Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Tambang Timah Ilegal di Pangkalpinang Digerebek, Oknum PNS dan Wartawan Ditangkap

Kompas.com - 27/07/2022, 22:20 WIB
Heru Dahnur ,
Teuku Muhammad Valdy Arief

Tim Redaksi

PANGKALPINANG, KOMPAS.com- Sebanyak empat orang ditangkap saat operasi penertibang tambang timah ilegal di daerah Air Mawar, Kota Pangkalpinang, Kepulauan Bangka Belitung pada Selasa (26/7/2022).

Dua di antara pelaku diketahui berprofesi sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan wartawan.

"Ada empat pelaku yang diamankan beserta sejumlah barang bukti. Dua di antaranya diketahui bekerja sebagai PNS dan wartawan, jadi ini oknum," kata Kepala Satuan Reserse dan Kriminal Polres Pangkalpinang, AKP Adi Putra saat dikonfirmasi, Rabu (27/7/2022).

Baca juga: Diduga Ilegal, 536 Balok Timah Seberat 8,8 Ton dari Rumah Warga di Bangka Tengah Disita

Adi menuturkan, para pelaku masing-masing berinisial AR (43), DRT alias AKNG (42), HS (42) dan DNT (28).

Pelaku menambang pasir timah tanpa izin menggunakan satu set mesin yang sudah dirakit berupa Tambang Inkonvensional (TI) Tajuk Tower.

Penggerebekan dilakukan setelah adanya laporan masyarakat terkait aktivitas penambangan yang merusak lingkungan serta menyebabkan bangunan di sekitarnya rusak.

"Unit Tindak Pidana Tertentu (Tipidter) langsung bergerak ke lokasi mengamankan pelaku dan barang bukti di hari yang sama dengan laporan yang masuk," ujar Adi.

Baca juga: Penambang Timah di Bangka Tewas Tersangkut Baling-baling Kapal

Para pelaku dikenakan Pasal 158 Undang-Undang tentang Mineral dan Batubara (Minerba) dengan ancaman lima tahun penjara atau denda Rp 1 miliar.

Adi mengatakan, Kota Pangkalpinang bukan wilayah pertambangan, sehingga setiap aktivitas itu dipastikan bersifat ilegal.

"Kami akan sikat habis oknum-oknum yang mem-back-up, tidak peduli siapa pun akan ditindak tegas," ujar Adi.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Ketua PPS di Manggarai Timur, NTT Meninggal Diduga Kelelahan

Ketua PPS di Manggarai Timur, NTT Meninggal Diduga Kelelahan

Regional
Dua Bocah di Grobogan Ditemukan Tewas di Embung

Dua Bocah di Grobogan Ditemukan Tewas di Embung

Regional
Polda Sumbar Selidiki Dugaan TPPO dari Anak Asal Padang yang Telantar di Jakarta

Polda Sumbar Selidiki Dugaan TPPO dari Anak Asal Padang yang Telantar di Jakarta

Regional
Gelar Pemungutan Suara Ulang, TPS di Baubau Dijaga Ketat TNI-Polri

Gelar Pemungutan Suara Ulang, TPS di Baubau Dijaga Ketat TNI-Polri

Regional
Sempat Terendam Banjir 3 Meter, Begini Kondisi Desa Karanganyar Demak

Sempat Terendam Banjir 3 Meter, Begini Kondisi Desa Karanganyar Demak

Regional
Pertandingan PSIS Semarang vs Dewa United di Stadion Moch Soebroto Magelang Dibatasi 5.000 Penonton

Pertandingan PSIS Semarang vs Dewa United di Stadion Moch Soebroto Magelang Dibatasi 5.000 Penonton

Regional
Korban Kekerasan Seksual Dikeluarkan dari Sekolah, Pj Nana Janjikan Jaminan Perlindungan

Korban Kekerasan Seksual Dikeluarkan dari Sekolah, Pj Nana Janjikan Jaminan Perlindungan

Regional
3 Warga Sumbawa Mencoblos di Bima Tanpa Surat, TPS Ini Pungut Suara Ulang

3 Warga Sumbawa Mencoblos di Bima Tanpa Surat, TPS Ini Pungut Suara Ulang

Regional
Pemungutan Suara Ulang TPS 23 Kumpulrejo di Salatiga Dijaga Ketat

Pemungutan Suara Ulang TPS 23 Kumpulrejo di Salatiga Dijaga Ketat

Regional
Harga Bapok Naik, Mbak Ita Minta Masyarakat Semarang Tidak “Panic Buying”

Harga Bapok Naik, Mbak Ita Minta Masyarakat Semarang Tidak “Panic Buying”

Regional
Harimau Terkam Petani di Lampung, Warga Diminta Tak Berkebun untuk Sementara

Harimau Terkam Petani di Lampung, Warga Diminta Tak Berkebun untuk Sementara

Regional
Senior Setrika Dada Santri di Malang Punya Dendam Pribadi, Ditetapkan Tersangka Tapi Tidak Ditahan

Senior Setrika Dada Santri di Malang Punya Dendam Pribadi, Ditetapkan Tersangka Tapi Tidak Ditahan

Regional
6 Tradisi Menyambut Ramadan di Jawa Tengah, Ada Dugderan

6 Tradisi Menyambut Ramadan di Jawa Tengah, Ada Dugderan

Regional
Kandang Jebak Harimau Dipasang di Lampung Setelah 2 Petani Diterkam

Kandang Jebak Harimau Dipasang di Lampung Setelah 2 Petani Diterkam

Regional
Video 'Cinderella OD' di Lampung Beredar, Polisi Selidiki Identitas Korban

Video "Cinderella OD" di Lampung Beredar, Polisi Selidiki Identitas Korban

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com