Sepekan Hilang di Laut, 2 Nelayan Lampung Ditemukan Selamat

Kompas.com - 02/08/2022, 07:34 WIB

LAMPUNG, KOMPAS.com- Sebanyak nelayan yang dinyatakan hilang di tengah laut selama sepekan ditemukan selamat.

Keduanya diselamatkan kapal nelayan lain yang melintas di lokasi kejadian.

Kepala Kantor Badan SAR Nasional (Basarnas) Lampung Deden Ridwansyah mengatakan, kedua korban yakni Beni (27) dan Krisna (22) warga Pekon (desa) Kota Jawa, Kabupaten Pesisir Barat.

"Kita sudah berkomunikasi dengan keluarga korban dan dipastikan kedua korban sudah ditemukan dalam keadaan selamat," kata Deden dalam keterangan tertulis, Senin (1/8/2022).

Baca juga: Kapal Barang Karam Dihantam Ombak Besar di Karimun, Nakhoda dan ABK Selamat

Deden menceritakan, kedua nelayan ini sempat dinyatakan hilang pada Selasa (26/7/2022) sekitar pukul 06.00 WIB di Perairan Teluk Bengkunat.

Dari informasi yang dihimpun oleh Basarnas Lampung, kapal yang dipakai mencari ikan oleh kedua nelayan itu terbawa arus laut.

"Pencarian sempat dilakukan hingga sepekan, namun hasilnya nihil," kata Deden.

Pada awal pencarian, dua tim dikerahkan yakni SAR Rescue Unit 1 (SRU 1) yang melakukan pencarian menggunakan double stabilizer atau jukung dengan area pencarian seluas 4,7 NM (Nautical Mile).

Baca juga: Sambut Bulan Suro, Nelayan Pantai Jati Malang Gelar Sedekah Laut

Kemudian SRU 2 yang mencari menggunakan jukung nelayan dengan area pencarian seluas 4.55 NM.

"Hingga hari Minggu kemarin, hasil pencarian masih nihil, sampai kita mendapatkan informasi korban telah selamat," kata Deden.

 

Informasi awal datang dari seorang nelayan di wilayah Krui, Kabupaten Pesisir Barat perihal keberadaan korban.

"Menurut info yang diterima korban selamat dan dievakuasi oleh perahu nelayan yang sedang melintas," kata Deden.

Baca juga: Melaut Saat Cuaca Buruk, Nelayan di Pulau Haruku, Maluku Tengah, Hilang

Lalu hari ini, tim SAR bertemu dengan pihak keluarga untuk memastikan kondisi korban dalam keadaan selamat.

"Tim berkomunikasi dengan Rahimudin, ayah dari Beni dan menyatakan bahwa benar korban dalam keadaan selamat dan sudah ada kapal nelayan yang menjemput korban," kata Deden.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan Video Lainnya >

Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Marak Tambang Emas Ilegal di Luwu Utara, Diduga Dibekingi Orang Penting

Marak Tambang Emas Ilegal di Luwu Utara, Diduga Dibekingi Orang Penting

Regional
Jual Narkoba, Bripka S Dipecat Tidak Hormat di Aceh

Jual Narkoba, Bripka S Dipecat Tidak Hormat di Aceh

Regional
Curhatan Suparwi Saat Datangi Kantor Ganjar, Dipaksa Tanda Tangan dan Serahkan Tanah untuk Tol Semarang-Demak

Curhatan Suparwi Saat Datangi Kantor Ganjar, Dipaksa Tanda Tangan dan Serahkan Tanah untuk Tol Semarang-Demak

Regional
Nikita Mirzani Singgung Permohonan Menjadi Tahanan Kota ke Hakim

Nikita Mirzani Singgung Permohonan Menjadi Tahanan Kota ke Hakim

Regional
2 Pekerja Terjebak Banjir di Bawah Jembatan Oenak NTT, Polisi: Mereka Berhasil Diselamatkan

2 Pekerja Terjebak Banjir di Bawah Jembatan Oenak NTT, Polisi: Mereka Berhasil Diselamatkan

Regional
Ini Besaran UMP NTB 2023, Naik Rp 164.195

Ini Besaran UMP NTB 2023, Naik Rp 164.195

Regional
Gempa M 4,4 Guncang Sumba Barat Daya, Tak Berpotensi Tsunami

Gempa M 4,4 Guncang Sumba Barat Daya, Tak Berpotensi Tsunami

Regional
Rayakan Ulang Tahun Papua Merdeka di Terminal Pasar Wosi, 3 Orang Ditetapkan Tersangka

Rayakan Ulang Tahun Papua Merdeka di Terminal Pasar Wosi, 3 Orang Ditetapkan Tersangka

Regional
Masyarakat Desa Disebut Lebih Koruptif daripada Kota, 686 Perangkat Jadi Tersangka Korupsi

Masyarakat Desa Disebut Lebih Koruptif daripada Kota, 686 Perangkat Jadi Tersangka Korupsi

Regional
Marah karena Uang Kembalian Kurang, Pria Pembeli BBM di Tangerang Pukul Wanita Petugas SPBU, Pelaku Menyesal

Marah karena Uang Kembalian Kurang, Pria Pembeli BBM di Tangerang Pukul Wanita Petugas SPBU, Pelaku Menyesal

Regional
Si Jago Merah Menyala di Balikpapan, Dua Rumah Hangus Terbakar

Si Jago Merah Menyala di Balikpapan, Dua Rumah Hangus Terbakar

Regional
Ganjar Umumkan UMP Jateng 2023 Naik 8,01 Persen, Jadi Rp 1.958.169,69

Ganjar Umumkan UMP Jateng 2023 Naik 8,01 Persen, Jadi Rp 1.958.169,69

Regional
Diduga Hendak Selundupkan 1 Keluarga Calon Pekerja Migran ke Malaysia, 2 Warga Nunukan Dibekuk Polisi

Diduga Hendak Selundupkan 1 Keluarga Calon Pekerja Migran ke Malaysia, 2 Warga Nunukan Dibekuk Polisi

Regional
Selebgram di Banjarmasin Dianiaya Suami Siri yang Merupakan Oknum Polisi, Kasusnya Ditangani Polda Kalsel

Selebgram di Banjarmasin Dianiaya Suami Siri yang Merupakan Oknum Polisi, Kasusnya Ditangani Polda Kalsel

Regional
Emak-emak Penyalur TKI Ilegal di Serang Ditangkap, Sudah 4 Tahun Beraksi

Emak-emak Penyalur TKI Ilegal di Serang Ditangkap, Sudah 4 Tahun Beraksi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.