Kompas.com - 29/07/2022, 18:17 WIB

MUSI RAWAS, KOMPAS.com - Seorang kakek berusia 50 tahun di Kecamatan Megang Sakti, Kabupaten Musi Rawas, Sumatera Selatan berinisial ST ditangkap polisi lantaran memerkosa gadis desa, FT (17).

Kepala Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Musi Rawas, AKP Dedi Rahmat Hidayat mengatakan, kejadian berlangsung pada Senin (11/7/2022).

Mulanya, tersangka ST memanggil korban dengan modus hendak memberikan kue. Korban FT tanpa curiga datang ke rumah tersangka mengambil kue tersebut.

Baca juga: Pria di Lembata Tega Perkosa Anak Kandung, Terungkap Setelah Korban Cerita ke Ibunya

 

Namun ketika di lokasi, tersangka malah mengurung korban di dalam kamar dan melakukan pengancaman.

“Pelaku langsung mengunci pintu rumahnya dan korban dipaksa masuk ke dalam kamar. Korban terpaksa menurut karena takut dipukuli oleh tersangka,” kata Dedi, Jumat (29/7/2022).

Dedi menjelaskan, di dalam kamar tersebut korban dipaksa tersangka mengikuti perintahnya.

Akibat ancaman tersebut, korban yang ketakutan tak bisa melawan hingga ia diperkosa pelaku.

Baca juga: Modus Mengusir Makhluk Gaib, Kakak Ipar Perkosa Remaja di Tangerang

Setelah korban diperkosa, FT disuruh pulang. Beberapa hari kemudian korban pun enggan ke luar rumah karena takut bertemu ST.

“Keluarga korban akhirnya curiga, setelah dibujuk korban bercerita bahwa sudah diperkosa oleh pelaku sehingga keluarganya langsung membuat laporan,” ujar Kasat.

Dari laporan tersebut, petugas melakukan penyelidikan dengan memeriksa beberapa orang saksi.

Pada Kamis (28/7/2022), Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Musi Rawas menangkap tersangka yang sedang berada di rumahnya.

Baca juga: Kronologi Terbongkarnya Pria di Bima Perkosa Adik Ipar yang Tunawicara, Berawal Adik Korban Dapat Laporan dari Warga

Atas perbutannya tersebut, ST dikenakan pasal 81 Undang-undang Nomor 17 Tahun 2016 tentang perubahan kedua Undang-undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak dengan ancaman penjara 15 tahun.

“Sejauh ini hanya satu korban, namun kita akan dalami lagi dengan memeriksa tersangka,” jelas Kasat.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pria Ini Perkosa Anak Kandung Berulang-ulang, Ancam Bunuh jika Mengadu ke Ibunya

Pria Ini Perkosa Anak Kandung Berulang-ulang, Ancam Bunuh jika Mengadu ke Ibunya

Regional
Ngunduh Mantu Kaesang-Erina Memakai Tema Mataram Islam, Ini Lokasi Venue Acara Adat dan Resepsi

Ngunduh Mantu Kaesang-Erina Memakai Tema Mataram Islam, Ini Lokasi Venue Acara Adat dan Resepsi

Regional
2 Jenazah Korban Jatuhnya Helikopter Polri Dibawa ke Jakarta Rabu Pagi

2 Jenazah Korban Jatuhnya Helikopter Polri Dibawa ke Jakarta Rabu Pagi

Regional
Saldonya yang Hilang Tak Diganti Utuh, Nasabah Bank Sulselbar: Saya Menabung Rp 900 Juta, Pokoknya Harus Kembali Semua

Saldonya yang Hilang Tak Diganti Utuh, Nasabah Bank Sulselbar: Saya Menabung Rp 900 Juta, Pokoknya Harus Kembali Semua

Regional
Kapal Tenggelam di Perairan Labuan Bajo, 22 Penumpang Dievakuasi

Kapal Tenggelam di Perairan Labuan Bajo, 22 Penumpang Dievakuasi

Regional
Selalu Terbayang Wajah Anak, Ibu yang Bunuh Bayinya Mengaku Menyesal

Selalu Terbayang Wajah Anak, Ibu yang Bunuh Bayinya Mengaku Menyesal

Regional
Pemuda Aceh Dicambuk 21 Kali Gara-gara Judi 'Online'

Pemuda Aceh Dicambuk 21 Kali Gara-gara Judi "Online"

Regional
Sama-sama Mabuk Miras di Pesta Nikah, Pria Tikam Rekannya hingga Tewas di Sabu Raijua

Sama-sama Mabuk Miras di Pesta Nikah, Pria Tikam Rekannya hingga Tewas di Sabu Raijua

Regional
UMP Babel 2023 Naik 7,5 Persen Jadi Rp 3,49 Juta

UMP Babel 2023 Naik 7,5 Persen Jadi Rp 3,49 Juta

Regional
Hujan Deras di Gunung Merapi Picu Banjir Lahar di Kali Gendol, Jalur Tambang Terputus

Hujan Deras di Gunung Merapi Picu Banjir Lahar di Kali Gendol, Jalur Tambang Terputus

Regional
Kisah Yeni Endah Pengidap Sindrom Langka, Menulis dengan Jari Telunjuk Hasilkan Ratusan Karya

Kisah Yeni Endah Pengidap Sindrom Langka, Menulis dengan Jari Telunjuk Hasilkan Ratusan Karya

Regional
Pembunuhan Sekeluarga di Magelang, Pelaku Sempat Racuni Keluarganya Pakai Es Dawet tapi Gagal

Pembunuhan Sekeluarga di Magelang, Pelaku Sempat Racuni Keluarganya Pakai Es Dawet tapi Gagal

Regional
Diduga Diterkam Buaya, Warga Pasaman Barat Hilang Saat Cari Lokan di Sungai

Diduga Diterkam Buaya, Warga Pasaman Barat Hilang Saat Cari Lokan di Sungai

Regional
500 Pembeli Rumah di Batam Tertipu, termasuk 3 Anggota DPRD

500 Pembeli Rumah di Batam Tertipu, termasuk 3 Anggota DPRD

Regional
Oknum Pegawai Bank Sulselbar Mamuju Beri Bonus Fiktif kepada Nasabah yang Isi Saldonya Raib

Oknum Pegawai Bank Sulselbar Mamuju Beri Bonus Fiktif kepada Nasabah yang Isi Saldonya Raib

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.