Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 15/08/2022, 12:50 WIB

PEMALANG, KOMPAS.com - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo kembali menyampaikan pesan khusus saat menjadi inspektur upacara di hari peringatan dirgahayu ke-72 Jawa Tengah.

Pesan itu terkait tertangkapnya Bupati Pemalang Mukti Agung Wibowo bersama sejumlah pejabat Pemkab Pemalang lainnya oleh KPK dalam kasus dugaan jual beli jabatan pada Kamis (11/8/2022) lalu.

Dalam video yang disiarkan langsung melalui channel YouTube milik Pemprov Jateng itu, Ganjar menilai tertangkapnya bupati Pemalang dan sejumlah pejabat lainnya oleh KPK adalah bentuk sebuah penghianatan di HUT ke-72 Jawa Tengah.

Baca juga: Dari 34 Orang yang Diamankan KPK Saat OTT di Pemalang, 6 Jadi Tersangka, Siapa Saja?

"Di hari jadi Provinsi Jawa Tengah ke-72 kali ini, kita sama-sama menerima pukulan yang menyakitkan dengan ditangkapnya bupati dan beberapa pejabat di Kabupaten Pemalang beberapa hari yang lalu," kata Ganjar.

"Ada noda yang terlempar ke muka kita, ada pengkhianatan yang kita terima pada hari yang mestinya kita bangga dan bahagia," ujar dia.

Diketahui, sehari setelah OTT KPK terhadap bupati Pemalang, Jumat (12/8/2022), Ganjar langsung berkunjung ke Pemalang untuk memberikan arahan kepada wakil bupati sebagai pelaksana harian (Plh).

Baca juga: Ada Karangan Bunga Terima Kasih KPK di Depan Kantor Bupati Pemalang

Dalam kunjungannya itu, Ganjar juga berpesan kepada seluruh kepala daerah khususnya di Jawa Tengah.

"Menghentikan urusan minta komisi, atur-mengatur proyek, jual beli jabatan atau apapun sejenisnya," ungkap dia.

Ganjar mengaku sudah berkali-kali menyampaikan pesan tersebut kepada para pejabat di Jateng.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Harga Kedelai Tembus Rp 13.000 Per Kg, Ukuran Tahu dan Tempe di Semarang Mengecil

Harga Kedelai Tembus Rp 13.000 Per Kg, Ukuran Tahu dan Tempe di Semarang Mengecil

Regional
Polisi Selidiki Pengeroyokan Pria oleh Kelompok Baju Hitam di SPBU di Banyuwangi

Polisi Selidiki Pengeroyokan Pria oleh Kelompok Baju Hitam di SPBU di Banyuwangi

Regional
Kapolda NTT Akan Tindak Tegas Pihak yang Ganggu Pembangunan KEK Golo Mori Labuan Bajo

Kapolda NTT Akan Tindak Tegas Pihak yang Ganggu Pembangunan KEK Golo Mori Labuan Bajo

Regional
Sengketa Tanah antara TNI AL dan Pengembang Perumahan di Semarang Belum Ada Titik Temu, BPN Beri Penjelasan

Sengketa Tanah antara TNI AL dan Pengembang Perumahan di Semarang Belum Ada Titik Temu, BPN Beri Penjelasan

Regional
263 Hektar Kebun di Aceh Utara Teredam Banjir, Petani Bakal Rugi

263 Hektar Kebun di Aceh Utara Teredam Banjir, Petani Bakal Rugi

Regional
Trauma Disiksa Saat Kena Razia di Lampung, Manusia Silver: Kita Cari Aman Aja

Trauma Disiksa Saat Kena Razia di Lampung, Manusia Silver: Kita Cari Aman Aja

Regional
Gibran Cerita Sampaikan Pembangunan Jalan Tol Lingkar Solo Mulai 2025, Bupati Sukoharjo dan Klaten Belum Setuju

Gibran Cerita Sampaikan Pembangunan Jalan Tol Lingkar Solo Mulai 2025, Bupati Sukoharjo dan Klaten Belum Setuju

Regional
Aniaya Pedagang karena Tak Berikan Rokok, 2 Pelajar di Kupang Ditangkap

Aniaya Pedagang karena Tak Berikan Rokok, 2 Pelajar di Kupang Ditangkap

Regional
Usai Cekik Istri hingga Tewas, Pria di Brebes Datangi Kakak Korban dan Minta Maaf

Usai Cekik Istri hingga Tewas, Pria di Brebes Datangi Kakak Korban dan Minta Maaf

Regional
Bupati Mimika Terjerat Korupsi Pembangunan Gereja, Plt-nya Tersangka Kasus Pengadaan Pesawat

Bupati Mimika Terjerat Korupsi Pembangunan Gereja, Plt-nya Tersangka Kasus Pengadaan Pesawat

Regional
Ingin Buat Wisata Penangkaran Buaya, Bupati Malaka: Harapan Saya Ada Investor dari Pemerintah Pusat

Ingin Buat Wisata Penangkaran Buaya, Bupati Malaka: Harapan Saya Ada Investor dari Pemerintah Pusat

Regional
Usai Bunuh Istri, Pria di Kebumen Coba Bunuh Diri

Usai Bunuh Istri, Pria di Kebumen Coba Bunuh Diri

Regional
Walhi Aceh: Kaji Ulang Izin di Kawasan Hutan, jika Ingin Atasi Banjir

Walhi Aceh: Kaji Ulang Izin di Kawasan Hutan, jika Ingin Atasi Banjir

Regional
Desa Bantu Buatkan KTP bagi Agus, Pria yang Kabur 25 Tahun karena Takut Disunat, demi Obati Diabetesnya

Desa Bantu Buatkan KTP bagi Agus, Pria yang Kabur 25 Tahun karena Takut Disunat, demi Obati Diabetesnya

Regional
Sering Hujan dan Dilalui Kendaraan Berat, Jalan Pantura di Kendal Mulai Banyak Lubang

Sering Hujan dan Dilalui Kendaraan Berat, Jalan Pantura di Kendal Mulai Banyak Lubang

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.