Kompas.com - 05/07/2022, 10:58 WIB

 

BLORA, KOMPAS.com - Sebanyak 432 dari total 598 sekolah dasar (SD) di Kabupaten Blora, Jawa Tengah, mengalami kekurangan jumlah peserta didik baru (PDB).

Salah satu SD yang kekurangan siswa baru yaitu SD Negeri 1 Karangjati yang berada di Kecamatan Blora.

Padahal lokasi tersebut bisa dibilang di tengah kota dan dekat dengan kantor dinas pendidikan.

Baca juga: Belasan SD di Blora Tak Dapat Peserta Didik Baru, Ini Sebabnya

Kepala SDN 1 Karangjati, Sugiyarti mengungkapkan saat ini sekolahnya mempunyai jumlah sebanyak 77 siswa.

"Tahun 2021/2022 itu 86 siswa, kalau dengan dikurangi 14 yang lulus dan ditambah yang 5 berarti kan tinggal 77 siswa," ucap dia saat ditemui wartawan di sekolahnya, Selasa (5/7/2022).

Dirinya menyebut kekurangan peserta didik baru diakibatkan karena orangtua siswa ingin mencarikan sekolahan yang terbaik bagi anaknya.

"Animo dari masyarakat karena sekarang cenderung orang tua itu mencari sekolah yang mengarah ke religi, sekolah-sekolah swasta yang arahnya ke sana," kata dia.

Kondisi tersebut, bukan terjadi pada kali ini saja. Tetapi sudah terjadi sejak beberapa tahun belakangan.

Bahkan, pada tahun ajaran 2018/2019, SDN 1 Karangjati hanya mendapatkan 4 siswa baru.

"Kita dapat 4 siswa tetap jalan, karena memang tidak ada batasan untuk ujian harus berapa siswa," ujar dia.

Baca juga: Hanya Dapat Satu Siswa, Masa Pendaftaran di SD Negeri Sruwen 01 Semarang Diperpanjang

Agar nasib sekolah-sekolah inpres tidak semakin suram, maka diperlukan inovasi dari sejumlah stakeholder terkait untuk mengatasi kondisi tersebut.

"Harapannya mohon perhatian dari pemerintah paling tidak utamanya dalam hal penerimaan siswa baru, kalau memang sekolah-sekolah kecil ini tetap berdiri mestinya diperhatikan utamanya mungkin dengan mengurangi jumlah kelas untuk sekolah-sekolah yang rombelnya (rombongan belajar) besar," jelas dia.

Sekadar diketahui, dari total 598 sekolah dasar di Kabupaten Blora, Jawa Tengah, sebanyak 432 sekolah mengalami kekurangan siswa baru. Sedangkan jumlah sekolah yang mampu mencukupi kuota siswa baru sebanyak 166 sekolah.

432 sekolah disebut kekurangan siswa karena berdasarkan standar minimal rombongan belajar per kelas, jumlah siswa minimal 20 orang.

Dari 432 sekolah yang kekurangan siswa baru, sebanyak 16 sekolah lainnya malah tidak mendapatkan peserta didik baru.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ganti Rugi Ternak PMK, Bupati Sleman: Jangan Sampai Ada yang Tidak Terdata

Ganti Rugi Ternak PMK, Bupati Sleman: Jangan Sampai Ada yang Tidak Terdata

Regional
Soal Tuduhan Pelecehan Seksual, Pengacara Brigadir J Minta Istri Ferdy Sambo Diperiksa

Soal Tuduhan Pelecehan Seksual, Pengacara Brigadir J Minta Istri Ferdy Sambo Diperiksa

Regional
Penunggak Iuran BPJS Kesehatan Kantor Cabang Solo Capai 12.678 Peserta

Penunggak Iuran BPJS Kesehatan Kantor Cabang Solo Capai 12.678 Peserta

Regional
Ayah Brigadir J: Yosua Tak Pernah Cerita Buruk Soal Ferdy Sambo, Kami Tak Menyangka Ia Mati Atas Perintahnya

Ayah Brigadir J: Yosua Tak Pernah Cerita Buruk Soal Ferdy Sambo, Kami Tak Menyangka Ia Mati Atas Perintahnya

Regional
Seorang Warga Luwu Timur Tewas Kena Panah Ikan Rekannya Sendiri

Seorang Warga Luwu Timur Tewas Kena Panah Ikan Rekannya Sendiri

Regional
Gempa M 5,9 Guncang Maluku Tenggara Barat, Terasa hingga Sorong

Gempa M 5,9 Guncang Maluku Tenggara Barat, Terasa hingga Sorong

Regional
Lagi, Gempa M 4,9 Guncang Sumbawa, Warga: Lebih Kuat dari yang Terjadi Tadi Sore

Lagi, Gempa M 4,9 Guncang Sumbawa, Warga: Lebih Kuat dari yang Terjadi Tadi Sore

Regional
Ayah Brigadir J: Ferdy Sambo Jujurlah ke Penyidik Apa Motif Pembunuhan, Putri Jangan Sembunyi di Balik Layar

Ayah Brigadir J: Ferdy Sambo Jujurlah ke Penyidik Apa Motif Pembunuhan, Putri Jangan Sembunyi di Balik Layar

Regional
WN China Terpeleset Saat Mendaki Gunung Rinjani, Kaki Cedera hingga Tak Bisa Jalan

WN China Terpeleset Saat Mendaki Gunung Rinjani, Kaki Cedera hingga Tak Bisa Jalan

Regional
Ganjar Apresiasi Mobil Listik Buatan SMK Institut Indonesia Kutoarjo

Ganjar Apresiasi Mobil Listik Buatan SMK Institut Indonesia Kutoarjo

Regional
Aniaya ASN di NTT, 5 Warga Ditetapkan Tersangka

Aniaya ASN di NTT, 5 Warga Ditetapkan Tersangka

Regional
Profil Kota Banda Aceh, Ibu Kota Provinsi Aceh

Profil Kota Banda Aceh, Ibu Kota Provinsi Aceh

Regional
Markas Judi Online Berkedok Warung di Medan Digerebek,  Pelayan hingga Sekuriti Diperiksa

Markas Judi Online Berkedok Warung di Medan Digerebek, Pelayan hingga Sekuriti Diperiksa

Regional
Kunjungan Kerja ke Balikpapan, 2 Anggota DPRD Bontang Alami Kecelakaan di Tol Balsam

Kunjungan Kerja ke Balikpapan, 2 Anggota DPRD Bontang Alami Kecelakaan di Tol Balsam

Regional
Ferdy Sambo Tersangka, Bibi Brigadir J: Puji Tuhan Yosua Gugur Terhormat dan Bukan Pelaku Pelecehan Seksual

Ferdy Sambo Tersangka, Bibi Brigadir J: Puji Tuhan Yosua Gugur Terhormat dan Bukan Pelaku Pelecehan Seksual

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.