Kompas.com - 04/08/2022, 11:21 WIB

ACEH UTARA, KOMPAS.com - PT. Pema Global Energi (PGE) tengah melakukan pencarian sumber migas baru dengan seismik 3D di Kabupaten Aceh Utara dan Kabupaten Aceh Timur, Provinsi Aceh.

Kegiatan seismik ini seluas 250 kilometer persegi, yang tersebar di Kecamatan Syamtalira Bayu, Samudera, Meurah Mulia, Nibong, Tanah Luas, Syamtalira Aron, Lhoksukon, Baktiya, Baktiya Barat, Seunudon dan Lapang, Kabupaten Aceh Utara.

Sedangkan di Kabupaten Aceh Timur hanya satu kecamatan yaitu Kecamatan Madat.

Direktur utama PGE, Teuku Muda Ariaman dalam keterangan persnya, Kamis (4/8/2022) menyebutkan, survei seismik 3D menggunakan mobil vibroseis yang akan melakukan getaran pada tanah untuk menghasilkan data.

Baca juga: Sumbawa Minta Tambahan Kuota Elpiji Subsidi ke Dirjen Migas

“Teknisnya, saat beroperasi truk vibroseis akan menurunkan alat semacam vibrator yang ditempelkan ke tanah. Dari vibrator itu muncul getaran. Getaran ini yang nantinya ditangkap oleh unit lainnya yang disebut Lobo untuk diteliti oleh tim ahli," sebut Teuku Muda.

Dia menyebutkan, perusahaan plat merah milik Pemerintah Aceh itu saat ini mengelola ladang minyak dan gas peninggalan Exxon Mobil dan Pertamina Hulu Energi NSB yang dikenal dengan sebutan Blok B.

“Ladang Migas yang disebut Blok B ini hanya memiliki nilai ekonomi dua atau tiga tahun ke depan. Maka kita harus cari sumber minyak dan gas baru. Jika tidak, maka sangat rugi bagi Aceh karena PGE terpaksa berhenti beroperasi,” sebutnya.

"Kalau tidak dilakukan pencarian sumber migas baru maka PGE akan berhenti beroperasi. Maka akan sangat besar kerugian bagi Aceh. Oleh karena itu kami mohon dukungan sepenuhnya dari semua pihak untuk menyukseskan kegiatan ini" ujar Teuku Muda.

Jika seismik yang baru dilakukan menemukan cadangan minyak dan gas baru, maka gas tersebut bisa didistribusikan untuk industri lainnya di Aceh seperti PT Pupuk Iskandar Muda, dan lain sebagainya.

Baca juga: Bertemu Presiden Timor Leste, Bupati Blora Diskusi Migas hingga Kerajinan Kayu Jati

Sementara itu, Perwakilan Badan Pengelola Migas Aceh (PBMA), Muhammad Makmun, menyampaikan bahwa kegiatan seismik 3D seismik yang dilakukan PGE adalah yang pertama kali di bawah pengawasan BPMA, setelah adanya Undang-Undang Pemerintah Aceh (UUPA) yang melahirkan PP 23 Tahun 2015 yang mengizinkan Aceh mengelola migas sendiri.

"Kami berharap agar kegiatan ini berjalan dengan baik dan mendapatkan hasil yang maksimal untuk menambah devisa negara yang kemudian dikembalikan dalam bentuk dana bagi hasil migas ke daerah penghasil" ujar Makmun.

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gunung Ciremai Kembali Terbakar Kedua Kalinya di Bulan September

Gunung Ciremai Kembali Terbakar Kedua Kalinya di Bulan September

Regional
Kondisi Polisi Korban Ledakan Bahan Mercon di Sukoharjo, Alami Luka Bakar 70 Persen

Kondisi Polisi Korban Ledakan Bahan Mercon di Sukoharjo, Alami Luka Bakar 70 Persen

Regional
Warga Indramayu Diduga Pengirim Paket yang Meledak di Aspol Sukoharjo Ditangkap Polisi

Warga Indramayu Diduga Pengirim Paket yang Meledak di Aspol Sukoharjo Ditangkap Polisi

Regional
Benda yang Meledak di Asrama Polisi Sukoharjo adalah Barang Bukti Hasil Razia

Benda yang Meledak di Asrama Polisi Sukoharjo adalah Barang Bukti Hasil Razia

Regional
Kesaksian Tetangga Saat Ledakan di Asrama Polisi Sukoharjo, Sangat Kuat hingga Jendela Bergetar

Kesaksian Tetangga Saat Ledakan di Asrama Polisi Sukoharjo, Sangat Kuat hingga Jendela Bergetar

Regional
Kronologi Ledakan di Asrama Polisi Sukoharjo, Jendela Bergetar dan 1 Polisi Terluka

Kronologi Ledakan di Asrama Polisi Sukoharjo, Jendela Bergetar dan 1 Polisi Terluka

Regional
Kapolda Jateng Pastikan Tak Ada Unsur Teror dalam Insiden Ledakan di Asrama Polisi Sukoharjo

Kapolda Jateng Pastikan Tak Ada Unsur Teror dalam Insiden Ledakan di Asrama Polisi Sukoharjo

Regional
Ledakan di Asrama Polisi Grogol Indah Sukoharjo, Polisi Sita Kardus Paket Warna Coklat

Ledakan di Asrama Polisi Grogol Indah Sukoharjo, Polisi Sita Kardus Paket Warna Coklat

Regional
Ledakan Diduga Bom di Asrama Polisi Grogol Sukoharjo, Bripka Dirga Terluka Usai Paket yang Dibukanya Meledak

Ledakan Diduga Bom di Asrama Polisi Grogol Sukoharjo, Bripka Dirga Terluka Usai Paket yang Dibukanya Meledak

Regional
1 Polisi Terluka Usai Paket Diduga Bom Meledak di Asrama Polisi Grogol Indah

1 Polisi Terluka Usai Paket Diduga Bom Meledak di Asrama Polisi Grogol Indah

Regional
Tekan Disparitas Harga di Pedalaman, Pemprov Kaltara Luncurkan SOA Barang ke Krayan

Tekan Disparitas Harga di Pedalaman, Pemprov Kaltara Luncurkan SOA Barang ke Krayan

Regional
Semburan Lumpur Setinggi 50 Meter Terjadi di Ogan Ilir Sumsel, Diduga Akibat Penggalian Sumur Bor

Semburan Lumpur Setinggi 50 Meter Terjadi di Ogan Ilir Sumsel, Diduga Akibat Penggalian Sumur Bor

Regional
Ledakan Diduga Bom di Asrama Polisi Sukoharjo, 1 Orang Terluka

Ledakan Diduga Bom di Asrama Polisi Sukoharjo, 1 Orang Terluka

Regional
Paket Diduga Bom Meledak di Asrama Polisi Grogol Indah, Sukoharjo

Paket Diduga Bom Meledak di Asrama Polisi Grogol Indah, Sukoharjo

Regional
Sempat Dinyatakan Hilang, Penumpang Pikap yang Terjun ke Jurang di Lampung Ditemukan, Begini Kondisinya

Sempat Dinyatakan Hilang, Penumpang Pikap yang Terjun ke Jurang di Lampung Ditemukan, Begini Kondisinya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.