Kompas.com - 11/07/2022, 14:34 WIB

PURWOREJO, KOMPAS.com - Bupati Purworejo, Agus Bastian mengagetkan sejumlah guru dan siswa karena melakukan inspeksi mendadak (sidak) saat hari pertama sekolah, Senin (11/7/2022).

Dalam sidak tersebut, Agus didampingi staf ahli bidang kemasyarakatan dan sumber daya manusia (SDM), kepala dinas pendidikan dan kebudayaan (dindikbud), serta kabag prokopim.

Kepada Kompas.com, Agus mengatakan banyak dari guru dan siswa merasa senang dengan kunjungan dadakan tersebut.

Baca juga: Saat Ketua DPRD DKI Sidak ke Kepulauan Seribu, Temukan Helipad yang Diduga Ilegal...

"Artinya kita memerhatikan, mereka khususnya para guru dan siswa. Karena SD adalah pondasi pendidikan yang harus dipersiapkan sebaik-baiknya untuk masa mendatang," ungkap Agus usai kegiatan.

Dalam sidaknya, Agus dan rombongan pejabat mengunjungi SD Sebomenggalan, SMPN 4 Purworejo, SD Purworejo, dan SMPN 6 Purworejo.

Bupati menyatakan, kunjungannya kali ini untuk memastikan tahun ajaran baru di setiap strata pendidikan dapat berjalan baik.

Bupati juga memastikan penerimaan siswa di setiap sekolah sesuai dengan kuota formasi yang telah diatur. Di antaranya ada kuota zonasi, prestasi, dan afirmasi.

"Untuk formasi, semua sekolah telah melakukan penerimaan sesuai aturan yang berlaku," katanya

Diketahui, PPDB di Kabupaten Purworejo untuk lulusan tingkat sekolah dasar menerima sekitar 10.000 siswa dari 498 SD negeri. Sementara itu, kupta penerimaan di SMP negeri hanya 7.744 siswa dari 43 SMPN yang ada.

Agus mengatakan, dirinya mempunyai sejumlah catatan, di antaranya mengenai kerapian dan kebersihan sekolah, sarana dan prasana, serta penerapan protokol kesehatan dalam kelas.

Dalam kunjungannya tersebut, Agus Bastian juga sempat berdialog dengan siswa, antara lain menanyakan cita-citanya. Terdapat hal unik ketika ada 2 siswa di SD Purworejo yang mengaku ingin bercita-cita sebagai bupati.

Mengapresiasi jawaban itu, Bupati Agus Bastian pun memberikan hadiah kepada 2 siswa tersebut.

"Tetap kita imbau, walaupun pandemi sudah mereda namun penerapan prokes di dalam kelas utamanya memakai masker harus tetap diterapkan. Namun jika di luar kelas atau di lingkungan terbuka sudah ada pelonggaran-pelonggaran," terangnya.

Baca juga: Tak Kunjung Turunkan Harga Minyak Goreng, Toko Tradisional Disidak Pemerintah Mamasa

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pria Ini Perkosa Anak Kandung Berulang-ulang, Ancam Bunuh jika Mengadu ke Ibunya

Pria Ini Perkosa Anak Kandung Berulang-ulang, Ancam Bunuh jika Mengadu ke Ibunya

Regional
Ngunduh Mantu Kaesang-Erina Memakai Tema Mataram Islam, Ini Lokasi Venue Acara Adat dan Resepsi

Ngunduh Mantu Kaesang-Erina Memakai Tema Mataram Islam, Ini Lokasi Venue Acara Adat dan Resepsi

Regional
2 Jenazah Korban Jatuhnya Helikopter Polri Dibawa ke Jakarta Rabu Pagi

2 Jenazah Korban Jatuhnya Helikopter Polri Dibawa ke Jakarta Rabu Pagi

Regional
Saldonya yang Hilang Tak Diganti Utuh, Nasabah Bank Sulselbar: Saya Menabung Rp 900 Juta, Pokoknya Harus Kembali Semua

Saldonya yang Hilang Tak Diganti Utuh, Nasabah Bank Sulselbar: Saya Menabung Rp 900 Juta, Pokoknya Harus Kembali Semua

Regional
Kapal Tenggelam di Perairan Labuan Bajo, 22 Penumpang Dievakuasi

Kapal Tenggelam di Perairan Labuan Bajo, 22 Penumpang Dievakuasi

Regional
Selalu Terbayang Wajah Anak, Ibu yang Bunuh Bayinya Mengaku Menyesal

Selalu Terbayang Wajah Anak, Ibu yang Bunuh Bayinya Mengaku Menyesal

Regional
Pemuda Aceh Dicambuk 21 Kali Gara-gara Judi 'Online'

Pemuda Aceh Dicambuk 21 Kali Gara-gara Judi "Online"

Regional
Sama-sama Mabuk Miras di Pesta Nikah, Pria Tikam Rekannya hingga Tewas di Sabu Raijua

Sama-sama Mabuk Miras di Pesta Nikah, Pria Tikam Rekannya hingga Tewas di Sabu Raijua

Regional
UMP Babel 2023 Naik 7,5 Persen Jadi Rp 3,49 Juta

UMP Babel 2023 Naik 7,5 Persen Jadi Rp 3,49 Juta

Regional
Hujan Deras di Gunung Merapi Picu Banjir Lahar di Kali Gendol, Jalur Tambang Terputus

Hujan Deras di Gunung Merapi Picu Banjir Lahar di Kali Gendol, Jalur Tambang Terputus

Regional
Kisah Yeni Endah Pengidap Sindrom Langka, Menulis dengan Jari Telunjuk Hasilkan Ratusan Karya

Kisah Yeni Endah Pengidap Sindrom Langka, Menulis dengan Jari Telunjuk Hasilkan Ratusan Karya

Regional
Pembunuhan Sekeluarga di Magelang, Pelaku Sempat Racuni Keluarganya Pakai Es Dawet tapi Gagal

Pembunuhan Sekeluarga di Magelang, Pelaku Sempat Racuni Keluarganya Pakai Es Dawet tapi Gagal

Regional
Diduga Diterkam Buaya, Warga Pasaman Barat Hilang Saat Cari Lokan di Sungai

Diduga Diterkam Buaya, Warga Pasaman Barat Hilang Saat Cari Lokan di Sungai

Regional
500 Pembeli Rumah di Batam Tertipu, termasuk 3 Anggota DPRD

500 Pembeli Rumah di Batam Tertipu, termasuk 3 Anggota DPRD

Regional
Oknum Pegawai Bank Sulselbar Mamuju Beri Bonus Fiktif kepada Nasabah yang Isi Saldonya Raib

Oknum Pegawai Bank Sulselbar Mamuju Beri Bonus Fiktif kepada Nasabah yang Isi Saldonya Raib

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.