Kompas.com - 11/07/2022, 13:32 WIB

AMBON, KOMPAS.com - Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali memeriksa delapan saksi terkait kasus persetujuan izin prinsip pembangunan gerai Alfamidi di Kota Ambon, Maluku, pada 2022.

Dalam kasus ini, penyidik KPK telah menetapkan tiga tersangka yakni eks Wali Kota Ambon Richard Louhenapessy, staf tata usaha pemkot Ambon Andrew Erin Hehanussa yang juga orang kepercayaan Richard, dan seorang karyawan Alfamidi Amri.

Baca juga: Bencana Longsor dan Banjir di Ambon, 2 Bocah Tewas, Ratusan Rumah Rusak

“Hari ini pemeriksaan saksi  tindak pidana korupsi (TPK) persetujuan prinsip pembangunan Gerai Alfamidi Tahun 2020 di Pemerintahan Kota Ambon dengan tersangka RL dan kawan-kawan,” kata Plt juru bicara KPK, Ali Fikri kepada Kompas.com via WhatsApp, Senin (11/7/2022).

Para saksi yang diperiksa KPK terdiri dari ASN Pemkot Ambon Dani Hutajulu, PNS Dinas Perhubungan Kota Ambon Moddy Passau, seorang notaris Eddy Sucelaw, dan dua pihak swasta yakni Thomas dan Nessy Thonas Lewa.

KPK juga memeriksa tiga pejabat Pemkot Ambon, yakni Kabid Tata Ruang di Dinas Pekerjaan Umum Kota Ambon Alexander Hursepunny, Kepala Dinas Pariwisata Kota Ambon Rustam Hayat, dan Kepala Dinas Kesehatan Wendy Pelupessy.

Menurut Ali Fikri, pemeriksaan delapan saksi ini berlangsung di Markas Brimob Polda Maluku, Tantui, Kota Ambon.

“Pemeriksaan dilakukan di markas Brimobda Maluku,” kata Ali Fikri.

Sebelumnya penyidik KPK juga telah memeriksa sejumlah saksi di antaranya mantan Sekretaris Kota Ambon Anthony Gustav Latuheru dan mantan Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Ambon di markas brimob Polda Maluku dan tiga saksi lain di gedung Merah Putih KPK di Jakarta, pekan kemarin.

Baca juga: Dalami Kepemilikan Aset Eks Wali Kota Ambon, KPK Periksa Mantan Sekkot hingga IRT

Pemeriksaan itu dilakukan penyidik KPK untuk mengusut sejumlah aset eks wali kota Ambon Richard Louhenapessy di sejumlah daerah, termasuk di Jakarta. KPK juga ikut mengusut dugaan suap dalam izin prinsip pembangunan gerai Alfamidi di Ambon.

Selain ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus suap dan gratifikasi, eks wali kota Ambon dua periode itu juga ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus pencucian uang.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kronologi Tabrakan Kapal MV Serasi 1 yang Mengangkut 497 Kendaraan dengan KM MV Batanghari Mas

Kronologi Tabrakan Kapal MV Serasi 1 yang Mengangkut 497 Kendaraan dengan KM MV Batanghari Mas

Regional
Pria Tanpa Identitas Tewas Tertabrak Kereta di Sragen, Terseret hingga ke Stasiun Kebonromo

Pria Tanpa Identitas Tewas Tertabrak Kereta di Sragen, Terseret hingga ke Stasiun Kebonromo

Regional
Masuk Indonesia Secara Ilegal, Dua WN Malaysia Diamankan di Pulau Sebatik

Masuk Indonesia Secara Ilegal, Dua WN Malaysia Diamankan di Pulau Sebatik

Regional
Hari Antikorupsi Sedunia, Ganjar: Ayo Tobat, Jangan Korupsi Lagi, yang Rugi Rakyat

Hari Antikorupsi Sedunia, Ganjar: Ayo Tobat, Jangan Korupsi Lagi, yang Rugi Rakyat

Regional
BMKG Minta Warga NTT Tak Terpancing Isu Bakal Ada Tsunami

BMKG Minta Warga NTT Tak Terpancing Isu Bakal Ada Tsunami

Regional
Diduga Lecehkan Mahasiswi Kedokteran yang Magang, Perawat di RSUD Jambi Diberhentikan Sementara

Diduga Lecehkan Mahasiswi Kedokteran yang Magang, Perawat di RSUD Jambi Diberhentikan Sementara

Regional
Sidang Perdana Kasus Korupsi Dana Covid-19, Eks Sekda Flores Timur Ajukan Eksepsi

Sidang Perdana Kasus Korupsi Dana Covid-19, Eks Sekda Flores Timur Ajukan Eksepsi

Regional
Nelayan Sikka yang Dilaporkan Hilang Ditemukan Selamat di Atas Perahu

Nelayan Sikka yang Dilaporkan Hilang Ditemukan Selamat di Atas Perahu

Regional
Acara Ngunduh Mantu Kaesang dan Erina Siapkan Belasan Ribu Paket Makanan dan Souvenir untuk Warga Solo

Acara Ngunduh Mantu Kaesang dan Erina Siapkan Belasan Ribu Paket Makanan dan Souvenir untuk Warga Solo

Regional
Buruh Kabupaten Serang Rekomendasikan UMK Naik 13 Persen, Jadi Rp 4,6 Juta

Buruh Kabupaten Serang Rekomendasikan UMK Naik 13 Persen, Jadi Rp 4,6 Juta

Regional
Survei Indikator Politik: Ridwan Kamil Kokoh untuk Posisi Cawapres

Survei Indikator Politik: Ridwan Kamil Kokoh untuk Posisi Cawapres

Regional
Sopir Diduga Mabuk, Toyota Avanza di Maluku Tengah Tabrak Kuburan dan Rumah Warga

Sopir Diduga Mabuk, Toyota Avanza di Maluku Tengah Tabrak Kuburan dan Rumah Warga

Regional
Mahasiswi Kedokteran Diduga Dilecehkan Perawat Saat Magang di RSUD Raden Mattaher Jambi

Mahasiswi Kedokteran Diduga Dilecehkan Perawat Saat Magang di RSUD Raden Mattaher Jambi

Regional
Dalam 24 Tahun, Kasus HIV di Banten Capai 15.096 Orang

Dalam 24 Tahun, Kasus HIV di Banten Capai 15.096 Orang

Regional
Banjir Rob Mengancam Banjarmasin Selama Desember 2022, BPBD Minta Warga Waspada

Banjir Rob Mengancam Banjarmasin Selama Desember 2022, BPBD Minta Warga Waspada

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.