Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Nekat Tancap Gas Saat Kena Razia, Pengendara Motor di Pariaman Tabrak Polisi, Tubuh Korban Terseret hingga 12 Meter

Kompas.com - 24/07/2022, 18:00 WIB
Reza Kurnia Darmawan

Editor

KOMPAS.com - Seorang polisi di Pariaman, Sumatera Barat, terluka akibat ditabrak pengendara sepeda motor. Tubuh korban bahkan terseret hingga 12 meter.

Korban yang merupakan Kepala Unit Turjawali Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Kepolisian Resor (Polres) Pariaman Ipda Afrizon mengalami luka di sekujur tubuh. Ia langsung dilarikan ke rumah sakit.

Kecelakaan di Jalan Gandorian, Desa Kampung Baru Pariaman Timur, Kota Pariaman, tersebut bermula saat anggota kepolisian melakukan razia lalu lintas, Sabtu (23/7/2022) pagi.

Baca juga: Takut Kena Razia, Pemotor di Pariaman Tabrak Polisi hingga Terseret 12 Meter

Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasat Reskrim) Polres Pariaman AKP M Arvi mengatakan, pengendara sepeda motor berinisial GR (21) yang mengetahui ada razia lalu lintas, terlihat ketakutan diduga karena kendaraannya tidak lengkap.

Bukannya berhenti, GR justru tancap gas. Seorang anggota Kepolisian Lalu Lintas (Polantas) Polres Pariaman Briptu Pahing hampir tertabrak.

Ipda Afrizon yang tak sempat menghindar, tertabrak.

"Mungkin karena sepeda motornya tidak lengkap dan takut terjaring razia kemudian nekat kabur dengan kecepatan tinggi. Akhirnya dia menabrak Ipda Afrizon," ujarnya, Sabtu.

Baca juga: Pengendara Motor yang Tabrak Polantas hingga Terseret 12 Meter Saat Razia Ditetapkan Tersangka, Terancam 8,5 Tahun Penjara

Kasat Lantas Polres Pariaman Iptu Anggi Prasetiyo menambahkan, korban saat itu sedang berdiri di badan jalan.

“Dan saat diberhentikan sepeda motor tersebut menabrak petugas kami (korban), sehingga petugas terjatuh di badan jalan. Akibat kejadian tersebut petugas kami memgalami luka-luka dan dibawa ke RSUD Pariaman,” ucapnya, Sabtu, dikutip dari Tribun Padang.

Usai peristiwa itu, korban dan penabraknya langsung dilarikan ke rumah sakit.

Baca juga: Polisi yang Ditabrak Pemotor hingga Diseret 12 Meter saat Razia Alami Luka Serius

Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

PKB Target Menang Pilkada Kabupaten Semarang, PKS Masih Jajaki Koalisi

PKB Target Menang Pilkada Kabupaten Semarang, PKS Masih Jajaki Koalisi

Regional
Diduga Jadi Ajang Narkoba, Pentas Musik Koplo Tengah Malam Dilarang

Diduga Jadi Ajang Narkoba, Pentas Musik Koplo Tengah Malam Dilarang

Regional
UKT Batal Naik, Unsoed Hitung Ulang Pembayaran Mahasiswa Baru

UKT Batal Naik, Unsoed Hitung Ulang Pembayaran Mahasiswa Baru

Regional
Prakiraan Cuaca Semarang Hari Ini Kamis 30 Mei 2024, dan Besok : Siang Ini Berawan

Prakiraan Cuaca Semarang Hari Ini Kamis 30 Mei 2024, dan Besok : Siang Ini Berawan

Regional
Pensiunan PTPN V Ditemukan Tewas Berdarah di Rumahnya di Pekanbaru

Pensiunan PTPN V Ditemukan Tewas Berdarah di Rumahnya di Pekanbaru

Regional
Baru Seminggu Bekerja, Pegawai Koperasi di Lombok Dibunuh Pimpinan gara-gara Utang Rp 500.000

Baru Seminggu Bekerja, Pegawai Koperasi di Lombok Dibunuh Pimpinan gara-gara Utang Rp 500.000

Regional
6 Orang Daftar Bakal Calon Rektor UNS Solo, Salah Satunya dari Kemenko PMK

6 Orang Daftar Bakal Calon Rektor UNS Solo, Salah Satunya dari Kemenko PMK

Regional
Mendagri Sebut Ada 3 Wilayah di Papua Terlambat Salurkan Dana Hibah Pilkada

Mendagri Sebut Ada 3 Wilayah di Papua Terlambat Salurkan Dana Hibah Pilkada

Regional
Bos Koperasi di Lombok Bunuh Pegawai yang Baru Seminggu Kerja Gara-gara Utang Rp 500.000

Bos Koperasi di Lombok Bunuh Pegawai yang Baru Seminggu Kerja Gara-gara Utang Rp 500.000

Regional
Zulkieflimansyah Tanggapi Kandasnya Duet Jilid II dengan Rohmi dalam Pilkada NTB

Zulkieflimansyah Tanggapi Kandasnya Duet Jilid II dengan Rohmi dalam Pilkada NTB

Regional
Setelah PDI-P, PKS Bertemu Golkar untuk Bahas Pilkada Solo

Setelah PDI-P, PKS Bertemu Golkar untuk Bahas Pilkada Solo

Regional
Terlibat Kasus Korupsi Tanah, Pensiunan ASN di Kupang Jadi Tersangka

Terlibat Kasus Korupsi Tanah, Pensiunan ASN di Kupang Jadi Tersangka

Regional
Biaya Perakitan Rumah Apung Dikeluhkan Mahal, Bupati Demak Bakal Tambah Anggaran

Biaya Perakitan Rumah Apung Dikeluhkan Mahal, Bupati Demak Bakal Tambah Anggaran

Regional
Prakiraan Cuaca Batam Hari Ini Kamis 30 Mei 2024, dan Besok : Tengah Malam ini Hujan Ringan

Prakiraan Cuaca Batam Hari Ini Kamis 30 Mei 2024, dan Besok : Tengah Malam ini Hujan Ringan

Regional
Prakiraan Cuaca Morowali Hari Ini Kamis 30 Mei 2024, dan Besok : Pagi ini Cerah Berawan

Prakiraan Cuaca Morowali Hari Ini Kamis 30 Mei 2024, dan Besok : Pagi ini Cerah Berawan

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com