Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
KILAS DAERAH

Gubernur Riau Beri Bantuan BKK Rp 190 Juta untuk Desa Buruk Bakul

Kompas.com - 26/07/2022, 17:20 WIB
Fransisca Andeska Gladiaventa,
A P Sari

Tim Redaksi

KOMPAS.comGubernur Riau Syamsuar memberikan bantuan dana sebesar Rp 190 juta untuk Desa Buruk Bakul. Bantuan yang termasuk dalam program Bantuan Keuangan Khusus (BKK) ini diserahkan langsung kepada Kepala Desa Buruk Bakul, Sunaryo.

Pemberian BKK itu ditujukan sebagai langkah untuk memajukan kembali Desa Buruk Bakul agar bisa terus maju.

“Bantuan desa ini semoga bisa dimanfaatkan dengan lebih maksimal. Sehingga dapat membantu untuk menurunkan angka stunting dan membuka peluang kewirausahaan bagi anak-anak muda agar menekan angka pengangguran di Desa Buruk Bakul,” ungkap Syamsuar dalam keterangan persnya, Selasa (26/7/2022).

Hal itu disampaikan oleh Syamsuar saat menghadiri peringatan Hari Mangrove Sedunia di Desa Buruk Bakul, Kecamatan Bukit Batu, Kabupaten Bengkalis, Riau, Selasa.

Baca juga: Dukung Program Riau Hijau, Gubernur Syamsuar Tanam 200.000 Bibit Mangrove di Bengkalis

Selain berikan bantaun BKK, Syamsuar mengatakan, pihaknya juga menyalurkan bantuan insentif senilai Rp 12 juta dan bantuan sarana pendukung senilai Rp 5 juta bagi guru tahfiz.

“Kami juga salurkan bantuan bagi pos pelayanan terpadu (posyandu) senilai Rp 8 juta, bantuan peningkatan kapasitas kewirausahaan pemuda atau pemudi senilai Rp 8 juta, serta bantuan modal Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) untuk Desa Batang Duku senilai Rp 88 juta rupiah,” jelas Syamsuar.

Ia melanjutkan, sebelum ada program BKK Desa, hanya ada sepuluh desa mandiri yang ada di Riau. Namun, jumlahnya terus meningkat hingga 2022 dengan 159 desa.

Alhamdulillah, adanya BKK ini berharap semakin banyak dan meningkatnya desa-desa mandiri di Provinsi Riau,” ujarnya.

Baca juga: Riau Catat Peningkatan Nilai Ekspor dan Penurunan Kemiskinan, Gubernur Syamsuar: Alhamdulillah

Lebih lanjut, Ketua Perkumpulan Aparatur Pemerintah Sesa se-Indonesia (Papdesi) di Pekanbaru memberikan apresiasi kepada Pemprov Riau atas program BKK yang telah diselenggarakan.

“Ketua Papdesi memberikan apresiasi atas program BKK yang diselenggarakan oleh Pemprov Riau karena hanya ada dua gubernur yang rutin memberikan bantuan bagi masyarakat, yakni Gubernur Jawa Tengah (Jateng) dan Gubernur Riau.

“Jadi dikesempatan ini saya berikan bantuan untuk desa dan semoga Riau semakin besar pendapatannya, sehingga masyarakat juga bisa mendapatkan bantuan lebih besar lagi,” ucapnya.

Sebagai informasi, sejak 2019, Pemprov Riau telah menyalurkan BKK senilai Rp 200 juta untuk 1.591 desa di Provinsi Riau.

Sayangnya, karena pandemi Covid-19, bantuan yang diberikan oleh Pemprov Riau juga mengalami penurunan, yakni sebesar Rp 85 juta per desa.

Bangkit dari keterpurukan, pada 2021, BKK yang disalurkan kembali meningkat menjadi Rp 100 juta hingga Rp 150 juta per desa.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


Terkini Lainnya

Fakta dan Kronologi Bentrokan Warga 2 Desa di Lombok Tengah, 1 Orang Tewas

Fakta dan Kronologi Bentrokan Warga 2 Desa di Lombok Tengah, 1 Orang Tewas

Regional
Komunikasi Politik 'Anti-Mainstream' Komeng yang Uhuyy!

Komunikasi Politik "Anti-Mainstream" Komeng yang Uhuyy!

Regional
Membedah Strategi Komunikasi Multimodal ala Komeng

Membedah Strategi Komunikasi Multimodal ala Komeng

Regional
Kisah Ibu dan Bayinya Terjebak Banjir Bandang Berjam-jam di Demak

Kisah Ibu dan Bayinya Terjebak Banjir Bandang Berjam-jam di Demak

Regional
Warga Kendal Tewas Tertimbun Longsor Saat di Kamar Mandi, Keluarga Sempat Teriaki Korban

Warga Kendal Tewas Tertimbun Longsor Saat di Kamar Mandi, Keluarga Sempat Teriaki Korban

Regional
Balikpapan Catat 317 Kasus HIV Sepanjang 2023

Balikpapan Catat 317 Kasus HIV Sepanjang 2023

Regional
Kasus Kematian akibat DBD di Balikpapan Turun, Vaksinasi Tembus 60 Persen

Kasus Kematian akibat DBD di Balikpapan Turun, Vaksinasi Tembus 60 Persen

Regional
Puan: Seperti Bung Karno, PDI-P Selalu Berjuang Sejahterakan Wong Cilik

Puan: Seperti Bung Karno, PDI-P Selalu Berjuang Sejahterakan Wong Cilik

Regional
Setelah 25 Tahun Konflik Maluku

Setelah 25 Tahun Konflik Maluku

Regional
BMKG: Sumber Gempa Sumedang Belum Teridentifikasi, Warga di Lereng Bukit Diimbau Waspada Longsor

BMKG: Sumber Gempa Sumedang Belum Teridentifikasi, Warga di Lereng Bukit Diimbau Waspada Longsor

Regional
Gempa Sumedang, 53 Rumah Rusak dan 3 Korban Luka Ringan

Gempa Sumedang, 53 Rumah Rusak dan 3 Korban Luka Ringan

Regional
Malam Tahun Baru 2024, Jokowi Jajan Telur Gulung di 'Night Market Ngarsopuro'

Malam Tahun Baru 2024, Jokowi Jajan Telur Gulung di "Night Market Ngarsopuro"

Regional
Sekolah di Malaysia, Pelajar di Perbatasan Indonesia Berangkat Sebelum Matahari Terbit Tiap Hari

Sekolah di Malaysia, Pelajar di Perbatasan Indonesia Berangkat Sebelum Matahari Terbit Tiap Hari

Regional
Kisah Pengojek Indonesia dan Malaysia di Tapal Batas, Berbagi Rezeki di 'Rumah' yang Sama...

Kisah Pengojek Indonesia dan Malaysia di Tapal Batas, Berbagi Rezeki di "Rumah" yang Sama...

Regional
Menara Pengintai Khas Dayak Bidayuh Jadi Daya Tarik PLBN Jagoi Babang

Menara Pengintai Khas Dayak Bidayuh Jadi Daya Tarik PLBN Jagoi Babang

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com