Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Saat Camat Payakumbuh Dicopot gara-gara Bikin Video Bergaya Citayam Fashion Week...

Kompas.com - 08/08/2022, 13:49 WIB
David Oliver Purba

Editor

PADANG, KOMPAS.com - Dewi Novita dicopot dari jabatannya sebagai Camat Payakumbuh Timur, Kota Payakumbuh, Sumatera Barat, gara-gara membuat dan mengunggah video ala Citayam Fashion Week di akun media sosial miliknya.

Dewi tak menyangka niatnya untuk menginspirasi anak muda agar bisa berkreativitas malah menjadi bumerang.

Baca juga: Camat di Payakumbuh Dicopot Usai Bikin Video ala Citayam Fashion Week

Dia mengatakan, video ala tongkrongan remaja SCBD (Sudirman, Citayam, Bojonggede, Depok), Jakarta Pusat, itu dibuat di Simpang Benteng, Payakumbuh, beberapa waktu lalu.

Baca juga: Dicopot Usai Unggah Video Ala Citayem Fashion Week, Camat Payakumbuh Timur: Itu untuk Kreatifitas

Tidak ada acara apa pun yang menyertai saat konten tersebut dibuat.

"Itu bertujuan agar kaum muda mampu meningkatkan kreativitasnya. Saya tidak tahu kenapa akhirnya jadi masalah," kata Dewi saat dihubungi Kompas.com, Senin (8/8/2022).

Dewi menyebut, sebelumnya Majelis Ulama Indonesia (MUI) Payakumbuh sempat berkomentar lewat di media sosial yang menilai pakaian yang dilanggar Dewi melanggar norma kesopanan.

Namun, Dewi merasa pakaian yang dikenakannya masih sopan. Saat membuat video, dia menggunakan pakaian dinas.

"Saya rasa tidak ada yang salah. Sopan dan ini bertujuan untuk meningkatkan kreativitas kaum muda," kata Dewi.

Meski demikian, Dewi legowo dengan keputusan tersebut.

"Ini kan keputusan pimpinan dan saya menerimanya," kata Dewi.

Sementara, Sekretaris Daerah Kota Payakumbuh Rida Ananda membenarkan bahwa Camat Payakumbuh Timur Dewi Novita dimutasi menjadi Sekretaris Satpol PP Payakumbuh.

Rida mengeklaim bahwa mutasi tersebut merupakan hal biasa di pemerintahan.

"Betul, Beliau sudah dimutasi ke Sekretaris Satpol PP Payakumbuh. Ini kan mutasi dan biasa dalam roda pemerintahan," kata Rida. (Penulis Kontributor Padang, Perdana Putra | Editor David Oliver Purba)

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com