Dihantam Gelombang Tinggi, 2 Remaja di Balikpapan Terseret Ombak Pantai Kemala

Kompas.com - 07/08/2022, 07:47 WIB

BALIKPAPAN, KOMPAS.com - Dua remaja di Balikpapan, Kalimantan Timur, Fernando (13) dan Davis (13) nyaris meregang nyawa usai terseret ombak saat berenang di Pantai Kemala pada Sabtu (6/8/2022) pukul 17.00 Wita. 

Keduanya berhasil diselamatkan dan langsung dievakuasi ke RS Bhayangkara yang hanya berjarak 100 meter dari lokasi kejadian. 

Kejadian bermula saat keduanya asyik bermain di Pantai Kemala bersama dua orang temannya yang lain.

Baca juga: Sedang Terapi di Laut, Lansia di Balikpapan Tewas Tenggelam Terseret Ombak

 

Korban kemudian berenang di bibir pantai dalam kondisi gelombang cukup tinggi. Tak lama keduanya terseret arus hingga beberapa meter ke tengah laut. 

"Mereka berempat ini lagi berenang di Pantai Kemala. Terus yang dua orang ini terbawa arus ke tengah, jadinya teman-teman ya teriak minta tolong," kata Kasat Polair Polresta Balikpapan AKP Kasianto kepada Kompas.com, Sabtu. 

Beruntung tak jauh dari lokasi kejadian terdapat Mako Ditsabhara Polda Kaltim. Personel Sabhara yang saat itu berada di Mako pun langsung bergegas menyelamatkan korban dengan menggunakan pelampung. 

"Untungnya di situ kan ada jajaran Sabhara, jadi pas kejadian langsung ditolong sama jajaran Sabhara ke pinggir pantai," tuturnya. 

Baca juga: 2 Remaja di Lombok Terseret Ombak Saat Mandi di Pantai Bangsal

Kedua korban yang tidak sadarkan diri langsung dibawa ke rumahs sakit. Keduanya berhasil selamat setelah mendapat pertolongan dan tak lama kemudian sadar. 

"Tadi satu orang masih belum sadarkan diri, sekarang keduanya sudah siuman. Ini masih proses pemulihan dulu di Rumah Sakit Bhayangkara," ungkapnya. 

Kasianto mengimbau kepada masyarakat agar berhati-hati ketika beraktivitas di pantai atau laut karena kondisi angin cukup kencang dan gelombang tinggi. 

"Mohon untuk berhati-hati jika beraktivitas di air. Saat ini angin kencang, gelombang juga tinggi. Jadi bahaya kalau mau berenang," pungkasnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan Video Lainnya >

Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

UMP Jatim 2023 Naik 7,8 Persen, Jadi Rp 2,040 Juta

UMP Jatim 2023 Naik 7,8 Persen, Jadi Rp 2,040 Juta

Regional
4 Pelaku Penyerangan dan Perusakan Masjid Al Markaz Maros Ditangkap, 3 Buron

4 Pelaku Penyerangan dan Perusakan Masjid Al Markaz Maros Ditangkap, 3 Buron

Regional
1.000 Siswa Jalani Imunisasi Polio di Pidie Aceh

1.000 Siswa Jalani Imunisasi Polio di Pidie Aceh

Regional
Tiba di Jayapura, Wapres akan Kunjungi 2 Provinsi Baru di Papua

Tiba di Jayapura, Wapres akan Kunjungi 2 Provinsi Baru di Papua

Regional
Rusun Keuskupan Larantuka Senilai Rp 22,3 Miliar Siap Dihuni

Rusun Keuskupan Larantuka Senilai Rp 22,3 Miliar Siap Dihuni

Regional
IDI Sumbar Tolak RUU Kesehatan Omnibus Law yang Dibahas DPR

IDI Sumbar Tolak RUU Kesehatan Omnibus Law yang Dibahas DPR

Regional
Anak Kedua Diduga Bunuh Ayah, Ibu dan Kakaknya di Magelang, Campur Racun ke Minuman Teh dan Kopi

Anak Kedua Diduga Bunuh Ayah, Ibu dan Kakaknya di Magelang, Campur Racun ke Minuman Teh dan Kopi

Regional
Salah Gunakan Narkoba, 7 Polisi di Babel Dipecat dengan Tidak Hormat

Salah Gunakan Narkoba, 7 Polisi di Babel Dipecat dengan Tidak Hormat

Regional
UMP Sulut 2023 Naik Jadi Rp Rp 3.485.000, Gubernur Minta Pengusaha Ikuti Ketetapan

UMP Sulut 2023 Naik Jadi Rp Rp 3.485.000, Gubernur Minta Pengusaha Ikuti Ketetapan

Regional
Ganjar Ungkapkan Tak Disukai Teman karena Minta Mereka Mengurus Izin Tambang Galian C

Ganjar Ungkapkan Tak Disukai Teman karena Minta Mereka Mengurus Izin Tambang Galian C

Regional
Naik Dango, Tradisi Suku Dayak Kanayatn: Asal-usul, Tujuan, dan Pelaksanaan

Naik Dango, Tradisi Suku Dayak Kanayatn: Asal-usul, Tujuan, dan Pelaksanaan

Regional
Sengketa Lahan di Mandalika, Puluhan KK Serahkan Data Tanah ke Biro Hukum NTB

Sengketa Lahan di Mandalika, Puluhan KK Serahkan Data Tanah ke Biro Hukum NTB

Regional
Curi Akuarium dan Sepeda di Rumah Warga, Siswa SMA di Kupang Ditangkap

Curi Akuarium dan Sepeda di Rumah Warga, Siswa SMA di Kupang Ditangkap

Regional
20 Satwa Endemik Dilepasliarkan ke Habitatnya di Pulau Seram

20 Satwa Endemik Dilepasliarkan ke Habitatnya di Pulau Seram

Regional
Alasan Pria di Ende Lakukan Penganiayaan, Polisi: Korban Tak Mengaku Lecehkan Keponakan Pelaku

Alasan Pria di Ende Lakukan Penganiayaan, Polisi: Korban Tak Mengaku Lecehkan Keponakan Pelaku

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.