Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 28/07/2022, 16:43 WIB

LHOKSEUMAWE, KOMPAS.com–Polisi membuka posko pengaduan untuk korban calo Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dan Pegawai dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di Markas Kepolisian Sektor Banda Sakti, Kota Lhokseumawe, Aceh.

Posko ini dibuka setelah seorang PNS di Pemerintahan Kota Lhokseumawe yang berinisial AF (54) ditetapkan sebagai tersangka.

Sejauh ini baru diketahui ada 22 orang yang jadi korban AF. Polisi menduga, korban lebih banyak, sehingga membuka posko pengaduan.

Baca juga: Polisi Tangkap Calo CPNS di Lhokseumawe, Kerugian Capai Rp 2,5 Miliar

“Kami ingin membuka kasus ini seterang-terangnya. Para korban lain, kami imbau untuk melapor. Poskonya di Polsek Banda Sakti. Kita ingin bongkar tuntas,” kata Kepala Kepolisian Resor Lhokseumawe AKBP Henki Ismanto saat dihubungi, Kamis (28/7/2022).

Polisi menghitung pelaku menarik uang dari korban sebesar Rp 2,5 miliar. Masing-masing korban bervariasi mulai dari Rp 35 juta – Rp 120 juta per orang.

Uang itu disebut sebagi garansi lulus CPNS. Pelaku juga memalsukan stempel Badan Kepegawaian dan Sumber Daya Manusia (BKSDM) Kota Lhokseumawe dan mencatut nama Kepala BKSDM Lhokseumawe, M Nur (saat ini almarhum) untuk memuluskan aksinya.

Baca juga: Meski Dilarang, Pemkot Lhokseumawe Tetap Anggarkan Rp 10 Miliar untuk Gaji Honorer 2023

“Kita ketahui, zaman sekarang transparansi sudah cukup baik, mulai rekrut sampai pengumuman itu dilakukan serba online dan jika ada yang mengatakan mampu, menjanjikan masuk serta lulus PNS maupun kami di Polri, jangan pernah percaya,” sebut Henki Ismanto.

Sebelumnya, AF ditangkap di rumahnya tanpa perlawanan berarti di Kota Lhokseumawe.

Pelaku mengakui perbuatannya dan kini mendekam di tahanan Mapolres Lhokseumawe.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Lakukan Aborsi di Kamar Hotel, Perempuan Muda Meninggal Dunia

Lakukan Aborsi di Kamar Hotel, Perempuan Muda Meninggal Dunia

Regional
Polda Sumsel Buru Polisi Gadungan Tipu Wanita dengan Modus Video Call, Bujuk Korban Buka Baju

Polda Sumsel Buru Polisi Gadungan Tipu Wanita dengan Modus Video Call, Bujuk Korban Buka Baju

Regional
Mantan Suami Norma Risma Ternyata Sudah Cabut Aduan Pencemaran Nama Baik

Mantan Suami Norma Risma Ternyata Sudah Cabut Aduan Pencemaran Nama Baik

Regional
Sekjen PDI-P Hasto Jelaskan soal Politik Dinasti, Ini Katanya...

Sekjen PDI-P Hasto Jelaskan soal Politik Dinasti, Ini Katanya...

Regional
Sejarah Singkat Berdirinya Nahdlatul Ulama (NU): Latar Belakang, Tokoh, dan Tujuannya

Sejarah Singkat Berdirinya Nahdlatul Ulama (NU): Latar Belakang, Tokoh, dan Tujuannya

Regional
Sejumlah Anak di Pati Dirawat di Bangsal Kejiwaan akibat Keranjingan 'Game' dan Konten Porno

Sejumlah Anak di Pati Dirawat di Bangsal Kejiwaan akibat Keranjingan "Game" dan Konten Porno

Regional
Proyek Jalan Raya di Padang Dinilai Asal Jadi, Dinas PUPR Buka Suara

Proyek Jalan Raya di Padang Dinilai Asal Jadi, Dinas PUPR Buka Suara

Regional
Pendaki Wanita Tewas di Gunung Lawu: Proses Evakuasi Terkendala Cuaca

Pendaki Wanita Tewas di Gunung Lawu: Proses Evakuasi Terkendala Cuaca

Regional
Jual Motor Hasil Curian di Facebook, 2 Pemuda di Ende Ditangkap

Jual Motor Hasil Curian di Facebook, 2 Pemuda di Ende Ditangkap

Regional
Muncul Wacana Kaesang 'Dijodohkan' dengan Rheo Fernandes Anak Ketua PDI-P Solo FX Rudy, Gibran: Bagus

Muncul Wacana Kaesang "Dijodohkan" dengan Rheo Fernandes Anak Ketua PDI-P Solo FX Rudy, Gibran: Bagus

Regional
Komplotan Pengganjal Mesin ATM di Pemalang Tepergok Satpam dan Warga, Sudah Beraksi 3 Kali

Komplotan Pengganjal Mesin ATM di Pemalang Tepergok Satpam dan Warga, Sudah Beraksi 3 Kali

Regional
Dipicu Masalah Tambang Ilegal, Warga Cegat Iring-iringan Bupati Pasaman Barat

Dipicu Masalah Tambang Ilegal, Warga Cegat Iring-iringan Bupati Pasaman Barat

Regional
Kasus Warga Ogan Ilir Tewas Usai Ditangkap Polisi, Dituduh Curi Kambing hingga Melawan Petugas

Kasus Warga Ogan Ilir Tewas Usai Ditangkap Polisi, Dituduh Curi Kambing hingga Melawan Petugas

Regional
Usai Megawati Lewat di Karpet Merah, Kader PDI-P di Semarang Berebut Foto

Usai Megawati Lewat di Karpet Merah, Kader PDI-P di Semarang Berebut Foto

Regional
Buntut Warga Ditembak Polisi Pengaman Perusahaan, Pabrik Sawit Habis Dibakar Massa

Buntut Warga Ditembak Polisi Pengaman Perusahaan, Pabrik Sawit Habis Dibakar Massa

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.