Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Warga Balikpapan Dihebohkan Kabar Tuyul, Uang Belasan Juta Hilang Misterius

Kompas.com - 01/08/2022, 16:09 WIB
Ahmad Riyadi,
Ardi Priyatno Utomo

Tim Redaksi

BALIKPAPAN, KOMPAS.com – Warga Balikpapan, Kalimantan Timur, dihebohkan dengan kabar ulah "tuyul" yang diduga mencuri uang sejumlah warga.

Pasalnya beberapa warga di kawasan Balikpapan Utara kehilangan uang tabungannya secara misterius. Bahkan ada yang menjadi korban hingga belasan juta.

Salah seorang korban berinisial AH mengaku uangnya tiba-tiba hilang secara misterius di dalam tabungannya.

Baca juga: Cek Fakta Sepekan: Hoaks Tuyul di Cirebon, hingga Cara Cek Minyak Bekas

AH mengatakan, uang yang ia tabung sejak 2019 itu secara misterius menghilang, padahal jumlahnya bisa mencapai belasan juta. Sebab AH mencatat berapa kali dia menabung dan menempelnya di celengan yang terbuat dari bekas kaleng biskuit itu.

“Saya itu kalau nabung paling sedikit setiap hari Rp 100.000, kadang sekali nabung juga Rp 200.000 lebih. Saya juga catat setiap masukkan uang, jadi saya hitung-hitung di catatan itu ada 146 kali. Nah hitung aja sudah berapa, yang jelas pas saya bongkar itu cuma tersisa uang Rp 50.000 satu biji aja, sisanya pecahan Rp 5.000,” bebernya kepada Kompas.com. Senin (1/8/2022).

Kejadian ini bermula saat salah seorang rekannya berinisial PU yang tinggal di kawasan Kilometer 3,5, Kecamatan Balikpapan Utara ini juga menjadi korban.

PU curhat kepada AH bahwa uang di dalam tabungannya hilang secara misterius. Padahal tidak ada tanda-tanda bekas pencurian ataupun pembobolan. PU kehilangan uang hingga jutaan rupiah yang ia tabung untuk keperluan masa depan bersama istrinya.

Semula AH tidak percaya dan sempat bergurau dengan PU bahwa yang melakukan pencurian tersebut adalah sosok makhluk halus yang kerap disebut "Tuyul".

Namun saat AH pulang nongkrong bersama teman-temannya pada Sabtu (30/7/2022), uang ratusan ribu yang ia simpan di kantong jasnya hilang misterius.

Baca juga: [HOAKS] Video Penemuan Tuyul di Cirebon

“Saya masih ingat simpan uang di kantong itu total Rp 250.000, Rp100.000 saya simpan di kantong jas, Rp 100.000 di kantong sebelah kiri dan yang Rp 50.000 di celana. Nah pas saya cek sorenya kok hilang yang di sebelah kiri,” ujarnya.

Semula AH mengira uang tersebut diambil oleh keponakannya. Kemudian beberapa saat kemudian ia kembali mengecek uang di jas tersebut hanya tersisa Rp 100.000 saja di kantong jasnya. Di sinilah kecurigaan AH mulai muncul.

“Saya langsung teringat kata-katanya PU, masa iya sih benar. Saya baru ingat ada celengan di atas lemari, karena khawatir jadi saya coba cek. Pas saya cek kok ringan, nah di situ saya sudah khawatir,” ungkapnya.

AH pun memanggil adiknya dan keluarganya untuk mengambil tang guna membuka celengan yang tertutup rapat itu. Setelah dibuka, benar saja, uang tabungan AH hilang secara misterius dan hanya menyisakan pecahan ribuan saja.

Baca juga: Viral, Video Warga di Cirebon Disebut Menangkap Tuyul, Ini Kata Polisi

“Padahal celengan itu sudah saya lem kuat dan hanya lubang kecil, jadi kalau mau masukin uang harus digulung kecil agar bisa masuk. Nah logikanya kalau diambil, bagaimana caranya,” tuturnya.

Rupanya tidak hanya AH saja, adiknya pun kerap kehilangan uang yang disimpan di rumah secara misterius. Sehingga kuat dugaan uang tersebut dicuri oleh tuyul.

“Ya enggak tahu sudah, percaya enggak percaya tapi ya mau gimana lagi. Jejaknya pun enggak ada, bingung juga. Ternyata orang-orang sini juga suka hilang uangnya, adik saya juga, cuma nominalnya ratusan ribu aja,” tandasnya.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Jemaah Haji Kloter Pertama Debarkasi Solo Tiba di Tanah Air Minggu Besok

Jemaah Haji Kloter Pertama Debarkasi Solo Tiba di Tanah Air Minggu Besok

Regional
Air Terjun Aek Martua di Riau: Daya Tarik, Harga Tiket, dan Rute

Air Terjun Aek Martua di Riau: Daya Tarik, Harga Tiket, dan Rute

Regional
Ayah Pegi Setiawan Diperiksa Polisi soal KTP Ganda, Alasannya Ingin Menikah Lagi, tapi Masih Punya Istri

Ayah Pegi Setiawan Diperiksa Polisi soal KTP Ganda, Alasannya Ingin Menikah Lagi, tapi Masih Punya Istri

Regional
Memanah Ikan, Seorang Pria Ditemukan Tewas di Pantai Jemplung Sumbawa

Memanah Ikan, Seorang Pria Ditemukan Tewas di Pantai Jemplung Sumbawa

Regional
Bengkel Damri di Surabaya Terbakar, Bus Listrik Bekas KTT G20 Bali Ikut Hangus

Bengkel Damri di Surabaya Terbakar, Bus Listrik Bekas KTT G20 Bali Ikut Hangus

Regional
Di Hadapan Mahasiswa, Nikson Nababan Jelaskan Visi Bangun Sumut

Di Hadapan Mahasiswa, Nikson Nababan Jelaskan Visi Bangun Sumut

Regional
Bocah 13 Tahun di Padang Tewas Diduga Dianiaya Polisi, Jasadnya Ditemukan Mengapung di Sungai

Bocah 13 Tahun di Padang Tewas Diduga Dianiaya Polisi, Jasadnya Ditemukan Mengapung di Sungai

Regional
Adik Pemilik Paku Kucing Kakaknya di Pohon, Pelaku Mengaku Kesal

Adik Pemilik Paku Kucing Kakaknya di Pohon, Pelaku Mengaku Kesal

Regional
Apes, Pencuri Motor di Aceh Ditangkap Saat Besuk Temannya di Tahanan

Apes, Pencuri Motor di Aceh Ditangkap Saat Besuk Temannya di Tahanan

Regional
Peringati HUT Pekanbaru Ke-240, Pj Walkot Risnandar Bersama 120 Mahasiswa Nobar Film Lafran

Peringati HUT Pekanbaru Ke-240, Pj Walkot Risnandar Bersama 120 Mahasiswa Nobar Film Lafran

Regional
Video Asusilanya Viral, Pemeran Wanita: Bukan Saya yang Sebar

Video Asusilanya Viral, Pemeran Wanita: Bukan Saya yang Sebar

Regional
Duduk Perkara Anggota Satpol PP Pekanbaru Peras Seorang Nenek Rp 3 Juta, Tanyakan Izin Kontrakan

Duduk Perkara Anggota Satpol PP Pekanbaru Peras Seorang Nenek Rp 3 Juta, Tanyakan Izin Kontrakan

Regional
Berawal dari Meminta Tolong, Siswi SMP di Batam Disetubuhi Kenalan

Berawal dari Meminta Tolong, Siswi SMP di Batam Disetubuhi Kenalan

Regional
Jalan di Jembatan Monano Ambles, Seorang Pengendara Motor Hilang

Jalan di Jembatan Monano Ambles, Seorang Pengendara Motor Hilang

Regional
Kuda Nil di Taman Safari Bogor Pernah Dicekoki Miras, Kini Diberi Makan Plastik oleh Pengunjung

Kuda Nil di Taman Safari Bogor Pernah Dicekoki Miras, Kini Diberi Makan Plastik oleh Pengunjung

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com