Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Sekda Johardi Meninggal Serangan Jantung, Wali Kota Tegal: Almarhum Teman Diskusi yang Baik

Kompas.com - 20/07/2022, 10:49 WIB

TEGAL, KOMPAS.com - Meninggalnya Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Tegal, Jawa Tengah Johardi secara mendadak karena serangan jantung menimbulkan duka mendalam bagi Wali Kota Dedy Yon Supriyono.

Dedy menyebut, almarhum Johardi merupakan teman diskusi yang baik serta sosok yang dalam perjalanan karirnya penuh dedikasi dan tanggung jawab.

Baca juga: Usai Lari Memutari Alun-alun, Sekda Kota Tegal Johardi Lemas dan Meninggal di Rumah Sakit

"Beliau teman diskusi yang menarik. Penuh ide, dan tidak segan memberikan masukan positif. Saya memandang beliau bukan staf, tapi seperti kakak," kata Dedy saat mengikuti doa bersama di kediaman Johardi, di Kelurahan Tegalsari, Tegal Barat, Selasa (19/7/2022) malam.

Dedy mengaku cukup kehilangan. Selama mendampinginya dalam bekerja, Johardi merupakan pejabat yang baik, amanah, serta dekat dengan staf dan warga.

"Saya mengajak semua pihak untuk mendoakan Almarhum, agar amalannya diterima di sisi Allah SWT. Apa yang telah dirintis serta ditebarkan oleh Almarhum mampu diteruskan untuk kemajuan Kota Tegal," pungkas Dedy Yon.

Diketahui, Sekda Johardi meninggal dunia di IGD RSUD Kardinah pada usia 55 tahun karena serangan jantung.

Sebelumnya, pria kelahiran Brebes 7 Desember 1966 sempat pingsan usai mengikuti olahraga bersama dalam acara Kampanye Gerakan Masyarakat Sehat (Germas) di Alun-alun Selasa (19/7/2022) pagi.

Oleh keluarga, jenazah dimakamkan di TPU Cleret Kelurahan Randugunting, Tegal Selatan, Kota Tegal pada sore harinya.

Mendiang Johardi meninggalkan istri yang belum lama dinikahinya dr Rofiqoh, serta 2 orang anak dari mendiang istri pertamanya Hj Endang Puji Hartati.

Kedua anaknya, yaitu Ayu Widya Permatasari dan Gilang Dwiki Primandhany, serta seorang cucu Danzi Satya Hidayat.

Baca juga: Sekda Kota Tegal Johardi Disebut Meninggal akibat Serangan Jantung

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Rusun Disiapkan untuk Warga Dinar Indah yang Langganan Banjir, Wali Kota Semarang: Agar Hidup Tenang

Rusun Disiapkan untuk Warga Dinar Indah yang Langganan Banjir, Wali Kota Semarang: Agar Hidup Tenang

Regional
Ketua PKK Kendal Chacha Frederica Sebut Masih Ada Uang Bantuan Stunting Dibelikan Pampers

Ketua PKK Kendal Chacha Frederica Sebut Masih Ada Uang Bantuan Stunting Dibelikan Pampers

Regional
Saat Gibran Ganti Profil Twitter Pakai Foto Adik tapi Bukan Kaesang

Saat Gibran Ganti Profil Twitter Pakai Foto Adik tapi Bukan Kaesang

Regional
Pemkot Semarang Keluarkan Edaran Waspada Penculikan Anak, Orangtua Diimbau Antar Jemput ke Sekolah

Pemkot Semarang Keluarkan Edaran Waspada Penculikan Anak, Orangtua Diimbau Antar Jemput ke Sekolah

Regional
Bentrok Warga di Tual kembali Pecah, Korban Luka Bertambah Jadi 33 Orang

Bentrok Warga di Tual kembali Pecah, Korban Luka Bertambah Jadi 33 Orang

Regional
42 Kilogram Sabu Asal Malaysia Ditemukan di Pinggir Pantai Aceh, Pemiliknya Kabur

42 Kilogram Sabu Asal Malaysia Ditemukan di Pinggir Pantai Aceh, Pemiliknya Kabur

Regional
12 Meninggal akibat DBD, Pemkab Bima Bahas Penetapan Status KLB

12 Meninggal akibat DBD, Pemkab Bima Bahas Penetapan Status KLB

Regional
Karang Cerita Penculikan Anak di Balikpapan, Bocah 12 Tahun Mengaku Diperlakukan Buruk oleh Teman-temannya

Karang Cerita Penculikan Anak di Balikpapan, Bocah 12 Tahun Mengaku Diperlakukan Buruk oleh Teman-temannya

Regional
Pikap di Lumajang Terjun ke Sungai Usai Pecah Ban, 1 Penumpang Hilang

Pikap di Lumajang Terjun ke Sungai Usai Pecah Ban, 1 Penumpang Hilang

Regional
Dalam 2 Hari, Tiga Kecelakaan Terjadi di Jembatan Beringin Semarang

Dalam 2 Hari, Tiga Kecelakaan Terjadi di Jembatan Beringin Semarang

Regional
Tak Terima Dekan FKOR UNS Solo Disomasi MWA, Mahasiswa, Dosen, dan Alumni Gelar Aksi Solidaritas Moral

Tak Terima Dekan FKOR UNS Solo Disomasi MWA, Mahasiswa, Dosen, dan Alumni Gelar Aksi Solidaritas Moral

Regional
Aspal Buton Punya Kualitas Wahid, Gubernur Sultra Ali Mazi Optimalkan Potensinya

Aspal Buton Punya Kualitas Wahid, Gubernur Sultra Ali Mazi Optimalkan Potensinya

Regional
Siswi SMP di Kota Serang Digilir 3 Remaja yang Baru Dikenalnya di Lapangan Sepak Bola

Siswi SMP di Kota Serang Digilir 3 Remaja yang Baru Dikenalnya di Lapangan Sepak Bola

Regional
Tinjau Lokasi KTT ASEAN di Tanah Mori, Gubernur NTT: Tidak Boleh Ada Sampah Lagi di Kawasan Ini

Tinjau Lokasi KTT ASEAN di Tanah Mori, Gubernur NTT: Tidak Boleh Ada Sampah Lagi di Kawasan Ini

Regional
Pekerja PT GNI Tewas Kecelakaan, Polisi Gelar Penyelidikan

Pekerja PT GNI Tewas Kecelakaan, Polisi Gelar Penyelidikan

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.