Kompas.com - 14/08/2022, 08:31 WIB

KOMPAS.com - Kemarahan Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka tak terbendung mengetahui seorang warganya dipukul oleh Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres).

Disebutkan bahwa pemukulan terjadi terhadap seorang sopir truk dan dua kernetnya di kawasan Manahan, Kota Solo, Jawa Tengah pada 9 Agustus 2022.

 

 

Peristiwa dugaan pemukulan itu diketahui berawal dari twit akun Twitter @txtdrberseragam.

Terdapat pesan yang dikirim kepada akun tersebut yang diduga dari anak sopir korban kekerasan Paspampres.

Baca juga: Detik-detik Gibran Marah ke Paspampres yang Pukul Sopir Truk di Solo: Saya Enggak Terima Warga Saya Digituin

Baca juga: Fakta di Balik Gibran Copot Paksa Masker Anggota Paspampres yang Pukul Sopir Truk di Solo

"izin cerita kejadian yang menimpa ayah saya min, kejadian selasa 9 Agustus 2022 di lampu merah pertigaan Manahan Solo. Ayah saya mengemudikan truk di belakang bis dan rombongan motor, karna lampu sudah hijau. lalu tiba2 ada mobil Paspampres yang nyelonong melanggar lampu merah dari arah samping. bis di depan sudah lewat duluan, rombongan motor mengklakson mobil tersebut tapi mobilnya tetep nekat, akhirnya malah kena bagian bak samping truk ayah saya," tulis pesan itu, seperti dikutip TribunSolo.com, Jumat (12/8/2022).

Setelah itu, sopir menepi. Namun tiga orang yang diduga Paspampres langsung memukul sopir tersebut.

Sopir kemudian diminta mengganti rugi oleh orang yang diduga Paspampres tersebut. Kemudian SIM yang bersangkutan diminta.

"Karna merasa tertabrak dan ada kerusakan, ayah saya menepi lalu berhenti. mobil Paspampres lalu berhenti. mobil Paspampres tersebut juga berhenti, kaca depan mobilnya rusak. Pas ayah saya turun, ada 3 orang dengan seragam dinasnya dari mobil tersebut yang turun lalu langsung memukul ayah saya tanpa bilang apa2. 2 kernet ayah saya juga ikut dipukul," tulisnya.

"Lalu mereka baru mau ngomong, minta ganti rugi. ayah saya bilang "pak, kalau saya salah saya minta maaf, sekarang bapak mau nahan apa saya kasih". Saat bicara pun ayah saya juga masih mendapat kekerasan fisik. akhirnya SIM ayah saya diminta oleh paspampers," tambahnya.

Saat ini unggahan tersebut sudah dihapus oleh pemilik akun.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mahasiswa Ditemukan Meninggal di Bima, Polisi: Murni karena Sakit, Ada Riwayat Penyakit Mag Kronis

Mahasiswa Ditemukan Meninggal di Bima, Polisi: Murni karena Sakit, Ada Riwayat Penyakit Mag Kronis

Regional
Hilang 5 Hari, Siswa SMA di Sumsel Ditemukan Tewas Membusuk di Gorong-gorong

Hilang 5 Hari, Siswa SMA di Sumsel Ditemukan Tewas Membusuk di Gorong-gorong

Regional
Mobil Boks Tabrak Pasien Berkursi Roda di RS Johannes Kupang, Korban Tewas

Mobil Boks Tabrak Pasien Berkursi Roda di RS Johannes Kupang, Korban Tewas

Regional
Apa Bahaupm Bide Bahana TBBR yang Dihadiri Jokowi di Pontianak?

Apa Bahaupm Bide Bahana TBBR yang Dihadiri Jokowi di Pontianak?

Regional
Diadang OTK, 1 Personel Satgas Damai Cartenz Gugur Tertembak

Diadang OTK, 1 Personel Satgas Damai Cartenz Gugur Tertembak

Regional
Penyelundupan Sabu ke Lapas Ambon lewat Botol Bedak Digagalkan, Penitip Barang Ditangkap

Penyelundupan Sabu ke Lapas Ambon lewat Botol Bedak Digagalkan, Penitip Barang Ditangkap

Regional
5 Truk Pengangkut 60 Ton Solar Ilegal Asal Muba Ditangkap Saat Menunggu Kapal di Dermaga Desa Prajen

5 Truk Pengangkut 60 Ton Solar Ilegal Asal Muba Ditangkap Saat Menunggu Kapal di Dermaga Desa Prajen

Regional
Intiyas Utami Resmi Jadi Rektor Perempuan Pertama di UKSW

Intiyas Utami Resmi Jadi Rektor Perempuan Pertama di UKSW

Regional
Kisah Sulipah, 15 Tahun Mengadu Nasib Jadi TKW, Tewas Tenggelam Bersama Balitanya Saat Menuju Malaysia

Kisah Sulipah, 15 Tahun Mengadu Nasib Jadi TKW, Tewas Tenggelam Bersama Balitanya Saat Menuju Malaysia

Regional
Aniaya Sopir Truk, 4 Orang Diduga Petugas Bea Cukai Tanjungpinang Dilaporkan ke Polres Bintan

Aniaya Sopir Truk, 4 Orang Diduga Petugas Bea Cukai Tanjungpinang Dilaporkan ke Polres Bintan

Regional
Masa Tahanan 5 Tersangka Dugaan Korupsi Monumen Pasai Aceh Diperpanjang

Masa Tahanan 5 Tersangka Dugaan Korupsi Monumen Pasai Aceh Diperpanjang

Regional
Hujan Deras Guyur Pemakaman TKW Grobogan dan Balitanya Korban Tenggelam di Batam

Hujan Deras Guyur Pemakaman TKW Grobogan dan Balitanya Korban Tenggelam di Batam

Regional
Konser Amal “Gitaris untuk Negeri: Donasi Gempa Cianjur”

Konser Amal “Gitaris untuk Negeri: Donasi Gempa Cianjur”

Regional
Soal Tambang Ilegal, Bupati Klaten: Intinya Saya Terima Kasih dengan Mas Gibran

Soal Tambang Ilegal, Bupati Klaten: Intinya Saya Terima Kasih dengan Mas Gibran

Regional
Mendag Zulkifli Hasan Bantah Titip Keponakan Masuk Kedokteran Unila

Mendag Zulkifli Hasan Bantah Titip Keponakan Masuk Kedokteran Unila

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.