Plt Bupati Bintan Akan Lobi Pemerintah Pusat Agar Kebijakan Bebas Visa Berlaku Lagi

Kompas.com - 05/07/2022, 14:57 WIB

BINTAN, KOMPAS.com - Pemkab Bintan, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) terus mendukung bangkitnya sektor pariwisata di tanah air.

Tak hanya mendatangkan wisatawan kapal pesiar, tetapi juga berjuang agar wisata Bintan kembali meningkat.

Salah satu yang akan diperjuangkan adalah pemberian bebas visa atau visa on arrival (VOA) bagi turis asing ke Indonesia.

Rencananya, Plt Bupati Bintan Roby Kurniawan akan menghadap Pemerintah Pusat untuk memperjuangkan VOA itu.

Baca juga: 2 Tahun Mati Suri, Ribuan Wisatawan Asing Berkunjung ke Bintan Pakai Kapal Pesiar

Roby mengatakan, berbagai permintaan pelaku usaha pariwisata sudah ditampungnya. Mulai dari pengelola kapal pesiar, pengelola wisata terpadu di Bintan yaitu PT.BRC dan lainnya.

Para pelaku usaha pariwisata meminta agar turis asing yang hendak ke Bintan kembali dibebaskan visanya.

“Karena saat ini turis asing dari beberapa negara harus membayar visa untuk ke Indonesia, khususnya Bintan,” ujar Roby yang diwawancara Bintan.

Pada 2017 lalu, Pemerintah Pusat telah berlakukan VOA untuk 198 negara. Sehingga para turis asing itu bebas masuk ke Indonesia. Namun sekarang, tidak semua turis asing tersebut mendapatkan VOA.

Bedasarkan Surat Edaran (SE) Direktur Jenderal (Dirjen) Imigrasi Nomor IMI-0549.GR.01.01 tertanggal 5 April 2022 mengenai kemudahan keimigrasian dalam rangka mendukung pariwisata berkelanjutan pada masa pandemi covid-19 bahwa hanya turis asing dari 43 negara yang dapat bebas visa untuk wisata.

“Jadi kami akan perjuangkan agar kebijakan VOA untuk 198 negara itu diberlakukan kembali. Karena jika itu diberlakukan tidak hanya pariwisata yang bangkit tapi ekonomi Indonesia juga bangkit,” jelas Roby.

Kini angka kunjungan turis asing ke Bintan baru 20 ribuan orang setiap bulannya. Apabila VOA itu diberlakukan maka potensi peningkatan kunjungan bisa mencapai 3-4 kali lipat.

Maka akan ada 60 ribuan turis yang ke sini setiap bulannya. Mereka akan membelanjakan uangnya disini. Tentunya itu akan berdampak pada peningkatan ekonomi. Karena mereka juga ikut membeli hasil produk UMKM.

“Jadi VOA itu berpotensi besar menyumbang ekonomi masyarakat maupun daerah bahkan negara ini. Ini juga sebagai upaya pemulihan ekonomi pasca pandemi covid-19,” kata Roby.

Baca juga: Mau Selundupkan 16 PMI Ilegal ke Malaysia, 7 Pelaku Perdagangan Orang Ditangkap Polres Bintan

Sementara itu, Duta Besar Indonesia untuk Singapura, Suryo Pratomo, mengatakan turis yang datang ke Singapura dalam satu tahun bisa mencapai 10 juta orang dari berbagai negara. Setiap orang akan menghabiskan uang sebesar 1.000 US dollar untuk belibur.

“Bayangkan saja jika dalam satu tahun ada 10 ribu turis dari Singapura itu ke Bintan. Maka mereka akan membelanjakan uangnya sebanyak 10 juta US dollar atau jika dikurskan bisa capai Rp 150 miliar,” sebut Suryo.

Dengan mendapatkan perputaran uang sebesar Rp 150 miliar di Kabupaten Bintan. Menurutnya ekonomi di Bintan itu sudah sangat luar biasa. Pastinya menjadi penggerak kemajuan daerah ini sendiri.

“Ini adalah PR kita bersama. Maka marilah kita terus upayakan peningkatan kesiapan menerima dan menjamu turis ke sini dengan baik,” ucap Suryo.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Anak Pukul Ayah Hingga Tewas di Purworejo, Ternyata Idap Ganguan Jiwa

Anak Pukul Ayah Hingga Tewas di Purworejo, Ternyata Idap Ganguan Jiwa

Regional
Mengaku Jadi Korban Pembacokan Begal, Pria Ini Malah Ditangkap Polisi

Mengaku Jadi Korban Pembacokan Begal, Pria Ini Malah Ditangkap Polisi

Regional
Rektornya Ditangkap Tangan, Unila Masih Tunggu Penjelasan KPK

Rektornya Ditangkap Tangan, Unila Masih Tunggu Penjelasan KPK

Regional
Capaian Vaksinasi Booster Kedua Covid-19 untuk Nakes di Solo Capai 67,81 Persen

Capaian Vaksinasi Booster Kedua Covid-19 untuk Nakes di Solo Capai 67,81 Persen

Regional
Setelah Buron 4 Tahun, Pelaku Pencabulan Keponakan Akhirnya Ditangkap di Tangerang

Setelah Buron 4 Tahun, Pelaku Pencabulan Keponakan Akhirnya Ditangkap di Tangerang

Regional
191 Hektare Cagar Alam Wae Wuul Kawasan Perlindungan Komodo Terbakar

191 Hektare Cagar Alam Wae Wuul Kawasan Perlindungan Komodo Terbakar

Regional
Ayah Brigadir J: Dia kan Belum Menikah, Tidak Ada Tanggungan, Wajar Tabungannya Rp 200 Juta

Ayah Brigadir J: Dia kan Belum Menikah, Tidak Ada Tanggungan, Wajar Tabungannya Rp 200 Juta

Regional
Polda Jateng Ungkap Kondisi Jalan Saat Ayah Emil Dardak Meninggal di Tol Batang-Pemalang

Polda Jateng Ungkap Kondisi Jalan Saat Ayah Emil Dardak Meninggal di Tol Batang-Pemalang

Regional
Tata Cara dan Lokasi Penukaran Uang Kertas Baru di Bangka Belitung

Tata Cara dan Lokasi Penukaran Uang Kertas Baru di Bangka Belitung

Regional
Seorang Remaja Tenggelam Saat Berenang di Sungai Rokan Riau

Seorang Remaja Tenggelam Saat Berenang di Sungai Rokan Riau

Regional
Kronologi 2 Siswi SMP di Jambi Berkelahi hingga Seorang Tewas

Kronologi 2 Siswi SMP di Jambi Berkelahi hingga Seorang Tewas

Regional
Ayah Emil Dardak Meninggal di Tol Pemalang-Batang, Kecelakaan Diduga karena Sopir Mengantuk

Ayah Emil Dardak Meninggal di Tol Pemalang-Batang, Kecelakaan Diduga karena Sopir Mengantuk

Regional
Kisah Husein Mutahar Selamatkan Bendera Pusaka, Cabut Benang Jahitan dan Pisahkan Kain Merah Putih

Kisah Husein Mutahar Selamatkan Bendera Pusaka, Cabut Benang Jahitan dan Pisahkan Kain Merah Putih

Regional
Baru Ditandatangani Menteri LHK, Status Burung Maleo Senkawor dalam SK LHK Berbeda dengan Kondisi Terkini

Baru Ditandatangani Menteri LHK, Status Burung Maleo Senkawor dalam SK LHK Berbeda dengan Kondisi Terkini

Regional
Sosok Husein Mutahar, Ajudan Soekarno yang Juga Pencipta Lagu Hari Merdeka

Sosok Husein Mutahar, Ajudan Soekarno yang Juga Pencipta Lagu Hari Merdeka

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.