Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Desa Welora di Maluku Barat Daya, Destinasi Wisata Idola Turis Asing yang Dikembangkan Masyarakat

Kompas.com - 29/07/2022, 17:14 WIB

KOMPAS.com - Desa Welora di Kabupaten Maluku Barat Daya, Provinsi Maluku, merupakan salah satu destinasi wisata yang ramai dikunjungi turis asing.

Desa yang terletak di Kecamatan Dawelor Dawera itu merupakan salah satu desa wisata di Maluku Barat Daya.

Bupati Maluku Barat Daya Benyamin Thomas Noach mengatakan, masyarakat Desa Welora sadar dengan potensi wisata yang ada di wilayah itu.

"Welora itu masyarakat kembangkan sendiri. Dulu ceritanya ada turis asing nyasar di situ. Dia diving (menyelam), ternyata bagus," kata Benyamin saat berbincang di Kantor Kompas.com, Jakarta, Kamis (28/7/2022).

Setelah itu, turis asing dari Australia berdatangan ke Desa Welora yang memiliki pantai dengan pemandangan alam bawah laut yang indah itu.

Benyamin mengatakan, Desa Wisata Welora memiliki jarak sekitar 150 mill dari pusat Kabupaten Maluku Barat Daya. Desa itu terletak di sebelah timur Kabupaten Maluku Barat Daya.

Akses menuju Desa Wisata Welora bisa ditempuh menggunakan kapal cepat dari Tiakur, Kecamatan Moa Lokar, yang merupakan ibu kota Kabupaten Maluku Barat Daya.

Waktu tempuh dari Tiakur menuju Desa Wisata Welora memakan waktu sekitar tujuh jam menggunakan kapal cepat.

Baca juga: MBD Satu Data, Upaya Pemkab Maluku Barat Daya Ciptakan Kebijakan yang Tepat

Kesadaran masyarakat mengelola wisata

Benyamin menjelaskan, setelah Desa Welora ramai dikunjungi turis asing, khususnya dari Australia, masyarakat mulai menyadari potensi yang dimiliki desanya.

"Masyarakat welcome sekali, mereka sudah paham, untuk wisata bisa masuk itu terutama kebersihan," kata Benyamin.

Desa Welora di Kabupaten Maluku Barat Daya, Maluku.DOK MALUKU BARAT DAYA Desa Welora di Kabupaten Maluku Barat Daya, Maluku.
Masyarakat desa berbenah, mereka rutin membersihkan sampah dari pasir pantai. Wilayah laut di desa itu juga dijaga dengan ketat, tak ada sampah plastik di sana.

Bahkan, kata Benyamin, masyarakat desa sepakat tak boleh sembarangan menangkap ikan.

"Bahkan untuk konsumsi, hanya di titik tertentu yang boleh diambil. Karena orang (turis) ke situ ingin lihat ikan," kata Benyamin.

Untuk menarik kunjungan turis, masyarakat juga menyediakan kamar di rumah mereka sebagai penginapan. Benyamin menambahkan, pemerintah kabupaten pun membantu masyarakat untuk menyediakan tempat yang layak bagi turis.

"Turis itu kan yang penting bagi mereka kamar bersih dan toilet bersih," kata dia.

Bupati Maluku Barat Daya Benyamin Thomas Noach saat berbincang di Kantor Kompas.com, Jakarta, Kamis (28/7/2022).KOMPAS.COM/NOVAN ASTONO Bupati Maluku Barat Daya Benyamin Thomas Noach saat berbincang di Kantor Kompas.com, Jakarta, Kamis (28/7/2022).
Upaya pemerintah kabupaten

Benyamin enggan Pemerintah Kabupaten Maluku Barat Daya disebut ikut mengelola desa wisata. Menurutnya, masyarakat sudah memiliki inisiatif mengembangkan pariwisata di desa mereka.

"Jadi kita bantu karena mereka sudah inisiatif, kita bantu pelatihan," kata Benyamin.

Pelatihan yang diberikan kepada masyarakat mulai dari memasak atau pengolahan makanan hingga bahasa Inggris.

"Kita kirim guru bahasa Inggris, bukan untuk mengajarkan gramaar, tapi frasa saja. Menyapa selamat pagi, percakapan dalam jual beli, nanti mereka akan bisa dan terbiasa," kata Benyamin.

Benyamin juga meminta Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) memberikan pelatihan untuk meningkatkan pelayanan terhadap turis.

Pelatihan itu seperti cara menata meja makan dan cara menata kamar untuk tamu.

Baca juga: Rempah-rempah yang Selalu Menghidupi Perekonomian Maluku Utara

"Pembangunan pariwisata harus dirasakan masyarakat, makanya izin hotel bintang belum kita kasih izin, kita kasih masyarakat kembangkan mereka punya rumah untuk penginapan, biar mereka dapat langsung," jelas Benyamin.

Selain berbagai pelatihan, Benyamin juga rutin mendaftarkan sejumlah desa dan potensi wisata di Maluku Barat Daya dalam lomba pariwisata.

Turis asing sedang berkunjung ke Desa Welora, Kabupaten Maluku Barat Daya, Maluku.DOK PEMKAB MALUKU BARAT DAYA Turis asing sedang berkunjung ke Desa Welora, Kabupaten Maluku Barat Daya, Maluku.
Pulau Welora, kata dia, meraih juara satu kategori destinasi wisata baru dalam Anugerah Pesona Indonesia (API) 2020.

Untuk meningkatkan kunjungan turis, Pemkab Maluku Barat Daya juga bekerja sama dengan sejumlah travel agent.

Mereka memasukkan destinasi di Maluku Barat Daya dalam paket kunjungan wisata Bali-Raja Ampat yang biasa ditempuh turis dengan kapal.

"Kita kerja sama dengan travel, kita masukkan MBD (Maluku Barat Daya) dalam paket pariwisata (kapal) Bali ke Raja Ampat. Karena memang transportasi langsung belum ada," kata Benyamin.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Lestarikan Tradisi NU, Ribuan Warga Salatiga Ikut Jalan Sehat Bersarung

Lestarikan Tradisi NU, Ribuan Warga Salatiga Ikut Jalan Sehat Bersarung

Regional
Sekdes di Bone Tersangka Pelecehan dan Penyebaran Video Asusila, Dilakukan Saat Jadi Guru SMP

Sekdes di Bone Tersangka Pelecehan dan Penyebaran Video Asusila, Dilakukan Saat Jadi Guru SMP

Regional
Harimau yang Diduga Terkam Warga Ditangkap Menggunakan Kandang Jebak

Harimau yang Diduga Terkam Warga Ditangkap Menggunakan Kandang Jebak

Regional
Beragam Manfaat Pohon Sapu-sapu, dari Obat Herbal hingga Bahan 'Essential Oil'

Beragam Manfaat Pohon Sapu-sapu, dari Obat Herbal hingga Bahan "Essential Oil"

Regional
Erick Thohir Sebut Kalbar Potensial Jadi Pusat Pertumbuhan Ekonomi Indonesia

Erick Thohir Sebut Kalbar Potensial Jadi Pusat Pertumbuhan Ekonomi Indonesia

Regional
Musra Jateng, Nama Prabowo Subianto dan Ganjar Pranowo Disambut Meriah

Musra Jateng, Nama Prabowo Subianto dan Ganjar Pranowo Disambut Meriah

Regional
Terdakwa Kasus Pembunuhan 4 Anggota TNI di Posramil Kisor Divonis 20 Tahun Penjara, Jaksa Banding

Terdakwa Kasus Pembunuhan 4 Anggota TNI di Posramil Kisor Divonis 20 Tahun Penjara, Jaksa Banding

Regional
Tinjau Pelabuhan PIM di Aceh Utara, Menhub: Konektivitas Laut Begitu Penting

Tinjau Pelabuhan PIM di Aceh Utara, Menhub: Konektivitas Laut Begitu Penting

Regional
Dibacok OTK, Pemilik Bengkel di Intan Jaya Terluka di Kepala, Lengan dan Jari

Dibacok OTK, Pemilik Bengkel di Intan Jaya Terluka di Kepala, Lengan dan Jari

Regional
Jaringan Eksploitasi Seksual Anak Terungkap, Puluhan Korban Dimasukkan ke Grup WhatsApp

Jaringan Eksploitasi Seksual Anak Terungkap, Puluhan Korban Dimasukkan ke Grup WhatsApp

Regional
Bupati Dompu Diperiksa Bawaslu soal 4 ASN Pakai Atribut Partai Saat Safari Politik Anies Baswedan

Bupati Dompu Diperiksa Bawaslu soal 4 ASN Pakai Atribut Partai Saat Safari Politik Anies Baswedan

Regional
Ancaman Gelombang 6 Meter di Perairan NTT, Berisiko Tinggi pada Pelayaran

Ancaman Gelombang 6 Meter di Perairan NTT, Berisiko Tinggi pada Pelayaran

Regional
Gunung Kerinci Erupsi Lagi, Lontarkan Abu Setinggi 200 Meter

Gunung Kerinci Erupsi Lagi, Lontarkan Abu Setinggi 200 Meter

Regional
Hadapi Puncak Musim Hujan, BPBD Sumbawa Minta Warga Waspada Banjir, Longsor dan Rob

Hadapi Puncak Musim Hujan, BPBD Sumbawa Minta Warga Waspada Banjir, Longsor dan Rob

Regional
Polda Lampung: Korban Penembakan Polisi di PT AKG Pernah Curi 250 Tandan Sawit

Polda Lampung: Korban Penembakan Polisi di PT AKG Pernah Curi 250 Tandan Sawit

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.