Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Petugas Kebersihan Dibunuh Pemulung di Palembang, Pelaku Terancam Hukuman Mati

Kompas.com - 24/07/2022, 08:28 WIB

KOMPAS.com - Seorang pemulung berinisial D di Palembang, Sumatera Selatan, terancam hukuman mati setelah membunuh petugas kebersihan bernama Darwin (56).

Di hadapan polisi, D mengaku sakit hati kepada korban dan akhirnya berbuat nekat dengan membunuh korban. 

D bahkan sempat mengasah pisaunya dan menunggu waktu untuk melampiaskan dendamnya tersebut.

Lalu, pada hari Rabu (20/7/2022), pelaku menikam korban berulang kali di Jalan Letjen Harun Sohar, Kelurahan Kebun Bunga, Kecamatan Sukarami. 

Usai melihat korban tak berdaya, D kabur dan meninggalkan gerobaknya.

Baca juga: Pengakuan Pemulung yang Bunuh Petugas Kebersihan Jalan di Palembang: Saya Sakit Hati...

Motif pelaku

Di hadapan polisi, pelaku mengaku sakit hati usai ditegur korban yang dianggap sering menghamburkan botol bekas di jalan.

“Korban melarang pelaku karena di lokasi tersebut sudah dibersihkan, tapi pelaku ini malah sering mengotori jalan dengan mengahamburkan botol bekas memulung di lokasi. Sehingga ditegurlah oleh korban,” ujar Kapolsek Sukarami Kompol Dwi Satra Arian.

Baca juga: Pembunuhan yang Dilakukan Pemulung Terhadap Petugas Kebersihan di Palembang Ternyata Sudah Direncanakan Pelaku

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Lantik 148 Pengawas Kelurahan/Desa, Bawaslu Buleleng Tekankan Sanksi bagi Pelanggar Netralitas

Lantik 148 Pengawas Kelurahan/Desa, Bawaslu Buleleng Tekankan Sanksi bagi Pelanggar Netralitas

Regional
Bayi Anoa Raden Lahir dengan Operasi Caesar di Pusat Penangkaran Manado

Bayi Anoa Raden Lahir dengan Operasi Caesar di Pusat Penangkaran Manado

Regional
Pelanggan Mohon Tiang Listrik Dipindah Malah Diminta Rp 4,3 Juta, Ini Penjelasan PLN

Pelanggan Mohon Tiang Listrik Dipindah Malah Diminta Rp 4,3 Juta, Ini Penjelasan PLN

Regional
Wali Kota Tual Janji Perbaiki Rumah Warga yang Rusak akibat Bentrokan

Wali Kota Tual Janji Perbaiki Rumah Warga yang Rusak akibat Bentrokan

Regional
Warga Antusias Menyaksikan Perayaan Cap Go Meh di Manado

Warga Antusias Menyaksikan Perayaan Cap Go Meh di Manado

Regional
Bantuan Anak Yatim Piatu di Klaten Diduga Dipotong Oknum Kurir, Camat: Alhamdulillah Petugas Punya Itikad Baik Mengembalikan

Bantuan Anak Yatim Piatu di Klaten Diduga Dipotong Oknum Kurir, Camat: Alhamdulillah Petugas Punya Itikad Baik Mengembalikan

Regional
Kasus Pembunuhan Tukang Ojek di NTT Terungkap, Pelaku Dibekuk Setelah Setahun Menghilang

Kasus Pembunuhan Tukang Ojek di NTT Terungkap, Pelaku Dibekuk Setelah Setahun Menghilang

Regional
Gibran Mengaku Diskusikan Soal Pilgub ke Airlangga Hartarto

Gibran Mengaku Diskusikan Soal Pilgub ke Airlangga Hartarto

Regional
Dilaporkan Tipu Belasan Warga, Oknum Polisi Kabur ke Malaysia

Dilaporkan Tipu Belasan Warga, Oknum Polisi Kabur ke Malaysia

Regional
Airlangga Benarkan Golkar dan PKB Akan Bertemu dalam Waktu Dekat

Airlangga Benarkan Golkar dan PKB Akan Bertemu dalam Waktu Dekat

Regional
MGPA Rekrut 1.750 Volunter untuk Perhelatan WSBK 2023

MGPA Rekrut 1.750 Volunter untuk Perhelatan WSBK 2023

Regional
Diimingi Mainan dan HP, Pria di Tanah Bumbu Sodomi Dua Anak Lelaki

Diimingi Mainan dan HP, Pria di Tanah Bumbu Sodomi Dua Anak Lelaki

Regional
Kepergok Maling Uang Rp 340.000, Perangkat Desa di Grobogan yang Mengaku Iseng Babak Belur Dihajar Massa

Kepergok Maling Uang Rp 340.000, Perangkat Desa di Grobogan yang Mengaku Iseng Babak Belur Dihajar Massa

Regional
Perawat yang Gunting Jari Bayi di Palembang Ditetapkan Tersangka

Perawat yang Gunting Jari Bayi di Palembang Ditetapkan Tersangka

Regional
Puluhan Hektar Hutan Taman Nasional Way Kambas Dibakar Pemburu Liar

Puluhan Hektar Hutan Taman Nasional Way Kambas Dibakar Pemburu Liar

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.