8 PMI Ilegal Korban Kapal Tenggelam di Batam Dipulangkan ke Lombok

Kompas.com - 13/07/2022, 21:48 WIB

MATARAM, KOMPAS.com - Delapan calon pekerja migran Indonesia (PMI) ilegal asal Lombok Nusa Tenggara Barat (NTB) yang menjadi korban kapal tenggelam di Perairan Pulau Putri, Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau dipulangkan, Rabu (13/7/2022).

"Menginformasikan bahwa delapan orang CPMI, korban selamat kecelakaan speedboat di perairan Pulau Putri Nongsa Batam, pada hari ini, 13 Juli 2022 telah difasilitasi pemulangan ke daerah asal," kata Kepala Unit Pelaksana Teknis Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) Abri Danar melalui keterangan tertulis, Rabu.

Baca juga: Mayat Pria Ditemukan di Perairan Singapura, Ternyata PMI Ilegal Korban Kapal Tenggelam di Batam

Danar mengatakan bahwa dua di antara PMI ilegal tersebut berasal dari Kabupaten Lombok Barat yakni yakni Herman dan Herman, warga Desa Buwun Mas, Kecamatan Sekotong.

Sementara enam orang lainnya berasal dari Lombok Timur yakni Masrin, Sahman, dan Danil dari Desa Rarang, Kecamatan Terara.

Kemudian Ahmad Yani dari Desa Wakan, Kecamatan Jerowaru, dan Muhammad Jefri dari Desa Pandak Guar, Kecamatan Sambelia.

"Kedelapan CPMI ilegal ini sudah tiba di Bandara Lombok tadi siang sekitar pukul 14.30 Wita. Mereka kabarnya berangkat dari Kota Batam,” kata Danar.

Danar menuturkan, delapan PMI ilegal ini berangkat dari Bandara Internasional Hang Nadim Batam ke Bandara Internasional Lombok dibiayai oleh pemda masing-masing.

"Biaya pemulangan korban kapal tenggelam ini dibiayai oleh pihak Pemda sesuai asal para korban. Penerbangan menggunakan Citilink QG-640 rute Batam–Jakarta–Lombok,” ungkapnya. 

Baca juga: Sebagian PMI Ilegal Asal NTB yang Tenggelam di Batam Ditemukan Meninggal

Sedangkan untuk 17 PMI ilegal lain asal Kabupaten Lombok Tengah dijadwalkan pulang ke daerah asal pada 15 Juli menggunakan rute yang sama.

Untuk empat orang yang kabur dari rumah singgah BP2MI di Kota Batam asal Lombok Tengah dikabarkan telah tiba di Lombok.

Sebelumnya diberitakan 30 calon PMI ilegal asal NTB mengalami kecelakaan perahu boat di Perairan Pulau Putri, Batam, pada 16 Juni lalu.

Dari insiden tersebut, sebanyak 23 orang di antaranya selamat dan 6 orang hilang dalam rombongan.

Sementara satu orang dinyatakan tewas dan ditemukan di perairan Singapura.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Saling Ejek di Media Sosial, 30 Pelajar Serang dan Bacok Pelajar SMKN 3 Semarang

Saling Ejek di Media Sosial, 30 Pelajar Serang dan Bacok Pelajar SMKN 3 Semarang

Regional
Rangkaian Acara Akad Nikah Kaesang dan Erina Hari Ini, 10 Desember 2022

Rangkaian Acara Akad Nikah Kaesang dan Erina Hari Ini, 10 Desember 2022

Regional
[POPULER REGIONAL] Suasana Haru Sungkeman Kaesang Pangarep | 'Jangan Lagi Ada Konvoi Piala Dunia di Jalan'

[POPULER REGIONAL] Suasana Haru Sungkeman Kaesang Pangarep | "Jangan Lagi Ada Konvoi Piala Dunia di Jalan"

Regional
Di Hadapan Para Bupati, Gubernur NTT Viktor Laiskodat Nyatakan Tak Akan Maju dalam Pilgub NTT 2024

Di Hadapan Para Bupati, Gubernur NTT Viktor Laiskodat Nyatakan Tak Akan Maju dalam Pilgub NTT 2024

Regional
Prakiraan Cuaca di Makassar Hari Ini, 10 Desember 2022: Siang hingga Malam Berawan

Prakiraan Cuaca di Makassar Hari Ini, 10 Desember 2022: Siang hingga Malam Berawan

Regional
Prakiraan Cuaca di Medan Hari Ini, 10 Desember 2022: Hujan Ringan hingga Sedang Sepanjang Hari

Prakiraan Cuaca di Medan Hari Ini, 10 Desember 2022: Hujan Ringan hingga Sedang Sepanjang Hari

Regional
Profil Muhammad Musa'ad, Penjabat Gubernur Papua Barat Daya yang Dilantik Mendagri

Profil Muhammad Musa'ad, Penjabat Gubernur Papua Barat Daya yang Dilantik Mendagri

Regional
Persiapan Nataru, 2 Warga Nunukan Datangkan Ratusan Miras Ilegal dari Malaysia

Persiapan Nataru, 2 Warga Nunukan Datangkan Ratusan Miras Ilegal dari Malaysia

Regional
Bocah 7 Tahun Tewas Tenggelam di Kolam Renang Hotel

Bocah 7 Tahun Tewas Tenggelam di Kolam Renang Hotel

Regional
Jadi Muncikari Prostitusi Online di Kebumen, Pemuda Ini Dapat Bayaran Rp 100 Ribu Per Transaksi

Jadi Muncikari Prostitusi Online di Kebumen, Pemuda Ini Dapat Bayaran Rp 100 Ribu Per Transaksi

Regional
Naik 7,45 Persen, Ini Besaran UMK di Perbatasan RI-Malaysia Tahun 2023

Naik 7,45 Persen, Ini Besaran UMK di Perbatasan RI-Malaysia Tahun 2023

Regional
Dispangtan Salatiga Sebut Masyarakat Mulai Kurangi Konsumsi Nasi

Dispangtan Salatiga Sebut Masyarakat Mulai Kurangi Konsumsi Nasi

Regional
2 Wartawan Gadungan Peras SPBU di Pati Belasan Juta Rupiah

2 Wartawan Gadungan Peras SPBU di Pati Belasan Juta Rupiah

Regional
4 Pelajar SMKN 10 Semarang Dibekuk Polisi, Ikut Serang SMKN 3 dan Bawa Sajam

4 Pelajar SMKN 10 Semarang Dibekuk Polisi, Ikut Serang SMKN 3 dan Bawa Sajam

Regional
Ruminah Bersimpuh di Hadapan Plh Bupati Brebes Minta Anaknya yang Dipenjara Bebas

Ruminah Bersimpuh di Hadapan Plh Bupati Brebes Minta Anaknya yang Dipenjara Bebas

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.