Kompas.com - 05/07/2022, 20:33 WIB

KOTABARU, KOMPAS.com - Warga Desa Sukadana, Kecamatan Pamukan Selatan, Kabupaten Kotabaru, Kalimantan Selatan (Kalsel) geger setelah tiga orang yang masih satu keluarga ditemukan tewas tersetrum.

Kepala Desa Sukadana, Suryaman menuturkan kronologi kejadian yang menewaskan tiga warganya tersebut.

Suryaman mengatakan, kejadian tersebut terjadi pada Senin (4/7/2022) petang, saat korban Amiri (36) pulang dari aktivitas dan hendak mandi di kolam pemandian di belakang rumah.

Baca juga: Satu Keluarga di Kotabaru Tewas Tersetrum, Sapinya Juga Ditemukan Mati

Namun, Amiri yang merupakan kepala keluarga itu tak menyadari jika ada kabel yang sudah terkelupas mengenai air di dalam kolam.

"Sang ayah mandi dan menceburkan diri di kolam tapi tak tahu jika ada kabel yang sudah mengenai air di kolam. Praktis Sang ayah langsung tersetrum listrik," ungkap Suryaman dalam keterangan yang diterima, Selasa (5/7/2022).

Melihat ayahnya menggelepar di dalam kolam, anak korban Didi Saputra (13) bermaksud menolong dan menyelamatkan.

Namun anak korban pun ikut tersetrum dan tewas di tempat kejadian. "Dia pun ikut tersengat bersama sang ayah," jelasnya.

Istri korban, Ernawati (37) yang juga menyaksikan kejadian suami dan anaknya tersetrum juga bermaksud melakukan penyelamatan.

Tapi karena panik dan tak sempat mengeluarkan kabel dari dalam air, Ernawati akhirnya ikut tersetrum dan tewas bersama suami dan anaknya di dalam kolam.

"Istrinya ternyata juga menyaksikan kejadian itu dan berusaha menolong, namun gagal dan juga tersetrum listrik di kolam itu. Ketiganya kemudian ditemukan tewas oleh warga setempat," pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, tiga orang yang merupakan satu keluarga di Desa Sukadana, Kecamatan Pamukan Selatan, Kotabaru, Kalsel ditemukan tewas tersetrum.

Ketiganya ditemukan di dalam kolam pemandian oleh warga setempat.

Dari olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) yang dilakukan Polsek Pamukan Selatan, disimpulkan jika ketiga korban tewas tersetrum oleh kabel yang terkelupas terjuntai masuk ke dalam kolam.

Baca juga: Dikira Prank, Remaja di Brebes Tewas Tersetrum Saat Peluk Tiang Listrik

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kronologi 2 Siswi SMP di Jambi Berkelahi hingga Seorang Tewas

Kronologi 2 Siswi SMP di Jambi Berkelahi hingga Seorang Tewas

Regional
Ayah Emil Dardak Meninggal di Tol Pemalang-Batang, Kecelakaan Diduga karena Sopir Mengantuk

Ayah Emil Dardak Meninggal di Tol Pemalang-Batang, Kecelakaan Diduga karena Sopir Mengantuk

Regional
Kisah Husein Mutahar Selamatkan Bendera Pusaka, Cabut Benang Jahitan dan Pisahkan Kain Merah Putih

Kisah Husein Mutahar Selamatkan Bendera Pusaka, Cabut Benang Jahitan dan Pisahkan Kain Merah Putih

Regional
Baru Ditandatangani Menteri LHK, Status Burung Maleo Senkawor dalam SK LHK Berbeda dengan Kondisi Terkini

Baru Ditandatangani Menteri LHK, Status Burung Maleo Senkawor dalam SK LHK Berbeda dengan Kondisi Terkini

Regional
Sosok Husein Mutahar, Ajudan Soekarno yang Juga Pencipta Lagu Hari Merdeka

Sosok Husein Mutahar, Ajudan Soekarno yang Juga Pencipta Lagu Hari Merdeka

Regional
Di Balik Viralnya 'Ojo Dibandingke' dan Fenomena Musik Kampung yang Naik Kelas

Di Balik Viralnya "Ojo Dibandingke" dan Fenomena Musik Kampung yang Naik Kelas

Regional
Elpiji Subsidi  3 Kg Langka dan Mahal, Warga Bima Pilih Kayu Bakar

Elpiji Subsidi 3 Kg Langka dan Mahal, Warga Bima Pilih Kayu Bakar

Regional
Setiap Bulan, Pengolahan Kelor di NTT Menghasilkan Rp 540 Juta

Setiap Bulan, Pengolahan Kelor di NTT Menghasilkan Rp 540 Juta

Regional
Kuyawage dan Daerah Otonom Baru

Kuyawage dan Daerah Otonom Baru

Regional
Aniaya Terduga Pencuri Sapi hingga Tewas, 6 Warga Konawe Ditangkap Polisi

Aniaya Terduga Pencuri Sapi hingga Tewas, 6 Warga Konawe Ditangkap Polisi

Regional
Ayah Brigadir J Yakin Uang Rp 200 juta Milik Anaknya Tabungan Bekerja 10 Tahun Jadi Polisi

Ayah Brigadir J Yakin Uang Rp 200 juta Milik Anaknya Tabungan Bekerja 10 Tahun Jadi Polisi

Regional
Profil Kota Tomohon

Profil Kota Tomohon

Regional
Pengungsi Papua: Kita Mau Tinggal di Sini Sampai Kapan, Mama?

Pengungsi Papua: Kita Mau Tinggal di Sini Sampai Kapan, Mama?

Regional
[POPULER NUSANTARA] Pengacara Keluarga Brigadir J Laporkan Benny Mamoto | Pemandu Lagu Kecelakaan dan Diperkosa hingga Tewas

[POPULER NUSANTARA] Pengacara Keluarga Brigadir J Laporkan Benny Mamoto | Pemandu Lagu Kecelakaan dan Diperkosa hingga Tewas

Regional
Prakiraan Cuaca di Medan Hari Ini, 20 Agustus 2022: Malam Hujan Lebat

Prakiraan Cuaca di Medan Hari Ini, 20 Agustus 2022: Malam Hujan Lebat

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.