Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 09/07/2022, 09:49 WIB

KOMPAS.com – Bupati Jembrana I Nengah Tamba mengatakan, tujuan pembangunan sirkuit All In One di Desa Pengambengan, Kecamatan Negara adalah sebagai tempat terpadu atraksi budaya dan wisata.

Bupati Tamba menyatakan, kehadiran sirkuit All In One nantinya diharapkan dapat mengembangkan industri pariwisata setempat, mulai dari makepung, lomba layang-layang, jegog, pacuan kuda serta festival lainnya.

“Tempat ini menjadi cikal bakal wisatawan datang ke Jembrana. Kami punya budaya makepung, ini budaya mahal. Maka dari itu kami hadapi dengan siapkan sirkuit yang memadai. Inilah sirkuit All In One Pengambengan tempat seka makepung mempertahankan adat dan budaya,” jelas Bupati Tamba dalam keterangan persnya, Sabtu (9/7/2022).

Hal tersebut dikatakan Bupati Tama saat meresmikan pembangunan sirkuit All In One di Desa Pengambengan, Kecamatan Negara, Jumat (8/7/2022). Peresmian tersebut ditandai dengan peletakan batu pertama yang dilakukan oleh Bupati Tamba.

Bupati Tamba menjelaskan, dibandingkan daerah lain, seperti di Kabupaten Badung yang menarwarkan obyek wisata Tari Kecak di Uluwatu, sirkuit All In One Pengambengan bakal tetap dapat menarik banyak penonton meskipun di banderol dengan harga tiket masuk tinggi.

Harga tiket masuk yang tinggi itu, kata dia, akan disiapkan untuk paket khusus wisatawan dengan perlakukan yang berbeda. Hal ini akan berbeda dengan wisata gratis yang akan dibuatkan di sirkuit All In One.

"Misalnya untuk atraksi makepung, akan dibuatkan yang lebih modern dan tidak sampai menyakiti hewan dengan memukul hingga berdarah. Karena yang ingin disasar atraksi khusus untuk wisatawan luar,” ungkap Bupati Tamba.

Baca juga: Mimpi Bupati I Nengah Tamba Mewujudkan Jembrana Emas 2026

“Termasuk festival-festival yang akan menjadi kalender pariwisata Jembrana. Kita siapkan untuk menunggu Jembrana Emas tahun 2026,” kata Bupati Tamba.

Bupati Tamba mengatakan, momentum pembangunan sirkuit All In One itu seiring dengan dibangunnya jalan tol yang akan menghubungkan Bali Barat dengan pusat kota.

Ia menyakini pembangunan jalan tol tersebut akan mendorong masuknya investasi ke Jembrana.

Pembangunan jalan tol sudah masuk ke ground breaking. Setelah infrastruktur bagus, wisatawan akan datang ke Jembrana untuk mencari salah satu atraksi budaya, yaitu makepung, layang-layang, pacuan kuda, dan jegog,” ujar Bupati Tamba.

Selain sebagai tempat atraksi budaya, Bupati Tamba mengatakan, sirkuit All In One nantinya akan dikelilingi juga oleh usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) dari warga setempat.

“Diharapkan ekonomi akan bergerak, setiap hari ada event di sini. Tentunya nanti akan disesuaikan dengan kalender pariwisata,” kata Bupati Tamba.

Baca juga: Restorative Justice, Tersangka Kasus Penggelapan Menangis Dibebaskan Kejari Jembrana

Pada kesempaatan tersebut, Bupati Tamba juga mengucap terima kasih kepada Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Indonesia (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno yang sudah memberikan bantuan dana alokasi khusus untuk membangun sirkuit All In One.

“Terima kasih kepada Bapak Sandiaga Uno atas bantuan alokasi dana sebesar Rp 4,5 miliar untuk pembangunan sirkuit All In One ini,” katanya.

Sementara itu, Koordinator Seka Makepung I Made Mara mengaku sangat berbangga hati atas dimulainya pembangunan sirkuit All In One.

Ia berharap, keberadaan sirkuit All In One akan menjadi venue budaya terpadu yang mampu mengangkat budaya makepung Jembrana sehingga bisa go international

“Sehingga atraksi budaya makepung ini nantinya bisa disandingkan dengan destinasi pariwisata lainnya. Kami harap pemerintah tetap membantu untuk perkembangannya nanti,” ungkap Made Mara.

Menurut Made Mara, peletakkan batu pertama pembangunan sirkuit All In One ini akan menjadi awal yang baik bagi masyarakat Jembrana.

Baca juga: Tradisi Makepung di Jembrana, Bali, Sejarah, Makna, dan Tujuan

“Kami dari seka makepung sangat menyambut baik. Maka dari itu kami hadir di sini dengan pengurus untuk menyaksikan peletakan batu pertama," kata dia

"Semoga ini cepat terwujud dan bisa menjadi promosi ke depannya untuk wisata di Jembrana dan menjadi Jembrana bahagia serta jembrana emas,” ucap Made Mara.

Hal senada disampaikan pula oleh Ketua Persatuan Layang-layang Indonesia (Pelangi) Kabupaten Jembrana, I Made Tarma. 

Ia mengucapkan terima kasih kepada Menparekraf dan Pemkab Jembrana karena telah menyiapkan tempat dan ruang bagi penggemar layang-layang tradisional di Jembrana.

“Ini yang pertama di Bali. Biasanya kami mengadakan acara di sawah dan menemukan banyak kendala. Tapi di tempat ini, acara ini akan kami teruskan dan kami hidupkan kembali dan akan diikuti oleh peserta dari seluruh Bali.”

Tidak hanya itu, kata dia, karena secara geografis Jembrana berada paling barat dan dekat dengan Jawa, termasuk Banyuwangi, maka pihaknya juga akan mengundang penggemar layang-layang tradisional dari luar Bali untuk mengikuti acara layang-layang ini.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca tentang
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Menteri ATR/BPN Sebut Program PTSL Kota Semarang Terbaik di Indonesia, Walkot Ita Beberkan Rahasianya

Menteri ATR/BPN Sebut Program PTSL Kota Semarang Terbaik di Indonesia, Walkot Ita Beberkan Rahasianya

Regional
Gerakan Memasang Tanda Batas Dinilai Penting untuk Hindarkan Masyarakat dari Konflik Tanah

Gerakan Memasang Tanda Batas Dinilai Penting untuk Hindarkan Masyarakat dari Konflik Tanah

Regional
Ganjar Terlibat Langsung Susun RPD dan RKPD, Bappenas Berikan Apresiasi

Ganjar Terlibat Langsung Susun RPD dan RKPD, Bappenas Berikan Apresiasi

Regional
Pembangunan Stasiun Pemancar di Maluku Barat Daya Telah Capai 80 Titik Lokasi

Pembangunan Stasiun Pemancar di Maluku Barat Daya Telah Capai 80 Titik Lokasi

Regional
Fajar Sadboy dan Cermin Buram Masyarakat Indonesia

Fajar Sadboy dan Cermin Buram Masyarakat Indonesia

Regional
Dukung Pelestarian Tenun Bali di Jembrana, Jokowi: Ini Dorong Industri Kreatif Budaya Lokal

Dukung Pelestarian Tenun Bali di Jembrana, Jokowi: Ini Dorong Industri Kreatif Budaya Lokal

Regional
Pemkot Semarang dan KPK Ingatkan OPD untuk Kelola PAD secara Tepat dan Maksimal

Pemkot Semarang dan KPK Ingatkan OPD untuk Kelola PAD secara Tepat dan Maksimal

Regional
Respons Banjir Dinar Indah, Walkot Semarang Rencanakan Penghijauan dan Relokasi Permukiman

Respons Banjir Dinar Indah, Walkot Semarang Rencanakan Penghijauan dan Relokasi Permukiman

Regional
Sosialisasikan Prolegnas RUU Prioritas 2023 di Kalteng, Baleg DPR Terima Lebih dari 9 Masukan

Sosialisasikan Prolegnas RUU Prioritas 2023 di Kalteng, Baleg DPR Terima Lebih dari 9 Masukan

Regional
DMC Dompet Dhuafa Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir dan Longsor di Manado

DMC Dompet Dhuafa Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir dan Longsor di Manado

Regional
Hadiri Rapimnas Fornas, Bupati Zairullah Paparkan Rencana Pembangunan Istana Anak Yatim

Hadiri Rapimnas Fornas, Bupati Zairullah Paparkan Rencana Pembangunan Istana Anak Yatim

Regional
Lokasi Vaksin Booster Kedua di Rumah Sakit Jakarta

Lokasi Vaksin Booster Kedua di Rumah Sakit Jakarta

Regional
Terima Penyandang Disabilitas Klaten, Ganjar: Ini Kejutan Karena Mereka Bawa Motor Modifikasi Sendiri

Terima Penyandang Disabilitas Klaten, Ganjar: Ini Kejutan Karena Mereka Bawa Motor Modifikasi Sendiri

Regional
JSDDD Jadi Pilot Project Nasional, Bupati Jembrana: Kami Siap Bekerja Sama dengan BPS

JSDDD Jadi Pilot Project Nasional, Bupati Jembrana: Kami Siap Bekerja Sama dengan BPS

Regional
Muba Bangga, Desa Bukit Selabu Dapat Anugerah Award Desa Cinta Statistik 2022

Muba Bangga, Desa Bukit Selabu Dapat Anugerah Award Desa Cinta Statistik 2022

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.