terancam hukuman penjara 15 tahun.

“Tersangka terancam penjara maksimal 15 tahun,” tandasnya.

Baca juga: Kakek Pedagang Mainan Keliling di Penajam Paser Utara Ditangkap karena Cabuli 9 Anak

Laporan dari orangtua dan guru

Dian menjelaskan, kasus itu terungkap usai menerima laporan dari sejumlah guru dan orangtua korban.

Dari keterangan para orangtua korban, anak-anak mereka mendapat perlakukan tidak senonoh oleh tersangka.

Hingga saat ini, kata Dian, sudah ada 9 korban yang terdiri dari 6 bocah perempuan dan 3 laki-laki.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pindah dari Jakarta, Koarmada I Kini Resmi Berkedudukan di Tanjungpinang

Pindah dari Jakarta, Koarmada I Kini Resmi Berkedudukan di Tanjungpinang

Regional
Buron Berbulan-bulan, 3 Terpidana Korupsi Ditangkap Kejari Mamuju

Buron Berbulan-bulan, 3 Terpidana Korupsi Ditangkap Kejari Mamuju

Regional
Unand Padang Kirim Tim Perawat untuk Bantu Korban Gempa Cianjur

Unand Padang Kirim Tim Perawat untuk Bantu Korban Gempa Cianjur

Regional
Situasi Mulai Kondusif, 47 Warga Kembali ke Kiwirok Papua Pegunungan

Situasi Mulai Kondusif, 47 Warga Kembali ke Kiwirok Papua Pegunungan

Regional
Mahasiswi di NTT Tipu Orangtuanya, Keluarga Telanjur Datang ke Wisuda dengan Pikap, Ternyata Skripsi Belum Rampung

Mahasiswi di NTT Tipu Orangtuanya, Keluarga Telanjur Datang ke Wisuda dengan Pikap, Ternyata Skripsi Belum Rampung

Regional
Sempat Lumpuh Total Tertutup Longsor, Jalur Kebumen-Banjarnegara Sudah Bisa Dilalui Kendaraan

Sempat Lumpuh Total Tertutup Longsor, Jalur Kebumen-Banjarnegara Sudah Bisa Dilalui Kendaraan

Regional
8 Pelajar di Kabupaten Serang Jadi Tersangka Kepemilikan Senjata Tajam untuk Tawuran

8 Pelajar di Kabupaten Serang Jadi Tersangka Kepemilikan Senjata Tajam untuk Tawuran

Regional
Istri Oknum Dosen di Sikka Mengadu Suaminya Selingkuh dengan Staf, Ini Kata Pihak Kampus

Istri Oknum Dosen di Sikka Mengadu Suaminya Selingkuh dengan Staf, Ini Kata Pihak Kampus

Regional
Amankan Natal dan Tahun Baru, 3.067 Personel Gabungan Polda Sumsel Diturunkan

Amankan Natal dan Tahun Baru, 3.067 Personel Gabungan Polda Sumsel Diturunkan

Regional
Bunga Bangkai Raksasa Setinggi 4 Meter Mekar di Agam Sumbar

Bunga Bangkai Raksasa Setinggi 4 Meter Mekar di Agam Sumbar

Regional
Gibran Sebut Undangan Pernikahan Kaesang-Erina Disebar Bertahap, Pejabat  hingga Ketum Parpol Turut Diundang

Gibran Sebut Undangan Pernikahan Kaesang-Erina Disebar Bertahap, Pejabat hingga Ketum Parpol Turut Diundang

Regional
Pemuda di Riau Sulap 2.500 Botol Air Mineral Bekas Jadi Pohon Natal Setinggi 6 Meter

Pemuda di Riau Sulap 2.500 Botol Air Mineral Bekas Jadi Pohon Natal Setinggi 6 Meter

Regional
Gempa M 4,4 Guncang Sumbawa, Tak Berpotensi Tsunami

Gempa M 4,4 Guncang Sumbawa, Tak Berpotensi Tsunami

Regional
Penerbangan ke Nagan Raya Aceh Terdampak Bibit Siklon 96 B

Penerbangan ke Nagan Raya Aceh Terdampak Bibit Siklon 96 B

Regional
2 Remaja Kakak Adik di Lombok Tengah Dilaporkan Hilang, Terakhir Meninggalkan Rumah Gunakan Motor

2 Remaja Kakak Adik di Lombok Tengah Dilaporkan Hilang, Terakhir Meninggalkan Rumah Gunakan Motor

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.