Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 28/07/2022, 19:40 WIB

SUMBAWA, KOMPAS.com - Situs Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Kabupaten Sumbawa, Nusa Tenggara Barat (NTB), http://dukcapil.sumbawa.kab.go.id diretas. Situs itu sempat tidak bisa dibuka pada Rabu (27/7/2022) malam hingga Kamis (28/7/2022) pagi.

Peretas mengatasnamakan Ucen Haxor Karawang Cyber Team. Peretas juga menulis pesan di laman situs. Pesan itu bertuliskan "main mu kurang rapih. Kau masih belajar terbang sedangkan yang lain. Menayangkan jam terbang kepada ku. Tapi tidak apa. Mari bermain sebentar. Sudah lama juga peran ku tertidur".

Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Sumbawa, Jaya Kusuma membenarkan bahwa situs kantornya telah diretas.

Baca juga: Ponselnya Diretas, Ayah Brigadir J Mengaku Takut Pakai WhatsApp Lagi

"Ya benar. Tapi sekarang situs sudah pulih (normal)," kata Jaya saat dikonfirmasi, Kamis (28/7/2022).

Layanan pembuatan dokumen kependudukan tetap berjalan seperti biasa, namun melalui pelayanan offline.

"Masyarakat langsung ke kantor untuk membuat data kependudukan. Pelayanan cepat hanya menunggu 3 jam," sebut Jaya.

Baca juga: Sumbawa Minta Tambahan Kuota Elpiji Subsidi ke Dirjen Migas

Meski sudah bisa dibuka, pada laman situs tersebut masih bertulis nama hacker beserta pesan. Meskipun, saat diklik situsnya sudah normal.

Respons warga

Rasta (32), warga Sumbawa, meminta agar memperbarui server situs tersebut supaya tidak mudah diretas.

"Tolong di-upgrade servernya, otomatis sistem keamanannya akan terlindungi juga. Banyak celah bug-nya, biarkan urusan ini jadi urusan pemerintah daerah," kata Rasta.

Dwi (21), warga lainnya, mengungkapkan hal yang sama. Menurutnya, situs pemerintah tidak boleh mudah diretas.

"Upgrade lagi ke server lebih canggih, agar ke depannya situs website Pemda aman. Apalagi ini milik Dukcapil yang data kita banyak di sana," sebut Dwi.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

20 Daftar Nama Kerajaan di Indonesia dan Rajanya

20 Daftar Nama Kerajaan di Indonesia dan Rajanya

Regional
Ayah di NTT Cabuli Putri Tirinya hingga Hamil, Minta Korban Mengaku Dihamili Anggota TNI

Ayah di NTT Cabuli Putri Tirinya hingga Hamil, Minta Korban Mengaku Dihamili Anggota TNI

Regional
Ditlantas Polda Jateng Uji Coba Tilang Pakai Drone di Purworejo, Tangkap Sejumlah Pelanggar Lalu Lintas

Ditlantas Polda Jateng Uji Coba Tilang Pakai Drone di Purworejo, Tangkap Sejumlah Pelanggar Lalu Lintas

Regional
Remaja Diperkosa Paman sejak 2020, Terungkap Usai Kepergok Istri Pelaku

Remaja Diperkosa Paman sejak 2020, Terungkap Usai Kepergok Istri Pelaku

Regional
Minta Warga Tual Tenang, Kapolda Maluku: Jangan Terprovokasi Lagi

Minta Warga Tual Tenang, Kapolda Maluku: Jangan Terprovokasi Lagi

Regional
Diserang Virus KHV, 15 Ton Ikan Mas di Waduk PLTA Koto Panjang Riau Mati Setiap Hari

Diserang Virus KHV, 15 Ton Ikan Mas di Waduk PLTA Koto Panjang Riau Mati Setiap Hari

Regional
Sering Menginap di Bawah JMP Ambon, Gepeng dan Anak Jalanan Ditangkap Petugas Dinsos

Sering Menginap di Bawah JMP Ambon, Gepeng dan Anak Jalanan Ditangkap Petugas Dinsos

Regional
Perkelahian 2 Siswi di Alun-alun Kota Pasangkayu Viral di Media Sosial

Perkelahian 2 Siswi di Alun-alun Kota Pasangkayu Viral di Media Sosial

Regional
Diduga Melakukan Bullying, 8 Siswi di Karanganyar Dilaporkan Polisi oleh Orangtua Murid

Diduga Melakukan Bullying, 8 Siswi di Karanganyar Dilaporkan Polisi oleh Orangtua Murid

Regional
Korupsi Proyek Sentra IKM, Eks Kepala Dinkop UKM Kota Serang Dituntut 4,5 Tahun Penjara

Korupsi Proyek Sentra IKM, Eks Kepala Dinkop UKM Kota Serang Dituntut 4,5 Tahun Penjara

Regional
Kecelakaan Maut Tewaskan 3 Orang di Tol Semarang-Solo, Terungkap Ban yang Pecah Buatan Tahun 2006

Kecelakaan Maut Tewaskan 3 Orang di Tol Semarang-Solo, Terungkap Ban yang Pecah Buatan Tahun 2006

Regional
Surat Imbauan soal Maraknya Penculikan Anak Menuai Polemik, Kadisdik Kota Kupang Minta Maaf

Surat Imbauan soal Maraknya Penculikan Anak Menuai Polemik, Kadisdik Kota Kupang Minta Maaf

Regional
Heboh Kabar Penculikan Anak di Ruteng, Begini Respons Polres Manggarai

Heboh Kabar Penculikan Anak di Ruteng, Begini Respons Polres Manggarai

Regional
Sampah IKN Diakomodir DLH Penajam Paser Utara Sampai 2024

Sampah IKN Diakomodir DLH Penajam Paser Utara Sampai 2024

Regional
Kuasa Hukum Tersangka Tabrak Lari Mahasiswi Cianjur Minta Penumpang Audi A6 Diperiksa Ulang

Kuasa Hukum Tersangka Tabrak Lari Mahasiswi Cianjur Minta Penumpang Audi A6 Diperiksa Ulang

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.