Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Wanita di Muna Hina Iriana Jokowi di Medsos, Gibran Beri Tanggapan Begini...

Kompas.com - 25/07/2022, 16:15 WIB

 

SOLO, KOMPAS.com - Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka mengatakan, dirinya tidak ingin melaporkan ENS, wanita yang diduga menghina ibunya, Iriana Jokowi di media sosial (medsos).

ENS diduga menghina Ibu Negara Iriana Jokowi di media sosial karena terobsesi dengan Presiden Joko Widodo.

"Rasahlah. Aku ra gagas koyo ngunu kuwi," kata putra sulung Presiden Jokowi di Balai Kota Solo, Jawa Tengah, Senin (26/7/2022).

Baca juga: Ibunya Iriana Jokowi Dihina Emak-emak di Medsos, Gibran: Biar Diurus yang Berwajib

Gibran kembali menegaskan, dirinya tidak pernah melaporkan orang yang diduga menghina keluarganya ke polisi.

"Ndak (pernah malaporkan). Aku opo tau melaporkan kaya gitu, ra tau (tidak pernah)," terang dia.

Baca juga: Menanti Kejutan Gibran Saat Opening Ceremony ASEAN Para Games 2022

Sebelumnya, seorang wanita di Kabupaten Muna, Sulawesi Tenggara, berinisial ENS, ditangkap anggota Satuan Reskrim Polres Muna, di Desa Labone, Kecamatan Lasalepa, Sabtu (23/7/2022) malam. 

ENS ditangkap karena diduga melakukan penghinaan terhadap Ibu Negara Iriana Jokowi di akun media sosial TikTok dan Twitter belum lama ini. 

“Iya, sudah ditangkap. Yang bersangkutan ditangkap dan diamankan di Polres Muna karena di duga membuat dan mendistribusikan konten TikTok yang berisikan penghinaan dan pencemaran nama baik terhadap Ibu Iriana Jokowi,” kata Kasat Reskrim Polres Muna, Iptu Alamsyah Nugraha melalui pesan pendeknya, pada Minggu (24/7/2022).  

Dalam video tersebut, ENS terdengar mengeluarkan kalimat yang tak pantas terhadap Iriana.

Ia mengeluarkan kalimat yang tak pantas sambil membuang ludah yang direkamnya sendiri. 

ENS kemudian memasukkan video tersebut dalam akun TikToknya yang kemudian viral di media sosial.  

Alamsyah menuturkan, dari hasil pemeriksaan interogasi terhadap ENS dan beberapa orang saksi yang mengenal pelaku menyatakan, pelaku terobsesi dengan Presiden Joko Widodo dan beranggapan bahwa Jokowi juga menyukai pelaku.

“Pelaku mengganggap Ibu Iriana sebagai saingan, karena pelaku sangat menyukai Pak Jokowi. Pelaku sengaja meng-upload video di TikTok dengan tujuan agar Ibu Iriana melihat dan sakit hati,” ujar Alamsyah.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polisi di Ambon Sita 500 Liter Miras dari Sejumlah Angkutan Umum Saat Gelar Razia Terminal

Polisi di Ambon Sita 500 Liter Miras dari Sejumlah Angkutan Umum Saat Gelar Razia Terminal

Regional
Kisah Seorang Ibu Melahirkan di Atas Perahu yang Mogok di Perairan Konawe Selatan

Kisah Seorang Ibu Melahirkan di Atas Perahu yang Mogok di Perairan Konawe Selatan

Regional
Polisi Aceh Utara Selidiki Dugaan Korupsi 4 Rumah Duafa

Polisi Aceh Utara Selidiki Dugaan Korupsi 4 Rumah Duafa

Regional
2 Sersan TNI Penyelundup Sabu Malaysia Dibawa ke Pengadilan Militer dan Terancam Hukuman Mati

2 Sersan TNI Penyelundup Sabu Malaysia Dibawa ke Pengadilan Militer dan Terancam Hukuman Mati

Regional
Kuasai Hasis dan Ganja, WN Slovakia di Bali Terancam 12 Tahun Penjara

Kuasai Hasis dan Ganja, WN Slovakia di Bali Terancam 12 Tahun Penjara

Regional
Kepala Desa di Lombok Tengah Diduga Lecehkan TKW, Didemo Massa hingga Diminta Bersumpah

Kepala Desa di Lombok Tengah Diduga Lecehkan TKW, Didemo Massa hingga Diminta Bersumpah

Regional
Minyakita Langka, Polda Jateng Tangkap 2 Terduga Pelaku Penimbunan

Minyakita Langka, Polda Jateng Tangkap 2 Terduga Pelaku Penimbunan

Regional
Tak Hanya di Bukittinggi, Objek Wisata Sejarah Lubang Jepang Juga Ada di Padang

Tak Hanya di Bukittinggi, Objek Wisata Sejarah Lubang Jepang Juga Ada di Padang

Regional
Kenalan di Facebook dan Ditawari Kerja, Remaja Putri di Pontianak Malah Dicabuli

Kenalan di Facebook dan Ditawari Kerja, Remaja Putri di Pontianak Malah Dicabuli

Regional
Ketua DPD Partai Nasdem Surabaya Mengundurkan Diri

Ketua DPD Partai Nasdem Surabaya Mengundurkan Diri

Regional
Dipasangkan dengan Bupati Kendal jika Cagub Jateng, Gibran Malah Bahas Makan Bersama Bicarakan 2024

Dipasangkan dengan Bupati Kendal jika Cagub Jateng, Gibran Malah Bahas Makan Bersama Bicarakan 2024

Regional
Serang Disebut Tak Pantas Jadi Ibu Kota Banten, Gubernur: Pembangunan Butuh Ditingkatkan

Serang Disebut Tak Pantas Jadi Ibu Kota Banten, Gubernur: Pembangunan Butuh Ditingkatkan

Regional
Dua Pengelola Tambang Ilegal di Pati dan Blora Ditangkap Polda Jateng

Dua Pengelola Tambang Ilegal di Pati dan Blora Ditangkap Polda Jateng

Regional
Bukan Gagal Ginjal Akut, Pasien Anak di RSUD Moewardi Solo Alami Gangguan Ginjal Ini

Bukan Gagal Ginjal Akut, Pasien Anak di RSUD Moewardi Solo Alami Gangguan Ginjal Ini

Regional
Dugaan Korupsi Pembangunan Rumah Duafa Aceh Utara, Hasil Audit Diserahkan ke Kejari

Dugaan Korupsi Pembangunan Rumah Duafa Aceh Utara, Hasil Audit Diserahkan ke Kejari

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.