Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

11 Satpam RS Kariadi Aniaya Pelaku Pencuri hingga Tewas, Pengamat: Harusnya Setelah Ditangkap Diserahkan ke Polisi

Kompas.com - 31/07/2022, 19:52 WIB
Candra Setia Budi

Penulis

KOMPAS.com - Pengamat Hukum dari Sekolah Tinggi Ilmu Hukum Sumpah Pemuda (STIHPADA) Palembang, Sumatera Selatan, Firman Freaddy Busroh menyayangkan adanya 11 satuan pengaman (Satpam) Rumah Sakit (RS) Kariadi, Semarang, menganiaya terduga pencuri hingga tewas.

Kata Firman, seharunsya ketika sudah menangkap pencuri diserahkan ke pihak berwajib bukan malah dianiaya.

"Semestinya para satpam tersebut menangkap pencuri dan menyerahkan ke kantor polisi untuk diproses pidananya," kata Dewan Pembina STIHPADA Palembang ini, kepada Kompas.com, melalui pesan WhatsApp, Minggu (31/7/2022).

Baca juga: Polisi Sebut Pencuri yang Tewas Dianiaya 11 Satpam RS Kariadi Ditendang dan Dipukul

Firman mengatakan, aksi main hakim sendiri itu harusnya tidak terjadi. Sebab, sambungnya, setiap tindak pidana harus dibuktikan melalui proses peradilan pidana dan dipidana sesuai unsur pasal pidana yang dilanggar pelaku.

Sementara, kata Firman, untuk aksi main hakim sendiri bisa dijerat dengan pasal 351, 170, 406 KUH Pidana dengan ancaman pidana penjara 5 tahun.

Firman menyebut, langkah polisi dengan menangkap para pelaku sudah tepat, ia pun meminta para pelaku untuk diproses pidana.

"Polisi sudah bertindak tepat dengan menangkap para pelaku dan diproses pidananya," ujarnya.

Baca juga: Seorang Pencuri Tewas Usai Dianiaya 11 Satpam RS Kariadi, Ini Pengakuan Pelaku

Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Kendaraan Arah Jakarta Diimbau Lewat Tol Pemalang untuk Antisipasi Macet Jalur Ajibarang-Bumiayu, Ini Rutenya

Kendaraan Arah Jakarta Diimbau Lewat Tol Pemalang untuk Antisipasi Macet Jalur Ajibarang-Bumiayu, Ini Rutenya

Regional
Polisi Terapkan 2 Kali One Way Arah Anyer, Ini Hasilnya

Polisi Terapkan 2 Kali One Way Arah Anyer, Ini Hasilnya

Regional
Aksi Pencurian Sepeda di Kupang Terekam CCTV dan Viral di Medsos

Aksi Pencurian Sepeda di Kupang Terekam CCTV dan Viral di Medsos

Regional
Kisah Pilu Istri Dokter TNI Diselingkuhi Malah Jadi Tersangka, Susui Bayinya di Sel Tahanan

Kisah Pilu Istri Dokter TNI Diselingkuhi Malah Jadi Tersangka, Susui Bayinya di Sel Tahanan

Regional
Cerita Sutiyo, Porter Stasiun Solo Balapan Rasakan Berkah Lebaran

Cerita Sutiyo, Porter Stasiun Solo Balapan Rasakan Berkah Lebaran

Regional
Gugur Ditembak OPM, Danramil Aradide Akan Dimakamkan di Nabire

Gugur Ditembak OPM, Danramil Aradide Akan Dimakamkan di Nabire

Regional
Diguyur Hujan Deras sejak Lebaran Hari Kedua, 3 Kecamatan di Lampung Kebanjiran

Diguyur Hujan Deras sejak Lebaran Hari Kedua, 3 Kecamatan di Lampung Kebanjiran

Regional
3 Pelaku Perampokan Ketakutan Usai Bunuh Wanita di Gresik, Satu Pelaku Tewas Bunuh Diri

3 Pelaku Perampokan Ketakutan Usai Bunuh Wanita di Gresik, Satu Pelaku Tewas Bunuh Diri

Regional
Kepadatan Arus Lalin Terjadi di Kawasan Wisata dan Tempat Kuliner Solo

Kepadatan Arus Lalin Terjadi di Kawasan Wisata dan Tempat Kuliner Solo

Regional
3 Anak di Lombok Tengah Ditangkap Kasus Pemerkosaan

3 Anak di Lombok Tengah Ditangkap Kasus Pemerkosaan

Regional
Balon Udara Berisi Petasan Meledak, Pelaku yang Terbangkan Langsung ke Polsek untuk Klarifikasi

Balon Udara Berisi Petasan Meledak, Pelaku yang Terbangkan Langsung ke Polsek untuk Klarifikasi

Regional
Ganjar Pranowo 'Open House' di Kutoarjo, Romo dan Suster Turut Hadir

Ganjar Pranowo "Open House" di Kutoarjo, Romo dan Suster Turut Hadir

Regional
Istri di Bali Jadi Tersangka UU ITE Usai Unggah Perselingkuhan Suami di Medsos, Kini Susui Anak di Rutan

Istri di Bali Jadi Tersangka UU ITE Usai Unggah Perselingkuhan Suami di Medsos, Kini Susui Anak di Rutan

Regional
Bahas soal Pemilu Saat Khotbah, Khatib di Bantul Ditinggal Jemaah Shalat Idul Fitri

Bahas soal Pemilu Saat Khotbah, Khatib di Bantul Ditinggal Jemaah Shalat Idul Fitri

Regional
13 Kambing Milik Pondok Pesantren Cangkringan Sleman Hilang Dicuri

13 Kambing Milik Pondok Pesantren Cangkringan Sleman Hilang Dicuri

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com