Bupati Pemalang Ditangkap KPK, Inilah Profil dan Perjalanan Karier Politiknya

Kompas.com - 12/08/2022, 10:16 WIB

PEMALANG, KOMPAS.com - Bupati Pemalang Mukti Agung Wibowo dikabarkan tersandung Operasi Tangkap Tangan (OTT) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Kamis (11/8/2022).

Selain Bupati Pemalang, tim KPK juga mengamankan sejumlah pihak lainnya lebih kurang ada 20 orang yang ditangkap KPK.

Lantas seperti apa biodata dan profil lengkap, Bupati Pemalang Mukti Agung Wibowo.

Baca juga: Profil Bupati Pemalang yang Ditangkap KPK, Pernah Berjanji Serahkan Gajinya ke Rakyat

 

Kompas.com mencoba merangkum dari berbagai sumber sebagai berikut:

Dalam karier politiknya di Kabupaten Pemalang, Mukti Agung Wibowo sempat menjabat sebagai wakil bupati berpasangan dengan Junaedi setelah menang dalam Pilkada 2010 dengan perolehan 46,52 persen.

Selanjutnya, pada Pilkada 2015 terjadi pecah kongsi, Mukti Agung Wibowo berpasangan dengan Afifudin maju melawan dua kandidat lainnya Junaedi-Martono dan Mukhammad Arifin-Romi Indiarto.

Namun, kala itu Agung hanya mendapat 39.81 persen suara, kalah dari pasangan Junaedi-Martono dengan 49,79 persen.

Baca juga: Kantor Bupati Pemalang Didatangi Petugas KPK, Ada Ruangan Dinas yang Disegel

Berlanjut di Pilkada Pemalang 2020, Mukti Agung Wibowo kembali tampil sebagai calon bupati dari parpol pengusung PPP dan Gerindra.

Mukti Agung Wibowo dipasangkan dengan Mansur Hidayat, dengan nomor urut dua pada pasangan Calon Bupati Pemalang dan Wakil Bupati Pemalang.

Pasangan Agung-Mansur ditetapkan sebagai pemenang Pilkada Pemalang 2020 dengan perolehan suara sebanyak 338.905 suara.

Halaman:
 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kawanan Monyet Liar Resahkan Warga Sukorame Kota Kediri

Kawanan Monyet Liar Resahkan Warga Sukorame Kota Kediri

Regional
Anggota DPRD Palembang yang Aniaya Perempuan di SPBU Beri Uang Damai Rp 100 Juta, Kejari: Sidang Tetap Berjalan

Anggota DPRD Palembang yang Aniaya Perempuan di SPBU Beri Uang Damai Rp 100 Juta, Kejari: Sidang Tetap Berjalan

Regional
Banyak Remaja Hamil Duluan, Permohonan Dispensasi Nikah di Kaltim Melonjak

Banyak Remaja Hamil Duluan, Permohonan Dispensasi Nikah di Kaltim Melonjak

Regional
Terdampak Sedimentasi Sungai, Jalan dan Pemukiman di Babel Terendam Banjir

Terdampak Sedimentasi Sungai, Jalan dan Pemukiman di Babel Terendam Banjir

Regional
2 Oknum Polisi yang Jilat Kue Ultah TNI Ditahan, Pangdam XVIII Kasuari: Kami Utamakan Sinergitas Polri dan TNI

2 Oknum Polisi yang Jilat Kue Ultah TNI Ditahan, Pangdam XVIII Kasuari: Kami Utamakan Sinergitas Polri dan TNI

Regional
Mobil Rombongan Tamu Pesta Pernikahan Tabrak Pagar di Kupang, 4 Tewas

Mobil Rombongan Tamu Pesta Pernikahan Tabrak Pagar di Kupang, 4 Tewas

Regional
Kasus Perpeloncoan Maba, Universitas Jember Temukan Adanya Kekerasan Verbal

Kasus Perpeloncoan Maba, Universitas Jember Temukan Adanya Kekerasan Verbal

Regional
Gaji ASN Pemkot Solo Tidak Cukup Buat Beli Rumah di Dalam Kota dan Kawasan Terdekat

Gaji ASN Pemkot Solo Tidak Cukup Buat Beli Rumah di Dalam Kota dan Kawasan Terdekat

Regional
Perebutan Warisan Jadi Motif Satu Keluarga di Lampung Dibunuh dan Dibuang ke 'Septic Tank'

Perebutan Warisan Jadi Motif Satu Keluarga di Lampung Dibunuh dan Dibuang ke "Septic Tank"

Regional
 Kronologi dan Motif Ibu Kandung Bunuh Anak di Sragen, Terancam 15 Tahun Penjara

Kronologi dan Motif Ibu Kandung Bunuh Anak di Sragen, Terancam 15 Tahun Penjara

Regional
Fakta Pembunuhan Satu Keluarga di Lampung, Mayat Ditemukan di Septic Tank hingga Pelaku Ayah dan Anak

Fakta Pembunuhan Satu Keluarga di Lampung, Mayat Ditemukan di Septic Tank hingga Pelaku Ayah dan Anak

Regional
Banjir Aceh Utara Meluas ke 12 Kecamatan, 1 Warga Tewas

Banjir Aceh Utara Meluas ke 12 Kecamatan, 1 Warga Tewas

Regional
Lakukan Pencucian Uang Bisnis Narkoba, IRT di Semarang Beli Aset Senilai Ratusan Juta Rupiah

Lakukan Pencucian Uang Bisnis Narkoba, IRT di Semarang Beli Aset Senilai Ratusan Juta Rupiah

Regional
Kronologi Satu Keluarga Ditemukan Tewas di 'Septic Tank', Korban dan Pelaku Sempat Berkelahi di Pasar

Kronologi Satu Keluarga Ditemukan Tewas di "Septic Tank", Korban dan Pelaku Sempat Berkelahi di Pasar

Regional
Aniaya Warga di Kafe dengan Senjata Tajam, 2 Pria Ditangkap

Aniaya Warga di Kafe dengan Senjata Tajam, 2 Pria Ditangkap

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.