Kompas.com - 31/07/2022, 17:34 WIB

KOMPAS.com - Belum lama ini dunia maya dihebohkan dengan beredarnya sebuah video yang dilakukan dua oknum guru di Kabupaten Ciamis, Jawa Barat.

Tak hanya video, foto-foto vulgar guru perempuan pun ikut beredar.

Diketahui, pemeran pria berinisial KA (51), seorang guru yang berstatus pegawai negeri sipil (PNS), sementara sang perempuan berinisial LI (42), guru yang berstatus sebagai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

Baca juga: Ayah yang Perkosa Anaknya Berusia 12 Tahun lalu Jual Korban ke Pria Hidung Belang Dijerat Pasal Berlapis

Keduanya mengajar di SD yang sama yang ada di Kecamatan Sukadana, Ciamis.

Terkait dengan adanya kejadian itu, Koordinator Nasional Jaringan Pemantau Pendidikan Indonesia (JPPI) Ubaid Matraji mengatakan, perilaku itu tidak pantas.

Kata Ubaid, perilaku itu seharusnya tidak dilakukan tapi, sambungnya, apa yang dilakukan dua oknum guru itu justru mempromosikannya.

"Selain itu, yang musykil adalah pelaku sendiri yang upload, berarti ada motif publikasi dan promosi. Ini sudah parah. Etika dan kode etik guru sudah runtuh," kata Ubaid kepada Kompas.com, melalui pesan WhatsApp, Minggu (31/7/2022) sore.

Baca juga: Guru Pria Kirim Video Mesumnya ke Grup WhatsApp PGRI lalu Kabur, Pemeran Perempuan Tak Mau Mengajar

Halaman:
 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Prakiraan Cuaca di Malang Hari Ini, 27 September 2022: Pagi dan Sore Cerah

Prakiraan Cuaca di Malang Hari Ini, 27 September 2022: Pagi dan Sore Cerah

Regional
Pulang Hadiri Hajatan, Kepala Kantor Kemenag Grobogan Ditemukan Tewas Bunuh Diri

Pulang Hadiri Hajatan, Kepala Kantor Kemenag Grobogan Ditemukan Tewas Bunuh Diri

Regional
Wilayah Simantipal di Kaltara Resmi Menjadi Bagian NKRI, Warga Perbatasan Ingin Percepatan Pembangunan

Wilayah Simantipal di Kaltara Resmi Menjadi Bagian NKRI, Warga Perbatasan Ingin Percepatan Pembangunan

Regional
Patroli Malam di Pos 7 Sentani Jayapura, Polisi Amankan 3 Orang Diduga Pemilik Ganja

Patroli Malam di Pos 7 Sentani Jayapura, Polisi Amankan 3 Orang Diduga Pemilik Ganja

Regional
Pantai Balekambang di Malang: Daya Tarik, Harga Tiket, dan Rute

Pantai Balekambang di Malang: Daya Tarik, Harga Tiket, dan Rute

Regional
KM Namira Meledak di Perairan Anyer Banten, 8 ABK Selamat

KM Namira Meledak di Perairan Anyer Banten, 8 ABK Selamat

Regional
Dua Pria Ditangkap Bawa Sabu 5 Kg dari Malaysia, Pesanan Napi Lapas Pontianak

Dua Pria Ditangkap Bawa Sabu 5 Kg dari Malaysia, Pesanan Napi Lapas Pontianak

Regional
Polda Gorontalo Pecat 4 Anggota yang Terlibat Pidana, Salah Satunya Seorang Polwan

Polda Gorontalo Pecat 4 Anggota yang Terlibat Pidana, Salah Satunya Seorang Polwan

Regional
Sebanyak 418 Kendaraan Curian Diamankan Polda Jateng, Pemilik Bisa Ambil Secara Gratis

Sebanyak 418 Kendaraan Curian Diamankan Polda Jateng, Pemilik Bisa Ambil Secara Gratis

Regional
Jokowi Bakal Dianugerahi Gelar Adat Kesultanan Buton

Jokowi Bakal Dianugerahi Gelar Adat Kesultanan Buton

Regional
Jokowi Kunjungi Baubau, Turun dari Mobil dan Selfie dengan Warga

Jokowi Kunjungi Baubau, Turun dari Mobil dan Selfie dengan Warga

Regional
Alasan PKB Jatim Tolak Pengunduran Diri Anang, Hafal Pancasila Bukan Syarat Jadi Ketua DPRD

Alasan PKB Jatim Tolak Pengunduran Diri Anang, Hafal Pancasila Bukan Syarat Jadi Ketua DPRD

Regional
Sandiaga Sebut UEA dan Saudi Tertarik Berinvestasi di 8 Wilayah KEK

Sandiaga Sebut UEA dan Saudi Tertarik Berinvestasi di 8 Wilayah KEK

Regional
Paulus Waterpauw Layangkan Somasi kepada Kuasa Hukum Lukas Enembe

Paulus Waterpauw Layangkan Somasi kepada Kuasa Hukum Lukas Enembe

Regional
Warga Protes Tarif Festival Pesona Kuliminasi Pontianak Mahal, Ini Penjelasan Pemkot

Warga Protes Tarif Festival Pesona Kuliminasi Pontianak Mahal, Ini Penjelasan Pemkot

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.