Embun Es Selimuti Dieng Selama 2 Hari, Suhu Pagi Ini Minus 1 Derajat Celsius

Kompas.com - 26/07/2022, 09:54 WIB

BANJARNEGARA, KOMPAS.com - Fenomena embun es kembali menyelemuti kawasan dataran tinggi Dieng, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah, Selasa (26/7/2022) pagi.

Kepala Unit Pengelola Teknis (UPT) Pengelolaan Wisata Dieng Sri Utami mengatakan, kemunculan embun es ini merupakan yang kedua kalinya setelah sebelumnya fenomena serupa terjadi, Senin (25/7/2022) pagi.

"Dua hari berturut-turut, kemarin dan hari ini muncul embun es," kata dia saat dihubungi, Selasa.

Dia menjelaskan, embun es kemarin paling tebal terlihat di kompleks Candi Setyaki, Dieng. Sedangkan hari ini terlihat tebal di lapangan kompleks Candi Arjuna.

"Pagi ini suhu terpantau minus 1 derajat celsius, kalau kemarin kami tidak memantau suhunya berapa," ujar dia.

Baca juga: Suhu Terendah di Kawasan Bromo Capai 2 Derajat Celsius hingga Muncul Fenomena Embun Es, Ini Penjelasannya

Lebih lanjut dia mengatakan, fenomena embun es menarik kunjungan wisatawan ke tanah para dewa itu.

"Sejak kemunculan es pada tanggal 30 Juni lalu jumlah wisatawan meningkat cukup drastis. Namun banyak yang kecele karena tidak muncul embun es," kata dia.

Bagi yang ingin melihat fenomena embum es, dia meminta wisawatan memperhatikan kondisi cuaca pada malam harinya.

"Biasanya kalau malam hari cuaca cerah, tidak ada angin, pagi harinya akan muncul embun es," jelas dia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mahasiswi di NTT Tipu Orangtuanya, Keluarga Telanjur Datang ke Wisuda dengan Pikap, Ternyata Skripsi Belum Rampung

Mahasiswi di NTT Tipu Orangtuanya, Keluarga Telanjur Datang ke Wisuda dengan Pikap, Ternyata Skripsi Belum Rampung

Regional
Sempat Lumpuh Total Tertutup Longsor, Jalur Kebumen-Banjarnegara Sudah Bisa Dilalui Kendaraan

Sempat Lumpuh Total Tertutup Longsor, Jalur Kebumen-Banjarnegara Sudah Bisa Dilalui Kendaraan

Regional
8 Pelajar di Kabupaten Serang Jadi Tersangka Kepemilikan Senjata Tajam untuk Tawuran

8 Pelajar di Kabupaten Serang Jadi Tersangka Kepemilikan Senjata Tajam untuk Tawuran

Regional
Istri Oknum Dosen di Sikka Mengadu Suaminya Selingkuh dengan Staf, Ini Kata Pihak Kampus

Istri Oknum Dosen di Sikka Mengadu Suaminya Selingkuh dengan Staf, Ini Kata Pihak Kampus

Regional
Amankan Natal dan Tahun Baru, 3.067 Personel Gabungan Polda Sumsel Diturunkan

Amankan Natal dan Tahun Baru, 3.067 Personel Gabungan Polda Sumsel Diturunkan

Regional
Bunga Bangkai Raksasa Setinggi 4 Meter Mekar di Agam Sumbar

Bunga Bangkai Raksasa Setinggi 4 Meter Mekar di Agam Sumbar

Regional
Gibran Sebut Undangan Pernikahan Kaesang-Erina Disebar Bertahap, Pejabat  hingga Ketum Parpol Turut Diundang

Gibran Sebut Undangan Pernikahan Kaesang-Erina Disebar Bertahap, Pejabat hingga Ketum Parpol Turut Diundang

Regional
Pemuda di Riau Sulap 2.500 Botol Air Mineral Bekas Jadi Pohon Natal Setinggi 6 Meter

Pemuda di Riau Sulap 2.500 Botol Air Mineral Bekas Jadi Pohon Natal Setinggi 6 Meter

Regional
Gempa M 4,4 Guncang Sumbawa, Tak Berpotensi Tsunami

Gempa M 4,4 Guncang Sumbawa, Tak Berpotensi Tsunami

Regional
Penerbangan ke Nagan Raya Aceh Terdampak Bibit Siklon 96 B

Penerbangan ke Nagan Raya Aceh Terdampak Bibit Siklon 96 B

Regional
2 Remaja Kakak Adik di Lombok Tengah Dilaporkan Hilang, Terakhir Meninggalkan Rumah Gunakan Motor

2 Remaja Kakak Adik di Lombok Tengah Dilaporkan Hilang, Terakhir Meninggalkan Rumah Gunakan Motor

Regional
Prosesi Siraman Kaesang Gunakan Tujuh Sumber Mata Air, dari Mana Saja?

Prosesi Siraman Kaesang Gunakan Tujuh Sumber Mata Air, dari Mana Saja?

Regional
November 2022, Banten Diguncang 271 Gempa Bumi, BMKG; Naik 100 Persen

November 2022, Banten Diguncang 271 Gempa Bumi, BMKG; Naik 100 Persen

Regional
2 Jembatan Rusak akibat Erupsi Gunung Semeru, Akses Jalan dari Lumajang ke Malang Terputus

2 Jembatan Rusak akibat Erupsi Gunung Semeru, Akses Jalan dari Lumajang ke Malang Terputus

Regional
Disebut Janjikan Proyek Rp 36 Miliar di Stadion Jakabaring, Heriyanto Bantah Tipu Warga Lampung

Disebut Janjikan Proyek Rp 36 Miliar di Stadion Jakabaring, Heriyanto Bantah Tipu Warga Lampung

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.