Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Berdalih Temukan Jenglot di Rumah Korban, Dukun Cabul di Bandung Barat Lecehkan Bocah Perempuan

Kompas.com - 20/07/2022, 10:53 WIB
Bagus Puji Panuntun,
Reni Susanti

Tim Redaksi

BANDUNG BARAT, KOMPAS.com - Polisi menyita sejumlah benda klenik seperti jenglot, silet, dan jarum dari tangan Muhammad Aung Saputra alias Habib Deden (40), seorang dukun cabul yang tega berbuat asusila gadis di bawah umur.

Dukun cabul tersebut berhasil memperdaya warga Padalarang, Kabupaten Bandung Barat (KBB), Jawa Barat, dengan modus memiliki kekuatan supra natural yang bisa mengusir roh jahat yang berada di rumah dan di tubuh gadis perempuan tersebut.

Aksi cabul Habib Deden itu dilakukan saat menjalankan ritual pengusiran roh jahat di sebuah rumah milik kerabat keluarga korban pada Selasa (5/7/2022). 

Baca juga: Modus Gelar Ritual Usir Aura Negatif, Pria di Bandung Barat Cabuli Bocah di Bawah Umur

Kasatereskrim Polres Cimahi, AKP Rizka Fadhilla mengatakan, jenglot yang digunakan Deden itu sebagai atribut pelengkap ritual untuk memperdaya keluarga korban.

"Jadi benda seperti jarum, silet, dan jenglot ini diakui pelaku hasil ritual pembersihan di ruang tamu rumah korban. Mungkin untuk meyakinkan korban," ungkap Rizka di Mapolres Cimahi, Selasa (19/7/2022).

Habib Deden mengaku mendapatkan benda-benda klenik seperti jenglot di ruang tamu rumah setelah dukun tersebut melakukan ritual pengusiran roh jahat.

"Jadi tersangka ini enggak sekali ritualnya, tapi beberapa kali. Nah atas tipu daya itu pelaku akhirnya melakukan asusila terhadap korban berawal dari meraba dan tindak asusila lainnya tapi tidak sampai disetubuhi," ucap Rizka.

Baca juga: Minimarket di Bandung Barat Dibobol Maling, Pencuri Bawa Lari Rokok dan Kosmetik

Dukun ini mulai beraksi mencabuli seorang anak dari keluarga tersebut dengan modus dirinya melihat adanya aura negatif yang menyelimuti tubuh gadis di bawah umur tersebut.

Aksi ritual pengusiran roh jahat dari tubuh gadis di bawah umur itupun dilakukan di sebuah ruangan tertutup, di sanalah Deden mengerjai korban.

"Jadi diraba-raba, dia bilang mau mengeluarkan jarum dan benda gaib di tubuh korbannya," papar Rizka.

Aksi bejat Deden akhirnya terbongkar setelah korban memberanikan diri menceritakan apa yang dilakukan paranormal tersebut terhadapnya saat menjalankan ritual tertutup.

"Untuk korban dari hasil penyidikan baru satu orang. Tapi kita terus gali informasi dan telusuri kemungkinan adanya korban lain," tutur Rizka.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

[POPULER NUSANTARA] Pegi Terduga Pembunuh Vina Cirebon Ditangkap | Akhir Kasus Norma Risma

[POPULER NUSANTARA] Pegi Terduga Pembunuh Vina Cirebon Ditangkap | Akhir Kasus Norma Risma

Regional
8 Alat Musik Tradisional Sumatera Barat dan Cara Memainkannya

8 Alat Musik Tradisional Sumatera Barat dan Cara Memainkannya

Regional
Trauma, Gadis Pemohon KTP Korban Pelecehan Seksual di Nunukan Menangis Saat Diperiksa

Trauma, Gadis Pemohon KTP Korban Pelecehan Seksual di Nunukan Menangis Saat Diperiksa

Regional
PKB-Gerindra Jajaki Koalisi untuk Pilkada Jateng, Gus Yusuf: Cinta Lama Bersemi Kembali

PKB-Gerindra Jajaki Koalisi untuk Pilkada Jateng, Gus Yusuf: Cinta Lama Bersemi Kembali

Regional
Sempat Jadi Bupati Karanganyar Selama 26 Hari, Rober Christanto Maju Lagi di Pilkada

Sempat Jadi Bupati Karanganyar Selama 26 Hari, Rober Christanto Maju Lagi di Pilkada

Regional
Antisipasi Banjir, Mbak Ita Instruksikan Pembersihan dan Pembongkaran PJM Tanpa Izin di Wolter Monginsidi

Antisipasi Banjir, Mbak Ita Instruksikan Pembersihan dan Pembongkaran PJM Tanpa Izin di Wolter Monginsidi

Regional
Soal Wacana DPA Dihidupkan Kembali, Mahfud MD Sebut Berlebihan

Soal Wacana DPA Dihidupkan Kembali, Mahfud MD Sebut Berlebihan

Regional
Baliho Bakal Cawalkot Solo Mulai Bermunculan, Bawaslu: Belum Melanggar

Baliho Bakal Cawalkot Solo Mulai Bermunculan, Bawaslu: Belum Melanggar

Regional
Ayah di Mataram Lecehkan Anak Kandung 12 Tahun, Berdalih Mabuk sehingga Tak Sadar

Ayah di Mataram Lecehkan Anak Kandung 12 Tahun, Berdalih Mabuk sehingga Tak Sadar

Regional
Jembatan Penghubung Desa di Kepulauan Meranti Ambruk

Jembatan Penghubung Desa di Kepulauan Meranti Ambruk

Regional
Universitas Andalas Buka Seleksi Mandiri, Bisa lewat Jalur Tahfiz atau Difabel

Universitas Andalas Buka Seleksi Mandiri, Bisa lewat Jalur Tahfiz atau Difabel

Regional
Pemkab Bandung Raih Opini WTP 8 Kali Berturut-turut dari BPK RI

Pemkab Bandung Raih Opini WTP 8 Kali Berturut-turut dari BPK RI

Regional
Berikan Pelayanan Publik Prima, Pemkab HST Terima Apresiasi dari Gubernur Kalsel

Berikan Pelayanan Publik Prima, Pemkab HST Terima Apresiasi dari Gubernur Kalsel

Regional
Penculik Balita di Bima Ditangkap di Dompu, Korban dalam Kondisi Selamat

Penculik Balita di Bima Ditangkap di Dompu, Korban dalam Kondisi Selamat

Regional
Candi Ngawen di Magelang: Arsitektur, Relief, dan Wisata

Candi Ngawen di Magelang: Arsitektur, Relief, dan Wisata

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com