Kasus Suap Eks Wali Kota Ambon, Anak Tersangka Diperiksa KPK

Kompas.com - 05/08/2022, 17:33 WIB

AMBON, KOMPAS.com- Tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa sebelas orang saksi terkait kasus dugaan suap dan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) izin prinsip pembangunan gerai Alfamidi di Kota Ambon tahun 2020.

Salah satu yang diperiksa adalah anak dari mantan Wali Kota Ambon Richard Louhenapessy yakni Erleen Louhenapessy.

Erleen diperiksa pada Jumat (5/8/2022) di markas Brimob Polda Maluku, kawasan Tantui Ambon

Baca juga: KPK Perpanjang Masa Penahanan Eks Wali Kota Ambon Selama 30 Hari

“Hari ini pemeriksaan saksi tindak pidana korupsi dan TPPU persetujuan prinsip pembangunan Gerai Alfamidi Tahun 2020 di Pemerintahan Kota Ambon dengan tersangka RL,” kata Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri kepada Kompas.com dalam keterangan tertulis, Jumat.

Dalam kasus ini, penyidik KPK telah menetapkan Richard Louhenapessy sebagai tersangka.

Mantan Wali Kota Ambon tersebut ditetapkan sebagai tersangka bersama salah satu staf tata usaha pemkot Ambon, Andrew Huhanussa dan seorang karyawan Alfamidi bernama Amri.

Baca juga: Dalami Kepemilikan Aset Eks Wali Kota Ambon, KPK Periksa Mantan Sekkot hingga IRT

Adapun sepuluh saksi lainnya yang diperiksa penyidik KPK yakni Sekretaris Dinas Kesehatan Kota Ambon, Tjiang Roberth Chanda, Bendahara Sekretaris Kota Ambon, Yolanda Lenny Rosfader dan mantan Kepala Bappeda Kota Ambon, Dominggus Matulapelwa.

Selanjutnya, Kasubag LPSE, Sekretariat Kota Ambon Pokja II, Yudha Sumantri, Kasubag Biro Pemerintahan Selly Shirley Pordania Kalahatu, dua ASN pemkot Ambon Handry Marcus Tomasoa dan Yunus Syaranamual dan seorang pegawai honorer, Welson Fernelanan.

Penyidik KPK juga memeriksa dua orang lainnya dari pihak swasta yakni Novfy Elkheus Warella, Imanuel Arnold Noya.

“Pemeriksaan para saksi ini berlangsung di markas Brimob Polda Maluku,” katanya.

Baca juga: Polisi Gadungan Ditangkap di Ambon, Kerap Razia Tengah Malam dan Sita 16 HP Pengendara

 

Selain memeriksa sebelas saksi di Ambon, di hari yang sama kata Ali Fikri, penyidik KPK juga ikut memeriksa General Manager License PT Midi Utama Indonesia tbk, Agus Toto Ganeffian di gedung Merah Putih KPK Jakarta.

“Hari ini pemeriksaan saksi atas nama Agus Toto Ganeffian, General Manager License PT Midi Utama Indonesia dilakukan di gedung Merah Putih KPK Jakarta,” katanya.

Untuk diketahui mantan wali Kota Ambon Richard Louhenapessy ditetapkan sebagai tersangka oleh penyidik KPK terkait kasus pemberian izin prinsip pembangunan gerai Alfamidi di kota Ambon tahun 2020 pada 13 Mei 2022 lalu.

Setelah pengembangan kasus itu dilakukan, Richard kembali ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK terkait kasus dugaan tindak pidana pencucian uang (TPPU) pada 4 Juli 2022.

Dalam kasus itu, Richard diduga menerima suap sebesar Rp 500 juta. 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polisi Tangkap Pasangan Kekasih Pembuang Bayi Dalam Keresek di Mamuju

Polisi Tangkap Pasangan Kekasih Pembuang Bayi Dalam Keresek di Mamuju

Regional
Kasus Korupsi di Bank BJB Cabang Pekanbaru, 2 Terdakwa Divonis 7 Tahun Penjara

Kasus Korupsi di Bank BJB Cabang Pekanbaru, 2 Terdakwa Divonis 7 Tahun Penjara

Regional
Antisipasi Natal dan Tahun Baru, Akses dan Parkir Pelabuhan Bakauheni Diperluas

Antisipasi Natal dan Tahun Baru, Akses dan Parkir Pelabuhan Bakauheni Diperluas

Regional
Tabrak Truk Kontainer yang Sedang Parkir karena Mengantuk, Pengendara Motor di Balikpapan Kritis

Tabrak Truk Kontainer yang Sedang Parkir karena Mengantuk, Pengendara Motor di Balikpapan Kritis

Regional
Persiapan Tasyakuran Pernikahan Kaesang-Erina di Pura Mangkunegaran Sudah 80 Persen

Persiapan Tasyakuran Pernikahan Kaesang-Erina di Pura Mangkunegaran Sudah 80 Persen

Regional
Daftar UMP dan UMK Riau 2023, Berlaku Mulai 1 Januari 2023

Daftar UMP dan UMK Riau 2023, Berlaku Mulai 1 Januari 2023

Regional
Panitia Pernikahan Kaesang-Erina Siapkan Makanan Gratis untuk Pesta Rakyat di CFD Solo Mulai Pagi, Libatkan 34 Perusahaan

Panitia Pernikahan Kaesang-Erina Siapkan Makanan Gratis untuk Pesta Rakyat di CFD Solo Mulai Pagi, Libatkan 34 Perusahaan

Regional
Sempat Ditengok Pratama Arhan, Stadion Kridaloka Blora Berbenah

Sempat Ditengok Pratama Arhan, Stadion Kridaloka Blora Berbenah

Regional
Pria Pemerkosa 5 Anak dan 2 Cucu di Ambon Divonis Penjara Seumur Hidup

Pria Pemerkosa 5 Anak dan 2 Cucu di Ambon Divonis Penjara Seumur Hidup

Regional
Pelapor Bupati Alor ke Polisi atas Tudingan Perusakan Mangrove Ternyata Keponakan Kandung

Pelapor Bupati Alor ke Polisi atas Tudingan Perusakan Mangrove Ternyata Keponakan Kandung

Regional
Jelang Pernikahan Kaesang-Erina, Okupansi Hotel di Solo Capai 90 Persen

Jelang Pernikahan Kaesang-Erina, Okupansi Hotel di Solo Capai 90 Persen

Regional
Pintu Masuk Mapolres Bima Dijaga Ketat Imbas Bom Bunuh Diri di Bandung

Pintu Masuk Mapolres Bima Dijaga Ketat Imbas Bom Bunuh Diri di Bandung

Regional
3 Warga Mengaku Ratu Adil dan Imam Mahdi Minta Maaf, Ini Motifnya

3 Warga Mengaku Ratu Adil dan Imam Mahdi Minta Maaf, Ini Motifnya

Regional
Daftar UMK 2023 di Riau, Berlaku 1 Januari 2023

Daftar UMK 2023 di Riau, Berlaku 1 Januari 2023

Regional
Insiden Bom Bunuh Diri di Polsek Astanaanyar Bandung, Kapolres Banyumas: Tidak Perlu Takut tapi Harus Waspada

Insiden Bom Bunuh Diri di Polsek Astanaanyar Bandung, Kapolres Banyumas: Tidak Perlu Takut tapi Harus Waspada

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.