Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Motif Kakek di Kalsel Curi Alis dan Kelopak Mata Jenazah Agar Kebal Senjata Tajam

Kompas.com - 13/07/2022, 22:30 WIB
Andi Muhammad Haswar,
Khairina

Tim Redaksi

BARABAI, KOMPAS.com - Seorang pria di Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST) Kalimantan Selatan (Kalsel) ditangkap polisi setelah dilaporkan mencuri organ mata dan kulit tubuh jenazah.

Kasat Reskrim Polres HST, AKP Antoni Silalahi mengatakan, pelaku S melakukan pencurian organ kulit tubuh jenazah karena meyakini sebagai syarat memperoleh ilmu kebal.

"Untuk motif sementara pengakuan dari pelaku supaya tubuh kebal dari senjata tajam," ungkap AKP Antoni Silalahi saat dikonfirmasi, Rabu (13/7/2022).

Baca juga: Curi Alis dan Kelopak Mata Jenazah, Kakek 65 Tahun Ditangkap Polisi

Tak hanya satu jenazah, pelaku melakukan pencurian kulit tubuh terhadap 2 jenazah yang kesemuanya merupakan warga Kecamatan Hambawang, HST.

Ketika itu, pelaku datang ke rumah keluarga yang berduka untuk melayat dengan membawa dan menyembunyikan sebilah silet.

Pelaku yang pura-pura ikut berduka lantas mendekati jenazah dan melancarkan aksinya mencuri organ dan kulit jenazah.

"Korban atau jenazah pertama atas nama Sandariah, yang kedua atas nama Bari. Jadi totalnya dua jenazah," jelasnya.

Baik Sandariah maupun Bari meninggal dunia di hari yang sama, yaitu pada, Senin (11/7/2022).

Tak hanya dua kulit alis, pelaku S juga mengambil kelopak mata jenazah Sandariah. Sementara untuk jenazah Bari kehilangan dua kulit alis.

"Mengetahui jenazah kehilangan anggota tubuh, esok harinya pihak keluarga langsung membuat laporan kepolisian," jelasnya.

Baca juga: Gunakan Larutan Cuka, Petani di Bengkulu Curi 206 Batang Besi Tower SUTET

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, pelaku S kini mendekam di sel tahanan Polres HST.

Penyidikan kasus pencurian organ tubuh dan kulit jenazah masih terus dikembangkan penyidik Polres HST.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

2 Perahu Tabrakan di Perairan Nunukan, Dishub: Tak Ada Sanksi untuk Agen Pelayaran

2 Perahu Tabrakan di Perairan Nunukan, Dishub: Tak Ada Sanksi untuk Agen Pelayaran

Regional
Jadi Saksi Kunci, Bocah 7 Tahun di Palembang Lihat Pelaku yang Bunuh Ibu dan Kakak Perempuannya

Jadi Saksi Kunci, Bocah 7 Tahun di Palembang Lihat Pelaku yang Bunuh Ibu dan Kakak Perempuannya

Regional
Pangdam Kasuari Ingatkan Prajurit Kodam Tetap Waspada setelah Perubahan KKB Jadi OPM

Pangdam Kasuari Ingatkan Prajurit Kodam Tetap Waspada setelah Perubahan KKB Jadi OPM

Regional
Mentan Puji Merauke sebagai Surganya Pertanian

Mentan Puji Merauke sebagai Surganya Pertanian

Regional
Mantan Bupati Sikka Fransiskus Roberto Diogo Maju Lagi dalam Pilkada 2024

Mantan Bupati Sikka Fransiskus Roberto Diogo Maju Lagi dalam Pilkada 2024

Regional
50.000 Warga di Lebong Bengkulu Terendam Banjir, 2 Kecamatan Terisolasi

50.000 Warga di Lebong Bengkulu Terendam Banjir, 2 Kecamatan Terisolasi

Regional
Misteri Pembunuhan Ibu dan Anaknya di Palembang, Ada Pisau Berlumurah Darah dan Sandal di TKP

Misteri Pembunuhan Ibu dan Anaknya di Palembang, Ada Pisau Berlumurah Darah dan Sandal di TKP

Regional
Bertemu Pembunuh Ibu dan Kakaknya, Bocah di Palembang Telepon Ayah Sambil Ketakutan

Bertemu Pembunuh Ibu dan Kakaknya, Bocah di Palembang Telepon Ayah Sambil Ketakutan

Regional
Anggota Polres Yahukimo Bripda OB Meninggal Dianiaya OTK

Anggota Polres Yahukimo Bripda OB Meninggal Dianiaya OTK

Regional
Mantan Ketua KONI Tersangka Korupsi Dana Hibah Ditahan Kejati Sumsel

Mantan Ketua KONI Tersangka Korupsi Dana Hibah Ditahan Kejati Sumsel

Regional
26 Pekerja Migran Asal NTT Meninggal di Luar Negeri dalam 4 Bulan

26 Pekerja Migran Asal NTT Meninggal di Luar Negeri dalam 4 Bulan

Regional
Perincian Sanksi untuk ASN di Semarang apabila Bolos di Hari Pertama Kerja Usai Lebaran 2024

Perincian Sanksi untuk ASN di Semarang apabila Bolos di Hari Pertama Kerja Usai Lebaran 2024

Regional
127 Perusahaan di Jateng Bermasalah soal THR, Paling Banyak Kota Semarang

127 Perusahaan di Jateng Bermasalah soal THR, Paling Banyak Kota Semarang

Regional
Kisah Jumadi, Mudik Jalan Kaki 4 Hari 4 Malam dari Jambi ke Lubuk Linggau karena Upah Kerja Tak Dibayar

Kisah Jumadi, Mudik Jalan Kaki 4 Hari 4 Malam dari Jambi ke Lubuk Linggau karena Upah Kerja Tak Dibayar

Regional
Gagalkan Aksi Pencurian hingga Terjungkal, Karyawan Alfamart di Semarang Naik Jabatan

Gagalkan Aksi Pencurian hingga Terjungkal, Karyawan Alfamart di Semarang Naik Jabatan

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com