Wanita Penghina Istri Presiden Jokowi Jalani Observasi di RSJ Kendari Selama 14 Hari

Kompas.com - 26/07/2022, 15:38 WIB

KENDARI, KOMPAS.com - Perempuan asal Kabupaten Muna, Sulawesi Tenggara (Sultra) bernama Elsanita (37) yang ditangkap polisi karena telah menghina istri Presiden Jokowi, Iriana Jokowi menjalani masa observasi di Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Kendari selama 14 hari ke depan.

Elsanita yang sebelumnya adalah tenaga kesehatan salah satu puskesmas di Muna ditangkap Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) Polres Muna di Kecamatan Lasalepa, Sabtu (23/7/2022).

Baca juga: Keluarga Wanita yang Menghina Iriana Jokowi Minta Maaf

Penangkapan dilakukan setelah videonya yang melontarkan hinaan kepada Iriana Jokowi viral di media sosial TikTok.

Plt Direktur Rumah Sakit Jiwa Kendari, I Ketut Suartika mengatakan, pasien atas nama Elsanita dibawa oleh petugas dari Polres Muna pada Senin (25/7/2022) kemarin. Saat ini pasien tersebut, lanjut Ketut, telah menjalani perawatan UGD dan ditempatkan di ruangan isolasi.

"Perawatan UGD itu membutuhkan waktu 14 hari ke depan, ketika tidak ada perubahan diperpanjang lagi sampai 20 hari. Nanti kita koordinasi dengan penyidiknya, yang jelas pasien yang dikirim baru pertama kali dirawat di Rumah Sakit Jiwa ini," ungkap Ketut, Selasa (26/7/2022).

Dijelaskan bahwa pasien tersebut akan menjalani tahap obesrvasi dari tim medis yakni perawat, dokter ahli jiwa dengan mengecek aspek perilaku, emosional, dan kognitif.

Selanjutnya dilakukan evaluasi tentang kebenaran apakah mengalami gangguan jiwa ringan, berat, sedang, depresi atau tidak.

Lebih lanjut Ketut menerangkan, jika dilihat secara kasat mata wanita itu memang diduga memiliki kelainan atau gangguan jiwa, baik dari penampilan maupun gerak-geriknya.

“Saya sudah lihat tadi (penglihatan orang biasa) ada mengarah kayak ke sana (gangguan kejiwaan),” terangnya.

Namun demikian, tambah Ketut, yang bisa menentukan apakah pasien itu mengalami gangguan kejiwaan adalah dokter ahli jiwa.

Baca juga: Pelaku Penghinaan Iriana Jokowi Diduga Alami Gangguan Jiwa, Gibran: Sudah Ada yang Mengurus

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan Video Lainnya >

Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

7 Kakak Kelas Aniaya Siswa Kelas 2 SD di Malang, Benarkah Pelaku 'Bullying' Alami Luka di Masa Lalu?

7 Kakak Kelas Aniaya Siswa Kelas 2 SD di Malang, Benarkah Pelaku "Bullying" Alami Luka di Masa Lalu?

Regional
Gempa 4,2 Guncang Lombok, Tak Berpotensi Tsunami

Gempa 4,2 Guncang Lombok, Tak Berpotensi Tsunami

Regional
Tekan Peredaran Rokok Ilegal, Pemkot Malang Anggarkan Rp 1 Miliar untuk Pengadaan X-Ray

Tekan Peredaran Rokok Ilegal, Pemkot Malang Anggarkan Rp 1 Miliar untuk Pengadaan X-Ray

Regional
Sekeluarga yang Tewas Diracun Dimakamkan di 3 Liang Berbeda

Sekeluarga yang Tewas Diracun Dimakamkan di 3 Liang Berbeda

Regional
Siswa Kelas 2 SD di Malang Dirundung Kakak Kelasnya, Ini Penyebab 'Bullying' Menurut Psikolog

Siswa Kelas 2 SD di Malang Dirundung Kakak Kelasnya, Ini Penyebab "Bullying" Menurut Psikolog

Regional
UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 28 November 2022

UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 28 November 2022

Regional
Diduga Hendak Tawuran di Kota Serang, 41 Pelajar Asal Cikupa Diamankan

Diduga Hendak Tawuran di Kota Serang, 41 Pelajar Asal Cikupa Diamankan

Regional
UMP Jatim 2023 Naik 7,8 Persen, Jadi Rp 2,040 Juta

UMP Jatim 2023 Naik 7,8 Persen, Jadi Rp 2,040 Juta

Regional
4 Pelaku Penyerangan dan Perusakan Masjid Al Markaz Maros Ditangkap, 3 Buron

4 Pelaku Penyerangan dan Perusakan Masjid Al Markaz Maros Ditangkap, 3 Buron

Regional
1.000 Siswa Jalani Imunisasi Polio di Pidie Aceh

1.000 Siswa Jalani Imunisasi Polio di Pidie Aceh

Regional
Tiba di Jayapura, Wapres akan Kunjungi 2 Provinsi Baru di Papua

Tiba di Jayapura, Wapres akan Kunjungi 2 Provinsi Baru di Papua

Regional
Rusun Keuskupan Larantuka Senilai Rp 22,3 Miliar Siap Dihuni

Rusun Keuskupan Larantuka Senilai Rp 22,3 Miliar Siap Dihuni

Regional
IDI Sumbar Tolak RUU Kesehatan Omnibus Law yang Dibahas DPR

IDI Sumbar Tolak RUU Kesehatan Omnibus Law yang Dibahas DPR

Regional
Anak Kedua Diduga Bunuh Ayah, Ibu dan Kakaknya di Magelang, Campur Racun ke Minuman Teh dan Kopi

Anak Kedua Diduga Bunuh Ayah, Ibu dan Kakaknya di Magelang, Campur Racun ke Minuman Teh dan Kopi

Regional
Salah Gunakan Narkoba, 7 Polisi di Babel Dipecat dengan Tidak Hormat

Salah Gunakan Narkoba, 7 Polisi di Babel Dipecat dengan Tidak Hormat

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.