Penjelasan FIFGROUP Terkait Kasus Meninggalnya Anggota Sapol PP dan Penyerangan di Kantor Cabang Manado

Kompas.com - 06/07/2022, 20:03 WIB

KOMPAS.com - PT Federal International Finance (FIFGROUP) menyampaikan hak jawab terkait pemberitaan Kompas.com dengan topik "Meninggalnya Anggota Satpol PP Pasca Penagihan" dan "Pengerusakan Kantor FIFGROUP Cabang Manado".

Sebelumnya, seorang anggota Satpol PP Manado, Relly Pieter (50-an), meninggal dunia setelah terlibat perselisihan dengan anggota debt collector, di pusat Kota Manado, Selasa (27/6/2022).

Saat itu debt collector tersebut ingin mengambil motor milik teman Relly hingga ada perdebatan. Tak terima temannya diperlakukan seperti itu, Relly pun ikut terbawa emosi.

Namun, tiba-tiba Relly kehilangan keseimbangan. Relly sempat dipapah seorang pedagang dan kemudian dibawa ke RS Manado Medical Centre.

Baca juga: Viral, Video Anggota Satpol PP Manado Serang Kantor Pembiayaan Kredit Kendaraan

 

Nyawa Relly pun tak tertolong. Ia meninggal dunia karena diduga mengalami serangan jantung atau darah tinggi.

Kepala FIFGROUP Cabang Manado Yohanis Batara Randa menyampaikan beberapa poin klarifikasi terkait kasus ini.

Pertama, pihaknya memiliki customer (pelanggan) berinisial MM (yang merupakan salah satu Anggota Satpol PP Manado) dengan nomor kontrak 608000225822 untuk pembiayaan sepeda motor baru jenis Honda Vario 150 dan kontrak aktif mulai tanggal 28 Januari 2022.

Berdasarkan catatan pembayaran angsuran, terjadi keterlambatan selama 87 hari (2 bulan 27 hari) per kamis (30/6/2022) atas kontrak tersebut.

"Atas keterlambatan tersebut, kami telah melaksanakan prosedur penagihan sesuai Standard Operating Procedure (SOP) perusahaan dan regulasi pemerintah yang berlaku," kata Yohanis, dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Rabu (6/7/2022).

Prosedur penagihan yang dilakukan itu dengan mengingatkan atau memberitahukan melalui telepon ke MM untuk melakukan pembayaran angsuran, hasilnya pelanggan tidak melaksanakan pembayaran kewajiban angsuran.

Pihaknya lalu mengirimkan Surat Peringatan (somasi) kepada pelanggan, somasi I (16 April 2022), somasi II (28 April 2022).

Hasilnya, pelanggan disebut tidak mengindahkan somasi tersebut dengan tidak melakukan pembayaran atas kewajiban angsurannya kepada pihak FIFGROUP Cabang Manado.

Kemudian, pihaknya melakukan penagihan dengan kunjungan ke rumah yang bersangkutan.

"Hasilnya, setiap karyawan kami melakukan kunjungan penagihan, customer tersebut tidak pernah bisa dan sulit untuk ditemui, sehingga kami khawatir dan melihat adanya itikad tidak baik," ujar dia.

Selanjutnya, pada 27 Juni 2022, karyawan FIFGROUP Cabang Manado melakukan penagihan ke kantor kerja pelanggan, yaitu Kantor Satpol PP Pemerintah Kota Manado dan mendapatkan informasi dari rekan kerjanya bahwa pelanggan sedang berada di Pasar 45 Taman Kesatuan Bangsa.

Berdasarkan informasi tersebut, karyawan FIFGROUP Cabang Manado selanjutnya menuju lokasi tersebut untuk menemui pelanggan yang dimaksud.

Setelah karyawannya bertemu MM di Pasar 45 Taman Kesatuan Bangsa dan melakukan penagihan secara persuasif serta berbicara dengan sopan kepada yang bersangkutan, namun pelanggan tersebut tetap tidak mempunyai itikad baik untuk melakukan pembayaran hingga terjadinya adu argumentasi antara pelanggan dan karyawan FIFGROUP Cabang Manado.

Karyawan FIFGROUP Cabang Manado mengarahkan untuk melakukan penyelesaian di kantor FIFGROUP Cabang Manado, namun hal tersebut ditolak pelanggan.

Selang beberapa lama kemudian, lanjut dia, teman pelanggan yang juga anggota Satpol PP mendekat dan melakukan provokasi hingga menyebabkan terjadinya keributan.

"Karyawan kami yang seorang diri merasa terintimidasi dan terancam posisinya karena saat itu kondisinya tidak kondusif, karyawan kami kemudian meminta bantuan ke kantor kami sebagai langkah antisipasi jika terjadi hal-hal yang tidak diinginkan termasuk kekhawatiran tidak adanya saksi dari pihak kami," ujar dia.

 

Karena khawatir atas keselamatan karyawannya, FIFGROUP Cabang Manado sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku meminta pengamanan kepada pihak yang berwenang (kepolisian) yang memang bertugas untuk membantu menjaga keamanan dan ketertiban untuk ikut menuju lokasi tersebut.

Tujuannya melakukan antisipasi terjadi hal-hal yang berpotensi timbulnya tindak pidana baik dari karyawan mereka maupun dari pelanggan.

Berkaitan dengan hal tersebut, pihaknya dapat memastikan bahwa tidak ada kontak fisik apapun yang dilakukan oleh karyawan FIFGROUP Cabang Manado kepada pelanggan tersebut dan juga teman Anggota Satpol PP lainnya.

Untuk menghindari keributan yang berlanjut atas situasi yang tidak kondusif, pihak kepolisian yang berada di lokasi tersebut meminta kedua belah pihak untuk menyelesaikan permasalahan di Kantor Kepolisian Manado terdekat.

Selain untuk menghindari terjadinya keributan, hal tersebut dilakukan untuk mengupayakan penyelesaian yang difasilitasi oleh kepolisian setempat dan hasilnya pelanggan menyepakati hal tersebut.

Namun, lanjut dia, saat karyawannya dan juga pelanggan itu berangkat menuju Kantor Kepolisian terdekat menggunakan kendaraan masing-masing, pelanggan yang saat itu didampingi oleh anggota kepolisian disebut justru tidak mengarahkan kendaraannya ke lokasi yang disepakati.

Yohanis menyebut, pelanggan itu berusaha membujuk anggota kepolisian agar tidak mengarahkannya ke kantor polisi terdekat sesuai kesepakatan.

Selang beberapa waktu dari kejadian tersebut, pelanggan itu mendatangi kantor FIFGROUP Cabang Manado untuk melakukan penyerahan unit sepeda motor atas keterlambatan pembayaran angsurannya dengan menandatangani Berita Acara Serah Terima Kendaraan (BASTK) sebagai penyelesaian kontrak pelanggan.

"Sampai di sini semua proses berlangsung lancar. Selanjutnya, kami menerima informasi bahwa seorang Anggota Satpol PP bernama Relly Picter Rompis meninggal pasca kejadian di Pasar 45 Manado. Dari hasil pemeriksaan rumah sakit bahwa meninggalnya almarhum disebabkan karena mengidap suatu penyakit. Dalam hal ini, tidak ada satupun karyawan kami yang berkomunikasi ataupun bertemu fisik dengan Relly Pieter Rompis sebelum meninggal," ujar dia.

Baca juga: Begini Kronologi Meninggalnya Anggota Satpol PP Manado yang Berujung Penyerangan Kantor Pembiayaan Kredit Kendaraan

 

Pada malam harinya, lanjut Yohanis, saat jenazah almarhum dibawa ke rumah duka, di mana perjalanannya melewati kantor FIFGROUP Cabang Manado, terjadi peristiwa di mana sejumlah Anggota Satpol PP yang ikut mengantar jenazah almarhum justru mendatangi kantor FIFGROUP Cabang Manado dan melakukan perusakan fasilitas kantor beserta kendaraan karyawan kantor seperti di banyak video yang beredar.

Selain itu, pada saat kerusuhan tersebut juga terjadi pemukulan dan pengeroyokan terhadap 2 (dua) sekuriti kantor FIFGROUP Cabang Manado, yang mengakibatkan luka-luka dan retak tulang di salah satu tangan sekuriti.

Atas kejadian tersebut, sejumlah sarana mengalami kerusakan termasuk kendaraan karyawan FIFGROUP Cabang Manado serta dua orang tim pengaman FIFGROUP Cabang Manado mengalami luka-luka.

"Oleh karena itu, kami telah melaporkan kejadian ini kepada pihak Kepolisian Resor Manado atas tuduhan penganiayaan dan pengerusakan yang terjadi di cabang kami tersebut," ujar dia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pengait Rusak, Bendera Merah Putih Batal Berkibar Saat Upacara Kemerdekaan di Solo

Pengait Rusak, Bendera Merah Putih Batal Berkibar Saat Upacara Kemerdekaan di Solo

Regional
Peristiwa Bumi Hangus Kenali, Saat Jambi Diincar Belanda karena Jadi Penghasil Avtur di Sumatera Masa Revolusi Fisik

Peristiwa Bumi Hangus Kenali, Saat Jambi Diincar Belanda karena Jadi Penghasil Avtur di Sumatera Masa Revolusi Fisik

Regional
8 Sumber Sejarah Kerajaan Tarumanegara, Ada Prasasti dan Berita China

8 Sumber Sejarah Kerajaan Tarumanegara, Ada Prasasti dan Berita China

Regional
Pertama sejak Berdiri, Ponpes Al Mukmin Ngruki yang Didirikan Abu Bakar Ba'asyir Gelar Upacara Bendera 17 Agustus

Pertama sejak Berdiri, Ponpes Al Mukmin Ngruki yang Didirikan Abu Bakar Ba'asyir Gelar Upacara Bendera 17 Agustus

Regional
Sosok Kasat Narkoba Polres Karawang yang Ditangkap Terkait Peredaran Ekstasi, Ahli Menyamar Tangkap Bandar Narkoba

Sosok Kasat Narkoba Polres Karawang yang Ditangkap Terkait Peredaran Ekstasi, Ahli Menyamar Tangkap Bandar Narkoba

Regional
5 Prasasti Sumber Sejarah Kerajaan Mataram Kuno

5 Prasasti Sumber Sejarah Kerajaan Mataram Kuno

Regional
Bendera Merah Putih Sepanjang 200 Meter Berkibar di Bukit Wolo Ngadha

Bendera Merah Putih Sepanjang 200 Meter Berkibar di Bukit Wolo Ngadha

Regional
Jambi Paradise: Daya Tarik, Harga Tiket, dan Jam Buka

Jambi Paradise: Daya Tarik, Harga Tiket, dan Jam Buka

Regional
Ikut Rayakan HUT Ke-77 RI, Mantan Panglima OPM Wilayah Keerom Suarakan Perdamaian

Ikut Rayakan HUT Ke-77 RI, Mantan Panglima OPM Wilayah Keerom Suarakan Perdamaian

Regional
[POPULER NUSANTARA] Kasat Narkoba Polres Karawang Ditangkap Kasus Narkotika| Polisi di Palu Diduga Terima Suap Rp 4,4 M

[POPULER NUSANTARA] Kasat Narkoba Polres Karawang Ditangkap Kasus Narkotika| Polisi di Palu Diduga Terima Suap Rp 4,4 M

Regional
Curhat Atlet ASEAN Para Games Perwakilan Papua Barat yang Diduga Masih Terkatung-katung di Solo: Kami Tak Tahu Kapan Dipulangkan

Curhat Atlet ASEAN Para Games Perwakilan Papua Barat yang Diduga Masih Terkatung-katung di Solo: Kami Tak Tahu Kapan Dipulangkan

Regional
Mantan Panglima OPM Wilayah Keerom Ikut Rayakan HUT Ke-77 RI

Mantan Panglima OPM Wilayah Keerom Ikut Rayakan HUT Ke-77 RI

Regional
Pantai Kenjeran: Daya Tarik, Harga Tiket, Jam Buka, dan Rute

Pantai Kenjeran: Daya Tarik, Harga Tiket, Jam Buka, dan Rute

Regional
Peci Hitam Soekarno

Peci Hitam Soekarno

Regional
Prakiraan Cuaca di Malang Hari Ini, 17 Agustus 2022: Pagi Cerah Berawan, Sore Berawan

Prakiraan Cuaca di Malang Hari Ini, 17 Agustus 2022: Pagi Cerah Berawan, Sore Berawan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.