Soal Koper Dewi Persik Dibobol Porter di Bandara, Pengamat Minta Pihak Maskapai Kooperatif dan Bantu Penyelidikan

Kompas.com - 09/07/2022, 13:49 WIB

KOMPAS.com - Pengamat Hukum dari Sekolah Tinggi Ilmu Hukum Sumpah Pemuda (STIHPADA) Palembang, Sumatera Selatan, Firman Freaddy Busroh meminta pihak maskapai penerbangan yang memperkejakan porter yang membobol tas penumpang harus kooperatif dan membantu penyelidikan.

Karena, jika tidak, sambungnya, tentunya akan memengaruhi reputasi maskapai penerbangan itu.

Bukan itu saja, pelaku yang tertangkap harus diperiksa secara intensif sehingga bisa diungkap para pelaku lainnya agar memutus mata rantai atau komplotan pembobol koper penumpang.

"Untuk itulah para pelaku pembobol koper penumpang harus diungkap dan ditangkap," kata Dewan Pembina STIHPADA Palembang ini, kepada Kompas.com, melalui pesan WhatsApp, Kamis (7/7/2022) sore.

Baca juga: Pengakuan Porter Bandara yang Bobol Koper Dewi Persik: Sudah Sering Pak, Saya Saja yang Ketahuan, di Dalam Masih Banyak

Seperti diketahui, koper milik penumpang yang juga sekaligus artis Dewi Persik dibobol oleh seorang porter di Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman (SAMS) Sepingan Balikpapan, berinisial RS (25).

Saat itu Dewi Persik menghadiri undangan manggung di salah satu acara partai politik di Balikpapan, pada Sabtu, 18 Juni 2022 lalu.

Pelaku ditangkap pada Minggu (3/7/2022). Kepada polisi,  RS mengaku sudah sering melakukan pembobolan barang milik penumpang. Aksinya yang ia lakukan itu belajar dari senior di tempatnya bekerja sebagai porter salah satu maskapai di bandara.

Baca juga: Pembobol Koper Dewi Persik Ditangkap, Ternyata Pekerja Porter Bandara di Balikpapan

Agar kejadian serupa tidak terjadi lagi, Firman mengatakan, maskapai harus melakukan langkah pencegahan/preventif dengan meninjau kembali Standar Operasioal Prosedur (SOP) yang ketat dari perekrutan pegawai, pengawasan sampai dengan sanksi.

Selain itu, kata Firman, sarana dan prasarana lengkap seperti Closed Circuit Television (CCTV) dan lain-lain juga dibutuhkan agar para pelaku tidak punya celah untuk melalukan kejahatan.

Halaman:
 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Video Viral Pria Pukul Perempuan di Pantai Kelapa Lima Kupang, Sempat Dilerai Warga

Video Viral Pria Pukul Perempuan di Pantai Kelapa Lima Kupang, Sempat Dilerai Warga

Regional
Praktik Titip-menitip Siswa di Banten: Rekomendasi Wali Kota Serang (Bagian 2)

Praktik Titip-menitip Siswa di Banten: Rekomendasi Wali Kota Serang (Bagian 2)

Regional
Ganjar Pamerkan Desain Kaus 'Jersey' Buatan Anak Difabel untuk Tour de Borobudur XXII

Ganjar Pamerkan Desain Kaus "Jersey" Buatan Anak Difabel untuk Tour de Borobudur XXII

Regional
'Driver' Ojol yang Sempat Jadi Tersangka Pengeroyokan Pemukul Rekannya Kini Berstatus Saksi, Ini Alasannya...

"Driver" Ojol yang Sempat Jadi Tersangka Pengeroyokan Pemukul Rekannya Kini Berstatus Saksi, Ini Alasannya...

Regional
Usai Minum Miras Bersama, Pemuda di Kupang Tikam Rekannya hingga Terluka Parah

Usai Minum Miras Bersama, Pemuda di Kupang Tikam Rekannya hingga Terluka Parah

Regional
Warga Kampung Dingin di Kutai Barat Kaltim Tahan Ratusan Truk Bermuatan Batu Bara Ilegal

Warga Kampung Dingin di Kutai Barat Kaltim Tahan Ratusan Truk Bermuatan Batu Bara Ilegal

Regional
Jokowi Bakal Berkunjung November, Pengerjaan Kawasan Pangan Nusantara di Sulteng Mulai Dikebut

Jokowi Bakal Berkunjung November, Pengerjaan Kawasan Pangan Nusantara di Sulteng Mulai Dikebut

Regional
KPK Tawarkan Pemeriksaan Kesehatan di Jakarta, Ini Jawaban Tim Hukum Gubernur Papua

KPK Tawarkan Pemeriksaan Kesehatan di Jakarta, Ini Jawaban Tim Hukum Gubernur Papua

Regional
Duduk Perkara Tabungan Honorer DPRD Buol Capai Rp 14,8 Triliun, Ternyata Pihak Bank Salah Cetak

Duduk Perkara Tabungan Honorer DPRD Buol Capai Rp 14,8 Triliun, Ternyata Pihak Bank Salah Cetak

Regional
[POPULER NUSANTARA] Nenek 71 Tahun Jadi Tersangka Kecelakaan di Sukabumi | Cerita Aliwafa Gagal Berangkat Umrah dari Bandara Juanda

[POPULER NUSANTARA] Nenek 71 Tahun Jadi Tersangka Kecelakaan di Sukabumi | Cerita Aliwafa Gagal Berangkat Umrah dari Bandara Juanda

Regional
Prakiraan Cuaca di Medan Hari Ini, 29 September 2022: Pagi Cerah Berawan Siang Hujan Ringan

Prakiraan Cuaca di Medan Hari Ini, 29 September 2022: Pagi Cerah Berawan Siang Hujan Ringan

Regional
Prakiraan Cuaca di Makassar Hari Ini, 29 September 2022: Pagi Berawan Siang Hujan Ringan

Prakiraan Cuaca di Makassar Hari Ini, 29 September 2022: Pagi Berawan Siang Hujan Ringan

Regional
Prakiraan Cuaca di Malang Hari Ini, 29 September 2022: Pagi Cerah dan Sore Cerah Berawan

Prakiraan Cuaca di Malang Hari Ini, 29 September 2022: Pagi Cerah dan Sore Cerah Berawan

Regional
Pengakuan Warga Lokal yang Ikut-ikutan Aniaya Pemukul 'Driver' Ojol di Semarang hingga Tewas, Mengaku Dengar Ada Begal

Pengakuan Warga Lokal yang Ikut-ikutan Aniaya Pemukul "Driver" Ojol di Semarang hingga Tewas, Mengaku Dengar Ada Begal

Regional
KPK Sebut Korupsi Dana Desa Masuk 3 Kasus Terbanyak dalam Korupsi Pengelolaan Keuangan

KPK Sebut Korupsi Dana Desa Masuk 3 Kasus Terbanyak dalam Korupsi Pengelolaan Keuangan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.