Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Longsor dan Pohon Tumbang di Ambon, Jalan Kapten Piere Tendean Macet

Kompas.com - 18/07/2022, 21:57 WIB
Rahmat Rahman Patty,
Dheri Agriesta

Tim Redaksi

AMBON, KOMPAS.com - Hujan deras yang mengguyur Kota Ambon menyebabkan longsor dan pohon tumbang di Desa Halong, Kecamatan Baguala, Senin (18/7/2022) malam.

Tidak ada korban jiwa maupun luka dalam insiden itu. Namun, pohon tumbang dan longsor menyebabkan Jalan Kapten Piere Tendean, Kota Ambon, macet total beberapa jam.

Baca juga: Rumah Tertimpa Tanah Longsor di Ambon, Seorang Anak Dilarikan ke RS

Lalu lintas kawasan itu kembali normal setelah tim tanggap darurat bencana dari BPBD Kota Ambon, petugas pemadam kebakaran, Polri, dan TNI, membersihkan material longsor di badan jalan.

Kepala BPBD Kota Ambon Demmy Paays mengatakan, longsor di lokasi itu merupakan yang kedua kalinya sejak Kota Ambon diguyur hujan dalam dua pekan terakhir.

"Longsor besar di Halong  yang kemarin kita potong pohon itu, sekarang itu dia longsor tambah besar lagi," kata Demmy kepada Kompas.com via telepon, Senin malam.

Menurut Demmy, pohon tumbang yang menutup badan jalan sudah dibersihkan petugas. Kendaraan pun bisa melewati Jalan Kapten Piere Tendean, Kota Ambon.

Namun, material tanah dan batu akibat longsor belum bisa dibersihkan karena membutuhkan alat berat.

"Akses transportasi sudah lancar, tapi untuk tanah dan bebatuan dari gunung itu belum bisa diangkut harus gunakan alat berat," ungkapnya.

Lomgsor dan pohon tumbang terjadi di Jalan Pier Tamdean, kawasan Halong Kecamatan Bagauala Ambon, Senin malam (18/7/2022). Akibat insiden itu arus trasportasi macet totalPolresta Ambon Lomgsor dan pohon tumbang terjadi di Jalan Pier Tamdean, kawasan Halong Kecamatan Bagauala Ambon, Senin malam (18/7/2022). Akibat insiden itu arus trasportasi macet total
Kepala Seksi Humas Polresta Pulau Ambon Ipda Moyo Utomo mengakui, longsor dan pohon tumbang di kawasan itu tidak menimbulkan korban jiwa maupun luka.

"Tidak ada korban jiwa maupun luka, dan untuk akses trasportasi sudah lancar kembali," sebutnya.

Baca juga: Bus di Ambon Ketahuan Bawa 1.000 Liter Miras Sopi Saat Razia Kendaraan

Ia pun mengimbau warga yang akan melintas di kawasan tersebut agar berhati-hati.

"Sebaiknya pengguna jalan lebih hati-hati karena kalau hujan tidak juga reda longsor susulan masih bisa terjadi," katanya.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Viral, Brio Merah Halangi Laju Ambulans, Pengemudi Berikan Penjelasan

Viral, Brio Merah Halangi Laju Ambulans, Pengemudi Berikan Penjelasan

Regional
Cemburu Pacarnya 'Di-booking', Warga Lampung Bacok Pria Paruh Baya

Cemburu Pacarnya "Di-booking", Warga Lampung Bacok Pria Paruh Baya

Regional
Gagal Curi Uang di Kotak Wakaf, Wanita di Jambi Bawa Kabur Karpet Masjid

Gagal Curi Uang di Kotak Wakaf, Wanita di Jambi Bawa Kabur Karpet Masjid

Regional
Pantai Watu Karung di Pacitan: Daya Tarik, Aktivitas, dan Rute

Pantai Watu Karung di Pacitan: Daya Tarik, Aktivitas, dan Rute

Regional
Diejek Tak Cocok Kendarai Honda CRF, Pemuda di Lampung Tusuk Pelajar

Diejek Tak Cocok Kendarai Honda CRF, Pemuda di Lampung Tusuk Pelajar

Regional
Bantuan PIP di Kota Serang Jadi Bancakan, Buat Perbaiki Mobil hingga Bayar Utang

Bantuan PIP di Kota Serang Jadi Bancakan, Buat Perbaiki Mobil hingga Bayar Utang

Regional
Ditanya soal Pilkada Kabupaten Semarang, Ngesti Irit Bicara

Ditanya soal Pilkada Kabupaten Semarang, Ngesti Irit Bicara

Regional
Ditinggal 'Njagong', Nenek Stroke di Grobogan Tewas Terbakar di Ranjang

Ditinggal "Njagong", Nenek Stroke di Grobogan Tewas Terbakar di Ranjang

Regional
Terungkap, Napi LP Tangerang Kontrol Jaringan Narkotika Internasional

Terungkap, Napi LP Tangerang Kontrol Jaringan Narkotika Internasional

Regional
Siswi SMA di Kupang Ditemukan Tewas Gantung Diri

Siswi SMA di Kupang Ditemukan Tewas Gantung Diri

Regional
Mengaku Khilaf, Pria di Kubu Raya Cabuli Anak Kandung Saat Tidur

Mengaku Khilaf, Pria di Kubu Raya Cabuli Anak Kandung Saat Tidur

Regional
Masyarakat Diminta Waspada, 5 Orang Meninggal akibat DBD di Banyumas

Masyarakat Diminta Waspada, 5 Orang Meninggal akibat DBD di Banyumas

Regional
Tangerang-Yantai Sepakat Jadi Sister City, Pj Walkot Nurdin Teken LoI Persahabatan

Tangerang-Yantai Sepakat Jadi Sister City, Pj Walkot Nurdin Teken LoI Persahabatan

Regional
Lebih Parah dari Jakarta, Pantura Jateng Alami Penurunan Muka Tanah hingga 20 Cm per Tahun

Lebih Parah dari Jakarta, Pantura Jateng Alami Penurunan Muka Tanah hingga 20 Cm per Tahun

Regional
Kasus DBD di Demak Tinggi, Bupati Ingatkan Masyarakat Fogging Bukanlah Solusi Efektif

Kasus DBD di Demak Tinggi, Bupati Ingatkan Masyarakat Fogging Bukanlah Solusi Efektif

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com