Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Video Viral Jalan "Sakratul Maut" di Indragiri Hilir Riau, Kondisinya Rusak Parah, Lubang di Mana-mana

Kompas.com - 20/07/2022, 10:28 WIB
Idon Tanjung,
Reni Susanti

Tim Redaksi

PEKANBARU, KOMPAS.com - Video yang menunjukkan kondisi jalan rusak parah di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Provinsi Riau, viral di media sosial. Bahkan jalan tersebut disebut "jalan sakratul maut".

Dalam video yang diunggah akun instagram @kabarpekanbaru, Rabu (20/7/2022) tersebut memperlihatkan rusaknya jalan di sana. Kerusakan itu direkam warga yang memperlihatkan dua pengendara sepeda motor melewati jalan ekstrem.

Lokasi jalan rusak itu berada di Desa Igal, Kecamatan Mandah, Inhil. Dari video terlihat, jalan tersebut seperti jembatan di atas air. 

Baca juga: Curhat Petani di Bandung Barat, 9 Tahun Jalan Rusak Tak Tersentuh Perbaikan, Perekonomian Terhambat

Namun, jalan sempit itu penuh lubang menganga hanya menyisakan satu pijakan motor. Sekilas, air yang berada di bawah jalan terlihat. 

Kondisi jalan di atas air itu rusak parah dan berbahaya jika dilintasi. Bahkan, orang yang merekam video itu sempat menyebutkan, "Ampun guys, jalan sakratul maut guys".

Dua orang pengendara sepeda motor tampak sangat hati-hati melewati jalan itu. Salah sedikit bisa langsung masuk ke air.

Jalan itu dibuat dari semen yang dibangun di atas air di pinggir laut. Kondisinya sudah hancur, lubang di mana-mana.

Baca juga: Pengusaha Ayam Potong Keluarkan Uang Pribadi Rp 420 Juta untuk Perbaiki Jalan Rusak

Lubang-lubang yang besar tampak ditutup menggunakan kayu agar warga masih bisa melintas.

Warga juga menyebut jalan itu merupakan penghubung antardesa.

"Salah sedikit langsung beda alam. Banyak berdoa lewat jalan ini guys," ucap wanita yang merekam video jalan rusak itu.

Kapolsek Mandah AKP Hendri Berson membenarkan video tersebut berada di Desa Igal. Kondisi jalan rusak itu sudah lama terjadi.

"Jalan itu memang sudah lama kondisinya begitu (rusak). Lokasinya di Desa Igal," sebut Hendri kepada wartawan, Selasa (19/7/2022).

Baca juga: Terlibat Korupsi Penyertaan Modal BUMD, Mantan Bupati Inhil Ditahan

Menurut dia, sejauh ini belum ada laporan warga terjatuh saat melewati jalan tersebut.

Hendri sendiri mengaku pernah melintasi jalan tersebut. Kerusakan jalannya mencapai puluhan meter.

"Kemarin anggota kami ke sana. Benar begitu (jalan rusak parah). Itu jalan antara desa. Belum ada laporan warga jatuh, bisa jadi karena masyarakat sudah biasa," kata Hendri.

Kompas.com mencoba mengonfirmasi Bupati Inhil HM Wardan terkait kondisi jalan rusak ini, tetapi belum ada respons.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Jadi Saksi Kunci, Bocah 7 Tahun di Palembang Lihat Pelaku yang Bunuh Ibu dan Kakak Perempuannya

Jadi Saksi Kunci, Bocah 7 Tahun di Palembang Lihat Pelaku yang Bunuh Ibu dan Kakak Perempuannya

Regional
Pangdam Kasuari Ingatkan Prajurit Kodam Tetap Waspada setelah Perubahan KKB Jadi OPM

Pangdam Kasuari Ingatkan Prajurit Kodam Tetap Waspada setelah Perubahan KKB Jadi OPM

Regional
Mentan Puji Merauke sebagai Surganya Pertanian

Mentan Puji Merauke sebagai Surganya Pertanian

Regional
Mantan Bupati Sikka Fransiskus Roberto Diogo Maju Lagi dalam Pilkada 2024

Mantan Bupati Sikka Fransiskus Roberto Diogo Maju Lagi dalam Pilkada 2024

Regional
50.000 Warga di Lebong Bengkulu Terendam Banjir, 2 Kecamatan Terisolasi

50.000 Warga di Lebong Bengkulu Terendam Banjir, 2 Kecamatan Terisolasi

Regional
Misteri Pembunuhan Ibu dan Anaknya di Palembang, Ada Pisau Berlumurah Darah dan Sandal di TKP

Misteri Pembunuhan Ibu dan Anaknya di Palembang, Ada Pisau Berlumurah Darah dan Sandal di TKP

Regional
Bertemu Pembunuh Ibu dan Kakaknya, Bocah di Palembang Telepon Ayah Sambil Ketakutan

Bertemu Pembunuh Ibu dan Kakaknya, Bocah di Palembang Telepon Ayah Sambil Ketakutan

Regional
Anggota Polres Yahukimo Bripda OB Meninggal Dianiaya OTK

Anggota Polres Yahukimo Bripda OB Meninggal Dianiaya OTK

Regional
Mantan Ketua KONI Tersangka Korupsi Dana Hibah Ditahan Kejati Sumsel

Mantan Ketua KONI Tersangka Korupsi Dana Hibah Ditahan Kejati Sumsel

Regional
26 Pekerja Migran Asal NTT Meninggal di Luar Negeri dalam 4 Bulan

26 Pekerja Migran Asal NTT Meninggal di Luar Negeri dalam 4 Bulan

Regional
Perincian Sanksi untuk ASN di Semarang apabila Bolos di Hari Pertama Kerja Usai Lebaran 2024

Perincian Sanksi untuk ASN di Semarang apabila Bolos di Hari Pertama Kerja Usai Lebaran 2024

Regional
127 Perusahaan di Jateng Bermasalah soal THR, Paling Banyak Kota Semarang

127 Perusahaan di Jateng Bermasalah soal THR, Paling Banyak Kota Semarang

Regional
Kisah Jumadi, Mudik Jalan Kaki 4 Hari 4 Malam dari Jambi ke Lubuk Linggau karena Upah Kerja Tak Dibayar

Kisah Jumadi, Mudik Jalan Kaki 4 Hari 4 Malam dari Jambi ke Lubuk Linggau karena Upah Kerja Tak Dibayar

Regional
Gagalkan Aksi Pencurian hingga Terjungkal, Karyawan Alfamart di Semarang Naik Jabatan

Gagalkan Aksi Pencurian hingga Terjungkal, Karyawan Alfamart di Semarang Naik Jabatan

Regional
Pimpin Apel Usai Cuti Lebaran, Pj Gubernur Sumut: Kehadiran ASN Pemprov Sumut 99,49 Persen

Pimpin Apel Usai Cuti Lebaran, Pj Gubernur Sumut: Kehadiran ASN Pemprov Sumut 99,49 Persen

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com