Tangkap Ikan Pakai Bahan Peledak, Nelayan di Sikka Terancam 20 Tahun Penjara

Kompas.com - 23/07/2022, 15:58 WIB

MAUMERE, KOMPAS.com - H (35), nelayan asal Kelurahan Beru, Kecamatan Alok, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT), ditetapkan sebagai tersangka atas kasus dugaan penggunaan bahan peledak alias bom ikan.

Kepala Satuan Reserse dan Kriminal (Reskrim) Kepolisian Resor (Polres) Sikka AKP Nyoman Gede Arya Triyadi Putra menjelaskan, pelaku dijerat Pasal 1 Undang-Undang Darurat Nomor 12 Tahun 1951.

Baca juga: Tangkap Ikan Pakai Bahan Peledak, Nelayan di Sikka Diringkus Polisi

"Sudah ditetapkan jadi tersangka. Hukuman maksimal 20 tahun penjara," ujar Nyoman saat dihubungi, Sabtu (23/7/2022).

Nyoman mengatakan, pelaku diamankan di sel tahanan Polres Sikka. Polisi juga telah memeriksa delapan saksi dalam kasus itu.

Sebelumnya, kasus itu terungkap berdasarkan laporan masyarakat yang resah dengan aktivitas pengeboman ikan.

Petugas menangkap pelaku di sekitar Perairan Watumanu, Sikka, Kamis (21/7/2022) malam.

Baca juga: Diperiksa Soal Dugaan Korupsi Dana BTT di BPBD, Ini Penjelasan Kepala BPKAD Sikka

Dari tangan pelaku, polisi mengamankan sejumlah barang bukti, berupa sebuah perahu biru, sembilan botol bahan peledak siap pakai, dua buah kaca mata selam, satu gunting, dan satu buah jeriken untuk menyimpan bahan peledak.

Lalu, satu set selang kompresor, dua boks ikan ikan jenis bua - bua dan batu.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Curi Uang Angsuran Pinjaman Koperasi, Penagih Pura-pura Dibegal

Curi Uang Angsuran Pinjaman Koperasi, Penagih Pura-pura Dibegal

Regional
Saat Abu Bakar Baasyir Soroti Bom Bunuh Diri di Bandung...

Saat Abu Bakar Baasyir Soroti Bom Bunuh Diri di Bandung...

Regional
Ganjar Bakal Hadiri Resepsi Kaesang-Erina Hari Minggu

Ganjar Bakal Hadiri Resepsi Kaesang-Erina Hari Minggu

Regional
Permintaan Keluarga Jokowi, Dekorasi Penikahan Kaesang-Erina di Loji Gandrung Bertema Jawa Klasik Mataram Islam

Permintaan Keluarga Jokowi, Dekorasi Penikahan Kaesang-Erina di Loji Gandrung Bertema Jawa Klasik Mataram Islam

Regional
Polisi Kembali Tangkap 4 Tersangka Korupsi Dana Hibah APBD Kepri

Polisi Kembali Tangkap 4 Tersangka Korupsi Dana Hibah APBD Kepri

Regional
17 Rumah Rusak Dihantam Putting Beliung di Aceh Utara

17 Rumah Rusak Dihantam Putting Beliung di Aceh Utara

Regional
Ganjar Tak Tahu Siapa yang Memasang 'Billboard' Rambut Putih dengan Ucapan Selamat untuk Kaesang-Erina di Solo

Ganjar Tak Tahu Siapa yang Memasang "Billboard" Rambut Putih dengan Ucapan Selamat untuk Kaesang-Erina di Solo

Regional
Australia Terbitkan 'Travel Advice' Imbas KUHP, Wagub Bali: Tak Akan Pengaruhi Wisatawan

Australia Terbitkan "Travel Advice" Imbas KUHP, Wagub Bali: Tak Akan Pengaruhi Wisatawan

Regional
Ibu Muda Pelaku Pembuangan Bayi Ditangkap, Khawatir Tak Mampu Membesarkan Buah Hatinya

Ibu Muda Pelaku Pembuangan Bayi Ditangkap, Khawatir Tak Mampu Membesarkan Buah Hatinya

Regional
ART Asal Pemalang Diborgol, Disiram Air Panas oleh Majikan di Jakarta, Tubuhnya Penuh Luka

ART Asal Pemalang Diborgol, Disiram Air Panas oleh Majikan di Jakarta, Tubuhnya Penuh Luka

Regional
Setelah Didemo, Pemkot Lhokseumawe Minta UNHCR Percepat Pindah Pengungsi Rohingya

Setelah Didemo, Pemkot Lhokseumawe Minta UNHCR Percepat Pindah Pengungsi Rohingya

Regional
Abu Bakar Ba'asyir: Saya Dengar Ada Bom Mengebom, Apa Itu Maksudnya, Ini yang Keliru

Abu Bakar Ba'asyir: Saya Dengar Ada Bom Mengebom, Apa Itu Maksudnya, Ini yang Keliru

Regional
Seorang Kakek Diduga Hanyut di Sungai Bogowonto Purworejo, Keluarga Hanya Temukan Celananya

Seorang Kakek Diduga Hanyut di Sungai Bogowonto Purworejo, Keluarga Hanya Temukan Celananya

Regional
Kasus Mafia Tanah, Mantan Kepala BPN Lebak Dijerat Pencucian Uang

Kasus Mafia Tanah, Mantan Kepala BPN Lebak Dijerat Pencucian Uang

Regional
Ledakan di Tambang Sawahlunto Diduga akibat Gas Metana yang Tinggi

Ledakan di Tambang Sawahlunto Diduga akibat Gas Metana yang Tinggi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.